GAYO LUES. BARANEWS. CO – Suasana Balai Pendopo Bupati Gayo Lues pada Jum’at (13/2/2026) sore tampak khidmat. Deretan pejabat mengenakan pakaian dinas resmi duduk rapi, menyimak jalannya pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.
Prosesi tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Gayo Lues, H. Maliki, SE, M.AP. Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah penataan organisasi pemerintahan daerah, sekaligus upaya memperkuat kinerja birokrasi di tengah tantangan yang dihadapi masyarakat.
Sekitar 50 pejabat administrator dilantik untuk mengisi posisi strategis dalam roda pemerintahan. Pelantikan ini diharapkan mampu menghadirkan energi baru dalam pelayanan publik, meski tercatat empat pejabat yang seharusnya dilantik tidak hadir dalam acara tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa jabatan tidak boleh dimaknai sebagai sekadar fasilitas atau kedudukan semata. Jabatan, menurutnya, adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
Pejabat administrator disebut sebagai motor penggerak organisasi pemerintahan. Mereka dituntut bekerja cepat, tepat, disiplin, serta akuntabel, terutama dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Penekanan khusus disampaikan mengingat kondisi daerah yang masih menghadapi dampak bencana hidrometeorologi. Wakil Bupati menginstruksikan agar koordinasi lintas sektor diperkuat, sehingga program pemulihan, rehabilitasi, dan pendampingan bagi masyarakat terdampak dapat berjalan lebih cepat dan terarah.
Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan ke depan harus dirancang dengan perspektif mitigasi bencana. Risiko serupa, menurutnya, tidak boleh dibiarkan berulang tanpa kesiapsiagaan dan perencanaan matang.
Menjelang bulan Ramadan, Wakil Bupati turut menegaskan bahwa ibadah puasa tidak boleh menjadi alasan menurunnya produktivitas aparatur. Pelayanan publik harus tetap berjalan maksimal, sementara loyalitas dan integritas harus dijaga agar tidak muncul penyimpangan dalam pelaksanaan tugas.
Sorotan lain dalam arahan tersebut adalah pentingnya pelatihan teknis kepamongprajaan bagi camat yang berasal dari latar belakang jabatan fungsional, seperti guru atau penyuluh. Pelatihan ini dinilai penting untuk memperkuat pemahaman tata kelola kewilayahan, standar atribut, serta etika kepemimpinan di tingkat kecamatan.
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada keluarga para pejabat yang dilantik, terutama pasangan suami atau istri, yang selama ini menjadi pilar dukungan moral dalam menjalankan tugas negara.
Pelantikan ini menandai komitmen Pemerintah Kabupaten Gayo Lues untuk memperkuat profesionalitas birokrasi di tengah tantangan pemulihan pascabencana dan meningkatnya kebutuhan pelayanan publik menjelang Ramadan. Dengan pejabat baru yang dilantik, pemerintah daerah berharap kinerja semakin responsif, cepat, dan tepat dalam menjawab kebutuhan masyarakat. (J. Porang)





































