DAMPAK MEDIA BARU TERHADAP ETIKA ANAK MUDA

DENI

- Redaksi

Jumat, 28 Februari 2025 - 14:21 WIB

50185 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Opini – Di zaman sekarang, media sosial dan berbagai platform digital sudah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak muda. Dari bangun tidur sampai sebelum tidur lagi, rasanya sulit lepas dari ponsel. Segala informasi bisa diakses dengan cepat, komunikasi jadi lebih mudah, dan ekspresi diri semakin bebas. Tapi, di balik semua kemudahan itu, ada satu hal yang sering diabaikan: etika.

Salah satu perubahan yang paling terlihat adalah cara berkomunikasi. Dulu, kalau ingin bicara dengan seseorang, kita harus bertatap muka atau setidaknya berbicara langsung. Sekarang, tinggal ketik dan kirim. Sayangnya, karena tidak harus melihat ekspresi lawan bicara, banyak orang jadi lebih bebas berkata kasar, menghina, atau bahkan melakukan cyberbullying tanpa rasa bersalah. Mereka lupa kalau di balik layar ada manusia lain yang bisa tersakiti.

Selain itu, budaya viral di media sosial juga mempengaruhi cara anak muda bertindak. Banyak yang rela melakukan hal-hal di luar batas hanya demi mendapatkan perhatian, seperti membuat prank berlebihan, menyebarkan berita palsu, atau mempermalukan orang lain. Selama kontennya ramai ditonton, urusan etika jadi nomor sekian. Akibatnya, banyak nilai-nilai baik yang mulai luntur karena semua orang hanya fokus mencari popularitas.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Interaksi sosial di dunia nyata juga semakin berkurang. Banyak anak muda yang lebih nyaman berkomunikasi lewat chat atau komentar di media sosial daripada berbicara langsung. Akibatnya, kemampuan berbicara, mendengar, dan memahami perasaan orang lain jadi melemah. Kita jadi lebih mudah salah paham dan kurang peduli dengan orang di sekitar.

Masalah lain yang sering diabaikan adalah soal privasi. Banyak yang tanpa sadar membagikan informasi pribadi, seperti lokasi, data diri, atau bahkan hal-hal yang seharusnya bersifat pribadi. Padahal, informasi ini bisa saja disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Salah satu alasan mengapa hal ini terjadi adalah karena masih kurangnya edukasi tentang bagaimana bersikap di dunia digital. Banyak orang tua dan guru yang belum benar-benar memahami dunia media sosial, sehingga sulit untuk memberikan arahan yang tepat. Akibatnya, anak muda lebih banyak belajar dari apa yang mereka lihat di internet tanpa ada bimbingan yang jelas tentang mana yang benar dan mana yang salah.

Untuk mengatasi masalah ini, semua pihak harus ikut berperan. Orang tua harus lebih peduli dan aktif mengajarkan anak-anaknya bagaimana menggunakan media sosial dengan bijak. Sekolah juga perlu mengajarkan literasi digital agar anak-anak bisa memahami risiko dan tanggung jawab saat menggunakan internet. Selain itu, platform media sosial dan pemerintah juga harus lebih tegas dalam mengawasi konten yang bisa merusak nilai-nilai moral generasi muda.

Jika semua orang bisa lebih sadar dan peduli, media digital bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat tanpa harus mengorbankan etika. Anak muda tetap bisa menikmati teknologi, tetapi dengan cara yang lebih positif dan bertanggung jawab. Bagaimanapun, dunia maya dan dunia nyata tetaplah sama—keduanya membutuhkan etika agar bisa berjalan dengan baik.

 Penulis

Syarifatun Nikmah (Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam)

Universitas Serambi Mekkah

Berita Terkait

Dampak Kecerdasan AI dan Media Terhadap Konsumsi Generasi Z
DAMPAK TAYANGAN TELEVISI TERHADAP POLA PIKIR MASYARAKAT: EDUKASI ATAU SENSASI?
Banta Diman Apresiasi Kepada Pengurus RAPI Wilayah Nagan Raya Atas Kekompakannya.
Repeater RAPI Nagan Raya Kini Dipasang untuk Memperkuat Komunikasi Darurat
Ketua MAA Bersama Anggota Mengucapkan Selamat Kepada TRK Sayang Bupati dan Wakil Bupati Nagan Raya.
Launching Dan Peusijuk  Program Makan Bergizi Gratis Di Nagan Raya
PT Fajar Baizuri & Brothers Salurkan CSR untuk Lima Desa di Nagan Raya
Ketua YARA Aceh Barat-Nagan Raya Raih Penghargaan Dari JAB Award 2025, Kategori Lifetime Achievement.

Berita Terkait

Rabu, 26 Februari 2025 - 14:07 WIB

Mengaku Karena Panggilan Hati, Kamal Simanjuntak Akhirnya Ucapkan Dua Kalimah Syahadat.

Senin, 24 Februari 2025 - 10:22 WIB

Nama Nama Kuda Bener Meriah Yang Berhasil Meraih Juara

Sabtu, 22 Februari 2025 - 06:40 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Bener Meriah Kembali Ikuti Pelantikan Serentak Di Jakarta.

Kamis, 20 Februari 2025 - 18:13 WIB

Samusi Purnawirawan Dade, Plt. Dirut PDAM Tirta Bengi Bener Meriah

Kamis, 20 Februari 2025 - 14:08 WIB

Plt. Sekda Bener Meriah Launching Program Makan Bergizi Gratis Di SDN 1 Bukit Dan SMPN 1 Bukit

Rabu, 19 Februari 2025 - 10:56 WIB

Amanat Gubernur Aceh Saat Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bener Meriah

Rabu, 19 Februari 2025 - 05:01 WIB

DPC ORMAS MACAN ASIA Bener Meriah Mengucapkan Selamat Dan Sukses Atas Pelantikan Ir. H. Tagore Abu Bakar – Ir. Armia Sebagai Bupati & Wakil Bupati Bener Meriah Masa Jabatan 2025-2030

Rabu, 19 Februari 2025 - 04:57 WIB

APSBM Bener Meriah Mengucapkan Selamat Dan Sukses Atas Pelantikan Ir. H. Tagore Abu Bakar – Ir. Armia Sebagai Bupati & Wakil Bupati Bener Meriah Masa Jabatan 2025-2030

Berita Terbaru

YOGYAKARTA

Wagub Fadhlullah Silaturahmi dengan Mahasiswa Aceh di Yogyakarta

Jumat, 28 Feb 2025 - 16:30 WIB