Bobby Nasution Hentikan Kendaraan Plat Aceh, Publik Aceh Panas

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 28 September 2025 - 16:44 WIB

501,239 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH, BARANEWS |  Sebuah video Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menghentikan kendaraan berpelat Aceh (BL) di wilayah Sumut memicu polemik di media sosial. Peristiwa itu terjadi pada akhir September 2025 dan segera ramai diperbincangkan warganet, terutama di Aceh.

Dalam rekaman yang diambil dari jarak dekat, Bobby meminta agar kendaraan yang beraktivitas setiap hari di Sumut tidak lagi menggunakan pelat luar daerah. “Kalau kesehariannya di Sumatera Utara, sebaiknya platnya juga BK atau BB. Ini untuk ketertiban dan keadilan,” ujarnya dengan nada tegas.

Pernyataan tersebut memicu beragam reaksi. Di Sumut, langkah itu dipandang sebagai upaya penertiban data pajak kendaraan yang selama ini dinilai bocor ke daerah lain. Namun di Aceh, sebagian publik menilai tindakan tersebut arogan dan melecehkan simbol daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Respons keras pun bermunculan. Sejumlah warganet mendesak Pemerintah Aceh melakukan tindakan balasan, seperti merazia kendaraan berpelat BK yang beroperasi di Aceh, termasuk truk logistik dan kendaraan perusahaan. “Kalau di Sumut pelat Aceh dilarang, di Aceh juga razia saja semua pelat BK. Biar adil,” tulis seorang pengguna media sosial yang mendapat ribuan tanda suka.

Dominasi kendaraan berpelat BK di Aceh memang kerap terlihat, mulai dari mobil proyek, mobil pejabat, hingga kendaraan operasional perusahaan perkebunan. Kondisi ini membuat isu plat nomor cepat bergeser menjadi persoalan harga diri dan hubungan antardaerah.

Sikap Bobby juga dianggap sensitif karena menyentuh relasi antara dua wilayah otonom. Aceh bukan provinsi bawahan, sementara Sumut bukan otoritas pusat. Faktor lain yang menambah sorotan adalah posisi Bobby sebagai menantu Presiden Joko Widodo, sehingga tindakannya dinilai memiliki implikasi politik lebih luas.

Pemerintah Provinsi Sumut menjelaskan bahwa langkah tersebut murni untuk menertibkan pajak kendaraan bermotor. Plat luar daerah yang digunakan sehari-hari di Sumut, tetapi membayar pajak di daerah asal, dinilai menimbulkan kerugian bagi daerah.

Hingga kini, Pemerintah Aceh belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait persoalan tersebut. Namun sejumlah pengamat menilai, jika tensi publik tidak diredakan, isu ini berpotensi berkembang menjadi gesekan nyata di lapangan.

Isu plat nomor kini dipandang lebih dari sekadar administrasi kendaraan. Sentimen publik yang berkaitan dengan martabat dan simbol daerah dinilai jauh lebih sulit dikendalikan. (RED)

Berita Terkait

Yahdi Hasan Ramud Apresiasi Polres Aceh Tenggara, Tegaskan Perang Tanpa Kompromi terhadap Narkoba
Polda Aceh dan Kanwil DJBC Aceh Perkuat Sinergi Melalui Latihan Menembak Bersama
Polemik JKA, Jangan Masyarakat yang Dikorbankan, Efisiensi Harus Menyasar Birokrasi, Mualem Jangan Mau Disetir!
Mantan Pandam IM : JKA Harus Diselamatkan, Bukan Dilemahkan
Prodi MKM FK USK Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes
Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Kakanwil Bea Cukai Aceh Lakukan Kunjungan Koordinasi Perdana di Banda Aceh
Inilah 75 Khatib Jumat Banda Aceh
Mawardi Basyah Anggota DPR Aceh Fraksi Partai PPP Ditahan di Lapas Kelas IIB Banda Aceh

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 20:28 WIB

TNI, NGO, dan Arah Reformasi yang Kian Kabur

Senin, 6 April 2026 - 11:05 WIB

Jamaluddin Idham Fokuskan Kampung Nelayan Modern di Ujong Tanoh Setia, Harapan Baru Nelayan Abdya

Minggu, 5 April 2026 - 03:02 WIB

KPK = Katanya Pemberantasan Korupsi

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:52 WIB

TKA dan Tantangan Transformasi Pendidikan Aceh

Jumat, 27 Maret 2026 - 01:22 WIB

Kesuburan Gayo Lues 2025 Silam: Harmoni Program dan Ketekunan Petani

Senin, 23 Maret 2026 - 16:50 WIB

PT Fajar Baizuri Klarifikasi Soal Hewan Ternak Warga Mati Diduga akibat Limbah

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:49 WIB

Wilayah Seunagan Timur Dan Beutong Padam Listrik di Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:14 WIB

Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K, Turun Sendiri Pengamanan Shalat Ied Di Peukung

Berita Terbaru