Bea Cukai Aceh Perkuat Sinergi dengan Kodam Iskandar Muda, Fokus Perangi Penyelundupan dan Narkotika

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 5 Agustus 2025 - 17:20 WIB

50520 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Upaya memperkuat pengawasan di wilayah perbatasan terus digencarkan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh. Pada Selasa (5/8/2025), Kepala Kanwil Bea Cukai Aceh, Bier Budy Kismulyanto, bersama jajaran melakukan kunjungan kehormatan ke Markas Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda. Kunjungan ini disambut langsung Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, di ruang kerjanya di Banda Aceh.

Pertemuan yang berlangsung lebih dari satu jam ini menjadi wadah strategis bagi kedua institusi untuk merumuskan penguatan kerja sama di lapangan, khususnya dalam upaya penegakan hukum terhadap praktik penyelundupan dan peredaran barang ilegal. Meskipun sifatnya formal, suasana pertemuan terlihat akrab dan penuh tukar pikiran mengenai tantangan pengawasan di Aceh, wilayah yang berbatasan langsung dengan negara lain dan memiliki jalur laut serta darat yang rawan dimanfaatkan pelaku kejahatan lintas batas.

Dalam kesempatan itu, Mayjen TNI Niko Fahrizal memaparkan sejarah panjang Kodam Iskandar Muda sebagai garda pertahanan Aceh. Ia menegaskan bahwa di masa damai, TNI tetap memegang peran penting melalui Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Salah satu tugas yang masuk dalam OMSP adalah membantu instansi terkait dalam mencegah dan menindak penyelundupan yang dapat merugikan negara dan mengancam kedaulatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pangdam menekankan ancaman narkotika sebagai salah satu masalah serius yang harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, kekayaan sumber daya alam Indonesia tidak akan memiliki arti jika generasi mudanya rusak akibat penyalahgunaan narkotika. Ia menyebut narkotika bukan hanya merusak fisik dan mental individu, tetapi juga menghambat pembangunan sumber daya manusia yang menjadi kunci kemajuan negara.

“Ini bukan hanya soal hukum, tapi soal masa depan bangsa. Prajurit yang berada di seluruh wilayah Aceh siap membantu Bea Cukai dalam melaksanakan pengawasan dan penegakan hukum di lapangan,” ujar Niko dengan nada tegas.

Menanggapi hal tersebut, Bier Budy Kismulyanto menilai kunjungan ke Kodam Iskandar Muda ini memiliki arti strategis bagi Bea Cukai Aceh. Ia menilai sinergi dengan TNI, khususnya Kodam Iskandar Muda, adalah kunci untuk meningkatkan efektivitas pengawasan di wilayah perbatasan yang memiliki kerawanan tinggi. Dengan jangkauan personel TNI yang hingga pelosok, upaya pemberantasan penyelundupan dan peredaran barang ilegal diyakini bisa lebih optimal.

“Kolaborasi ini bukan hanya penting bagi tugas pengawasan Bea Cukai, tapi juga bagi perlindungan wilayah perbatasan secara menyeluruh. Lingkungan yang aman dan kondusif adalah fondasi bagi pembangunan ekonomi di Aceh,” ungkap Bier Budy.

Keduanya sepakat bahwa penguatan sinergi bukan sekadar wacana, tetapi harus diikuti langkah-langkah teknis dan koordinasi intensif di lapangan. Hal ini mencakup pertukaran informasi intelijen, patroli gabungan, serta kesiapan operasi penindakan terhadap pelanggaran hukum, baik di laut maupun darat.

Penguatan kerja sama antara Bea Cukai Aceh dan Kodam Iskandar Muda ini diharapkan mampu meminimalkan potensi pelanggaran hukum yang kerap terjadi di wilayah perbatasan Aceh, sekaligus memastikan jalur perdagangan dan logistik tetap aman dari gangguan aktivitas ilegal. (red)

Berita Terkait

Perkuat Ekonomi Hijau, Jamaluddin Idham Salurkan Ribuan Bibit Produktif di Nagan Raya dan Aceh Barat
6 Bulan Pascabencana, Gubernur Aceh ke Mendagri: Sawah Belum Bisa Dipakai, Sungai Harus Dibersihkan
Gubernur Aceh dan SKK Migas Sepakat Revisi PoD Lapangan Gas Tengkulo
Ambulans Tabrak Kerbau di Tol Sibanceh, 1 Penumpang Luka Ringan
Ratusan Warga Laksanakan Salat Jenazah Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah di Masjid Raya Baiturrahman
Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa
1. ASDP Bergerak Cepat! Tanggung Jawab Penuh Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Pemulihan Jadi Prioritas
Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Suryadi Djamil Desak Usut Tuntas dan Pertanyakan Spesifikasi Kapal

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 06:25 WIB

Profesor Sutan Nasomal Sangat Yakin Presiden Prabowo Tutup Semua Pintu Setan Hanya Pintu Keadilan Untuk Rakyat Indonesia!!!

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:36 WIB

BEM UI Bantah Demo Tanpa Pemberitahuan, Klaim Surat ke Polisi Sudah Dikirim

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:48 WIB

Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka, Dugaan Korupsi Program Makan Bergizi Gratis Makin Meluas

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:20 WIB

Aksi Ribuan Mahasiswa Indonesia di Jakarta Disorot Media Asing, Protes soal Kebijakan Ekonomi Pemerintah

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:14 WIB

Sidang Kasus Chromebook: Nadiem Makarim Kritik Replik Jaksa, Dukungan Moral Publik Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:03 WIB

Ahli Bantah Tuduhan Tidak Independen dalam Kasus Dugaan Korupsi Chromebook

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:29 WIB

KPK Bongkar Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Audit Muara Enim, Lima Orang Ditahan

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:25 WIB

Demi Mengejar WTP, Bupati Muara Enim Diduga Suap Audit BPK, KPK Tetapkan Lima Tersangka

Berita Terbaru