Banda Aceh, Baranews — Upaya memperkuat kolaborasi antarinstansi di bidang pengawasan terus dilakukan Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh. Pada Rabu (6/8/2025), Kepala Kanwil Bea Cukai Aceh, Bier Budy Kismulyanto, bersama jajaran melakukan kunjungan resmi ke Kantor Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Aceh. Rombongan diterima langsung oleh Kepala BIN Daerah (Kabinda) Aceh, Brigjen TNI R. Andi Roediprijatna Wiradikoesoema, di ruang kerjanya.
Dalam pertemuan tersebut, Bier Budy menyampaikan harapan agar hubungan kerja sama yang telah terjalin antara Bea Cukai dan BIN Daerah Aceh dapat terus diperkuat. Ia menekankan pentingnya dukungan intelijen dalam membantu Bea Cukai menjalankan fungsi pengawasan lalu lintas barang yang keluar dan masuk melalui wilayah pabean Indonesia, khususnya di Aceh. Menurutnya, informasi yang cepat dan akurat dari BIN akan sangat membantu dalam mencegah pelanggaran hukum dan menindak peredaran barang ilegal.
“Kami melihat kerja sama dengan BIN sebagai bagian penting dari strategi pengawasan. Peran intelijen di lapangan membantu kami memahami potensi ancaman dan risiko, sehingga tindakan yang diambil lebih tepat sasaran,” ujar Bier Budy.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kabinda Aceh menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen penuh BIN untuk mendukung pelaksanaan tugas Bea Cukai. Ia menilai bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Menurutnya, tantangan yang dihadapi saat ini semakin kompleks, mulai dari penyelundupan barang, peredaran narkotika, hingga perdagangan ilegal lintas batas yang memerlukan kerja sama erat antarinstansi.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan terbuka. Kabinda juga berbagi pengalaman pribadi selama bertugas di berbagai wilayah, termasuk penugasan di Kalimantan Barat dan Aceh. Pengalaman tersebut, katanya, memberikan perspektif luas mengenai dinamika pengamanan wilayah perbatasan dan tantangan yang muncul di lapangan, mulai dari faktor geografis hingga kondisi sosial masyarakat.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan ramah tamah sebagai simbol komitmen untuk menjaga komunikasi yang intensif. Bagi Bea Cukai Aceh, kunjungan ini merupakan bagian dari agenda strategis untuk membangun jaringan kerja sama yang solid dengan instansi terkait. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan, memperkuat pelayanan publik, dan memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat dari peredaran barang berbahaya atau ilegal.
Ke depan, Bea Cukai Aceh dan BIN Daerah Aceh bertekad untuk lebih aktif bertukar informasi dan melakukan koordinasi di lapangan. Sinergi ini diharapkan menjadi pondasi dalam mewujudkan pengawasan yang lebih responsif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan keamanan di wilayah Aceh. (*)










































