Akibat Beroperasinya Galian C di Hulunya Jembatan Silayar Jembatan Rusak

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 19 Juni 2023 - 12:48 WIB

50683 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane, Bara News- Jembatan silayar desa pedesi kecamatan Bambel Aceh Tenggara yang di bangun puluhan milyar di mulai sejak pemerintahan H.HASANUDIN BERUH, dan selesai di pemerintahan Pj Bupati Aceh Tenggara Syakir Msi, senen(19/6) 2023 terlihat di perbaiki kembali sesuai pengakuan pihak Pu pr Aceh Tenggara kepada wartawan belum lama ini masih tanggung jawab pengusahanya 6 bulan usai pelaksanaan kegiatan siap, babawa pengusaha masih bertanggung jawab, katanya meski kegiatan sesuai dengan arahan konstruksi kebijakan badan jalan dan jembatan tersebut.

Dalam area jembatan sebelum nya senada dengan posisi jembatan dan area tanggul desa pedesi kecamatan Bambel Aceh Tenggara ini pernah di konfirmasi media sangat berbahaya bila galian C di buat ijin nya di pinggiran tanggul dan jembatan silayar ini karena berpotensi kerusakan lingkungan area jembatan, dan tanggul pengaman desa pedesi setempat, kata warga setempat tak mau tulis jati diri karena sering kali warga, setempat secara malarang nya namun tidak membuahkan hasil malah di urus oknum pengusaha galian C berisial dugaan SDMN di lokasi ke pemerintahan Aceh sesuai titik kordinat nya di area lokasi desa ledesi yang sejarah nya masih lokasi desa pedesi, namun aneh nya dugaan surat ijin tersebut terkesan indikasi dugaan rekayasa di buat sehingga ijin galian c mulus di terbitkam sehingga alat erat oknum pengusaha tersebut leluasa dugaan di lokasi arah daerah sungai kali alas meja mengarah ke pondasi jembatan sulayar setempat yang di lalui beberapa kecamatan seberapa bersatu yang juga jalan lintas cepat dan mudah terjangkau ke pusat mota maupun arah Bandara pesawat terbang Alas lauser kecamatan Semadam dan kecamatan Bukit Tusam Aceh Tenggara ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu Pihak Pu pr Aceh Tenggara ketika di komfirmasi Media ini katakan tetap perbaiki standar jembatan silayar tersebut, namun kata warga desa pedes galian C tetap beroperasi sama saja bohong bukan hanya merusak jembatan tetapi lingkungan desa pedesi kecamatan Bambel Aceh Tenggara yang rusak terus ke arah masjid terutung payung yang megah, dan sekitar nya rusak nanti tambah warga.

Sementara itu di area jembatan pondok bondong terlihat tanpa ijin terus berdiri bertaburan meraih rejeki para pengguna jalan lintas itu sambil selfi warga yang lewat menikmati panorama keindahan jembatan silayar dan alam aliran sungai kali alat yang kerap kali juga ada sampan silayarnya beroperasi. (Sadikin)
Jembatan silayar desa pedesi kecamatan Bambel Aceh Tenggara yang di bangun puluhan milyar di mulai sejak pemerintahan H.HASANUDIN BERUH, dan selesai di pemerintahan Pj Bupati Aceh Tenggara Syakir Msi, senen(19/6) 2023 terlihat di perbaiki kembali sesuai pengakuan pihak Pu pr Aceh Tenggara kepada wartawan belum lama ini masih tanggung jawab pengusahanya 6 bulan usai pelaksanaan kegiatan siap, babawa pengusaha masih bertanggung jawab, katanya meski kegiatan sesuai dengan arahan konstruksi kebijakan badan jalan dan jembatan tersebut.

Dalam area jembatan sebelum nya senada dengan posisi jembatan dan area tanggul desa pedesi kecamatan Bambel Aceh Tenggara ini pernah di konfirmasi media sangat berbahaya bila galian C di buat ijin nya di pinggiran tanggul dan jembatan silayar ini, karena berpotensi kerusakan lingkungan area jembatan, dan tanggul pengaman desa pedesi setempat, kata warga setempat tak mau tulis jati diri karena sering kali warga, setempat secara malarang nya namun tidak membuahkan hasil malah di urus oknum pengusaha galian C berisial dugaan SDMN di lokasi ke penerintahan Aceh sesuai titik kordinat nya di area lokasi desa ledesi yang sejarah nya masih lokasi desa pedesi, namun aneh nya dugaan surat ijin tersebut terkesan indikasi dugaan rekayasa di buat, sehingga ijin galian c mulus di terbitkan, sehingga alat berat oknum pengusaha tersebut leluasa dugaan di lokasi arah daerah sungai kali alas mengarah ke pondasi jembatan silayar setempat yang di lalui beberapa kecamatan seberang bersatu yang juga jalan lintas cepat, dan mudah terjangkau ke pusat kota maupun arah Bandara pesawat terbang alas lauser kecamatan Semadam, dan Kecamatan Bukit Tusam Aceh Tenggara ini.

 

Sementara itu Pihak Pu pr Aceh Tenggara ketika di komfornasi Media ini katakan tetap perbaiki standar jembatan silayar tersebut, namun kata warga desa pedesi galian C tetap beroperasi sama saja bohong bukan hanya merusak jembatan, tetapi lingkungan desa pedesi kecamatan Bambel Aceh Tenggara yang rusak terus ke arah masjid terutung payung yang megah, dan sekitar nya rusak nanti tambah warga setempat itu.

Sementara itu di area jembatan pondok bondong terlihat tanpa ijin terus berdiri bertaburan meraih rejeki para pengguna jalan lintas itu sambil selfi warga yang lewat menikmati panorama keindahan jembatan silayar, dan alam aliran sungai kali alas yang kerap kali juga ada sampan silayarnya beroperasi di sewa pecinta perahu silayar setempat itu .

Selanjutnya ahli jembatan pernah mengurisi jembatan seperti ismet yunono ST ia jelaskan panjang lebar sesuai permen PU no 19Tahun 2019 menyatakan yaitu untuk membuat /usaha menggali matrial yang ada di lokasi berdekatan jembatan Hulu/Hilir 1 kilo baik kiri kanan tidak di terbitkan ijinnya di sekitaran jembatan karena akibatnya nya abutmen nya jembatan tanggul rusak total ujarnya, oleh karena itu sejumtoloh lsm Aceh Tenggara kecewa atas penerbitan ijin nya dan diharapkan pihak aph memproses menerbitkan ijin karena merugikan negara baik secara material maupun kepentingan umum itu, dan kiranya siapa terlibat dalam penerbitan ijin oleh pemkab Agara maupun provinsi pihak polri dan Polri pusat wajib turun proses hukum (sadikin)

Berita Terkait

Sekretaris Jenderal PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia, Wartawan Senior dari Aceh Tenggara
Latihan Bersama Polres Aceh Tenggara dan Perbakin, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemahiran Menembak Personel
Jumat Berkah, Sentuhan Kasih Kapolres Aceh Tenggara Hangatkan Hati Anak Yatim Piatu
Polres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Warakauri dan Purnawirawan Polri
Polres Aceh Tenggara Hadirkan Harapan di Tengah Banjir, 365 Paket Bantuan Disalurkan untuk Warga Ketambe dan Salim Pinim
Proyek Rehabilitasi Stadion H Sahadat Kutacane Miris Diduga Menuai Masalah
Jaksa Agung Tunjuk Eddy Samrah  Limbong  Putra Agara , Jadi Aspidum Kejati Aceh
Bupati Aceh Tenggara Lepas 145 Mahasiswa KKN dengan Semangat Bangkit Pasca Bencana

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 23:16 WIB

Sekda Aceh Dinilai Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA, Ketua IKA-UTU Desak Evaluasi dan Koreksi Segera

Sabtu, 11 April 2026 - 00:48 WIB

Kakanwil DJBC Aceh Laksanakan Kunjungan Kerja Perdana ke Bea Cukai Meulaboh

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:26 WIB

Kasus Mawardi Basyah Anggota DPRA GeRAK Desak Kejari Aceh Barat Eksekusi Keputusan MA RI.

Kamis, 19 Maret 2026 - 01:00 WIB

Raih Poin Tertinggi, Habibi Aceh Masuk Grand final AKSI Indonesia 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:32 WIB

Bupati Tarmizi: Habibi Menjadi Inspirasi dan Motivasi Bagi Generasi

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:55 WIB

MUQ Aceh Selatan MoU Prodi Ilmu Al-Qur’an Tafsir STAIN TDM

Jumat, 6 Maret 2026 - 00:13 WIB

BPC HIPMI Abdya dan Perusahaan Muda Jaya Mandiri Syariah Berbagi Takjil untuk Ratusan Anak Yatim

Kamis, 5 Maret 2026 - 04:33 WIB

Ulama Muda Aceh Dukung Tgk. Habibi di Ajang AKSI Indonesia 2026

Berita Terbaru

BENER MERIAH

Syahriadi Nahkodai PGRI Bener Meriah Periode 2025–2030

Sabtu, 18 Apr 2026 - 10:41 WIB