Desakan Copot Kapolri Listyo Sigit Menguat, Gusdurian Soroti Kekerasan Polisi pada Demonstran

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 2 September 2025 - 19:08 WIB

50322 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Desakan agar Presiden Prabowo Subianto mencopot Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo semakin menguat, menyusul tindakan represif aparat kepolisian dalam menangani demonstrasi belakangan ini.

Salah satu penggagas desakan itu datang dari Jaringan Gusdurian. Senior Advisor Gusdurian, Savic Ali, menilai kepolisian telah gagal menjalankan fungsi utamanya sebagai penjaga keamanan nasional.

“Di banyak negara, pejabat yang gagal bertanggung jawab biasanya memilih mundur. Namun di sini, demonstrasi berulang selama beberapa tahun terakhir tetap menghadapi kekerasan aparat yang sama,” ujar Savic kepada wartawan, Selasa (2/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Savic menyoroti sejumlah kasus kekerasan aparat yang viral, termasuk penabrakan dan pelindasan demonstran oleh kendaraan taktis polisi. Ia menegaskan, tindakan seperti ini mencerminkan kegagalan institusi dalam menegakkan keamanan tanpa kekerasan.

Koalisi masyarakat sipil juga ikut mendesak Presiden Prabowo segera mencopot Listyo Sigit. Tekanan meningkat setelah aksi demonstrasi di Jakarta beberapa waktu lalu menyebabkan seorang pengemudi ojek online (ojol) tewas dilindas kendaraan taktis Brimob.

Koalisi menegaskan, peristiwa ini bukan sekadar insiden. “Ini merupakan kejahatan negara yang harus dipertanggungjawabkan,” kata Savic. Catatan mereka menunjukkan, sepanjang Juli 2024 hingga Juni 2025, sebanyak 55 warga meninggal akibat kekerasan aparat, termasuk kasus Gamma di Semarang dan Afif Maulana di Padang.

Menanggapi desakan pencopotan, Kapolri Listyo Sigit menyatakan jabatannya merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto. “Sebagai prajurit, saya siap menjalankan perintah Presiden. Fokus saya saat ini adalah menjaga stabilitas keamanan nasional,” kata Listyo.

Desakan publik dan organisasi sipil terhadap Kapolri ini diprediksi akan terus menguat seiring meningkatnya sorotan atas perilaku aparat saat mengamankan demonstrasi di berbagai kota. (*)

Berita Terkait

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan
Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM
Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP
Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun
Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik
Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan
Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini
Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:16 WIB

Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:58 WIB

Tingkatkan Kompetensi Medis dan Hukum, UPTD Bapelkas Aceh bersama IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum et Repertum dan Medikolegal Gratis

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:38 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran Sabu di Bambel, Seorang Pengedar Diamankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:48 WIB

PJ Pengulu Kute Buluh Bongkar Dugaan Sogokan Rp3 Juta untuk Menyerangnya, Tantang Pelapor Buka Fakta di Hadapan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:09 WIB

Kepsek dapat Revitalisasi Bantuan Bencana pilih Bungkam dan Libatkan oknum keluarga di Agara

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:25 WIB

Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku Penganiayaan , Bukti Kesigapan Polri Melayani Masyarakat

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:00 WIB

BNN Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Nota Kesepakatan, Perkuat Sinergi Wujudkan Aceh Tenggara Bersih Narkoba

Senin, 1 Juni 2026 - 19:54 WIB

IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum Et Repertum dan Medikolegal, Hadirkan Pakar Forensik Nasional

Berita Terbaru