Terungkap, Begini Cara Oknum Pegawai Maskapai Seludupkan Narkoba

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 21 April 2024 - 02:06 WIB

50164 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap tujuh tersangka di kasus penyelundupan narkoba lewat pesawat Medan-Jakarta. Pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan kurir berinisial MRP di Bandara Soekarno-Hatta.

Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Arie Ardian mengatakan ada keterlibatan dua pegawai maskapai swasta berinisial DA dan RD.

Menurut Arie, kedua karyawan itu membantu MRP membawa barang haram itu lolos dari skrining bandara sehingga narkoba yang dibawa MRP berhasil dibawa masuk hingga ke dalam pesawat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Adanya keterlibatan dari karyawan atau petugas lavatory service salah satu maskapai penerbangan, saya singkat dengan L. Kedua petugas karyawan ini mengambil barang dari luar dan dimasukkan ke area bandara,” ungkap Arie Ardian kepada wartawan, Kamis (18/4/2024).

DA dan RD bertugas membawa lima kilogram sabu dan 1.841 butir ekstasi ke dalam area bandara. Keduanya lalu menjemput MRP yang turun dari garbarata atau jembatan pesawat menggunakan mobil lavatory service.

“Mereka bertemu setelah turun dari garbarata, yang lainnya menggunakan bis penumpang umum sedangkan MRP menggunakan kendaraan lavatory service bersama dua orang petugas kebersihan tadi,” tuturnya.

“Selanjutnya di situ terjadi pertukaran tas di mana kurir MRP membawa tas kosong, dua petugas tadi membawa sabu dan ekstasi,” sambungnya.

Lebih lanjut Arie menjelaskan, dua pegawai maskapai swasta itu mendapat upah hingga Rp10 Juta. Sementara satu orang petugas maskapai lainnya masih dicari keberadaannya.

“(Keuntungan) pegawai maskapai Rp10 juta, dibagi tiga ada yang dapat Rp1 juta, Rp6 juta dan Rp3 juta,” tukasnya.

)PMJ)

Berita Terkait

Satgas Operasi Damai Cartenz Lakukan Olah TKP Penembakan Karyawan PT Freeport di Tembagapura
Kejari Gayo Lues Perketat Pengamanan Kantor Jelang Libur Lebaran
Skandal Besar di Dunia Pers: Oknum Wartawan Diduga Konsumsi Sabu dan Terlibat Pemalsuan Tanda Tangan, Siapa yang Akan Bertanggung Jawab?
Dugaan Penganiayaan di Suro Dilaporkan ke Polisi, Unit Reskrim Bertindak Cepat
Gembong Pemasok Dan Pengedar Sabu Lintas Kabupaten Di Tangkap
Pengadaian Tidak Resmi Alias ilegal Bisa Dibawa ke Ranah Hukum?
Polisi Ungkap Jaringan Narkotika Lintas Provinsi, 1 Warga Medan dan 2 Napi Mantan Calon Bupati Gayo Lues Periode 2025-2030
Remaja Aceh Barat Diduga Jadi Korban Kekerasan Oknum TNI, Tuai Sorotan DPR RI

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 17:41 WIB

Jelang Lebaran Idul Fitri 1447.H. TRK Bupati Nagan Raya Serahkan Bantuan Sosial Untuk Warga Beutong Ateuh

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:53 WIB

Ramadhan Berbagi Keceriaan : Serikat Pekerja PT Pegadaian Aceh Hadirkan Senyum Bersama Anak Yatim

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:17 WIB

Pemdes Gampong ie Beudoh Nagan Raya Santuni Puluhan Anak Yatim Jelang Idul Fitri 1447.H

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:05 WIB

Lebaran Idul Fitri Tingal Hitung Hari Pemdes Meugat Meh Santunan Anak Yatim Dan Buka Puasa Bersama

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:42 WIB

Puluhan Anak Yatim Tersenyum : Brimob Polda Aceh Bagikan Baju Lebaran Dan Sembako

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:38 WIB

Polemik Sistemik Perceraian Keluarga Akibat Judol

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:46 WIB

PT Socfindo Seunagan Salurkan Bantuan Sosial Bidang Agama Untuk Tiga Desa

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:18 WIB

Bupati TRK Buka Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPK Nagan Raya 2027

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Baitul Mal Salurkan ZIS 1 Milyar ,Setiap Asnaf Rp 300.000

Senin, 16 Mar 2026 - 11:56 WIB