slot preparation.lsrs.lu

Rakyat Gayo Lues Ngamuk, Bakal Lakukan Tindakan Ini Jika Pengungsi Rohingya Nekat Dipindahkan ke Tanah Mereka

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 14 Desember 2023 - 03:43 WIB

50744 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES, BARANEWS  – Para pengungsi Rohingya yang baru sampai di Indonesia kini ditolak berbagai daerah.

Dikutip Gridhot dari Tribun Jabar, warga Aceh dilaporkan tidak lagi menerima pengungsi Rohingya.

Bahkan sempat viral di sosial media para emak-emak dari Aceh berusaha memaksa pengungsi Rohingya untuk pindah dari wilayahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua emak tersebut terlihat menarik tangan pengungsi Rohingya tersebut.

Mendapat perlakuan tersebut seketika para pengungsi Rohingya tersebut kaget dan marah.

Mereka terdengar menolak dua orang emak-emak tersebut dengan mengatakan ‘No” atau tidak dalam Bahasa Inggris.

“No,” ujar pengungsi Rohingya sembari melambaikan tangannya kepada dua orang emak-emak di Aceh tersebut.

Kemudian dua orang emak-emak tersebut memberikan isyarat agar pengungsi Rohingya itu tidur di tempat lain.

Dari aksi tersebut, diduga dua orang emak-emak di Aceh tersebut meminta pengungsi Rohingya itu pindah dari kampung mereka.

Karena tak berhasil, dua orang emak-emak tersebut tampak menyerah.

Dalam keterangan video viral tersebut, kejadian emak-emak diduga memaksa pengungsi Rohingya itu terjadi pada Senin (4/12/2023).

Kini, video aksi emak-emak diduga memaksa pindah pengungsi Rohingya itu viral.

Video tersebut juga jadi perbincangan warganet yang mendukung aksi yang dilakukan dua orang emak-emak di Aceh tersebut.

Pasalnya, sejumlah warganet mengaku khawatir para pengungsi Rohingya yang datang tersebut menjadi ‘benalu’.

Bahkan sejumlah warganet mengaku curiga, kedatangan pengungsi Rohingya tersebut dinilai janggal karena seperti teroganisir.

Kini yang terbaru sempat ada kabar bahwa para pengungsi Rohingya akan dipindahkan ke wilayah Gayo Lues.

Namun para masyarakat langsung marah terkait rencana tersebut.

Dikutip Gridhot dari Tribun Gayo, pimpinan DPRK Gayo Lues kini menyatakan sikap dengan keras, menolak pengungsi Rohingya ditempatkan dan direlokasi ke Gayo Lues tersebut oleh pemerintah Aceh maupun pemerintah daerah setempat.

Diketahui, kini masyarakat di kabupaten tersebut mulai resah dengan sikap pemerintah kabupaten Gayo Lues yang menyatakan sikap, siap menampung Rohingya ditempatkan di kabupaten tersebut.

Bahkan beredar isu, kini mahasiswa dari 15 organisasi mahasiswa Gayo Lues dibawah naungan Perkumpulan Mahasiswa Gayo Lues Indonesia (PMGI) bersama pemuda dan masyarakat di kabupaten itu, akan turun ke jalan untuk melakukan aksi demo menolak Rohingya.

Wakil Ketua DPRK Gayo Lues, H Ibnu Hasim kepada TribunGayo.com, Selasa (12/12/2023) mengatakan, kebijakan pemerintah dalam menempatkan pengungsi Rohingya di wilayah Gayo Lues, seharusnya ada kajian bersama yang melibatkan pemerintah daerah, DPRK Gayo Lues dan unsur Forkompinda serta tokoh masyarakat dan pemuda.

Menurutnya, jika pemerintah mengambil kebijakan sepihak, dikhawatirkan dapat memberikan dampak yang negatif atau dampak buruk dari sikap untuk penampungan pengungsi Rohingya di kabupaten.

“Kita sangat khawatir akan terjadi kecemburuan sosial, akibat kesenjangan pelayanan terhadap pengungsi tersebut nantinya.

Jangan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat luar lebih baik, sementara masyarakat setempat kehidupannya juga sangat memperhatikan,”sebutnya.

Anggota DPRK Gayo Lues mengaku, selain menolak Rohingya dipindahkan ke kabupaten Gayo Lues, DPRK juga meminta kepada pihak terkait untuk mengkaji lebih dalam lagi masalah penampungan Rohingya di Gayo Lues.

Hal itu agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, bahkan kini masyarakat mulai merasa cemas.

Secara terpisah Rahmin Ucak didampingi sejumlah aktivis dan mahasiswa Gayo Lues kepada TribunGayo.com, mengatakan, kini mahasiswa Gayo Lues dibawa naungan PMGI bersama para pemuda dan masyarakat akan melakukan aksi demo besar-besaran di kabupaten itu.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk menolak Rohingya dipindahkan atau ditempatkan ke wilayah Gayo Lues.

“Selain melakukan aksi demo, para pemuda dan mahasiswa juga akan menduduki semua perbatasan Gayo Lues dengan kabupaten tetangga sebagai pintu masuk ke kabupaten itu.

Bahkan kini ada sekitar 15 organisasi mahasiswa siap melakukan aksi penolakan terhadap Rohingya didatangkan ke wilayah Gayo Lues,” sebutnya.

Sumber : Gridhot.ID

Berita Terkait

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya
Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru