slot preparation.lsrs.lu

Peran Penting Pemerintah Bangun Budaya Sadar Risiko di Indonesia

Zulkifli,S.Kom

- Redaksi

Jumat, 23 Agustus 2024 - 11:30 WIB

50239 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat Sadar Risiko Indonesia (MASINDO) menilai pemerintah memiliki peran sentral dalam mengkampanyekan budaya sadar risiko di masyarakat. Partisipasi aktif dari pemerintah akan mempercepat penyebaran informasi yang akurat. Hal ini untuk mendukung terbentuknya Sumber Daya Manusia (SDM) unggul demi terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Ketua Masyarakat Sadar Risiko Indonesia (MASINDO), Dimas Syailendra, menjelaskan Indonesia akan mengalami bonus demografi pada 2030 mendatang, di mana usia produktif penduduk mencapai 68,3%. Masyarakat produktif tersebut diharapkan memiliki peran sentral untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional sehingga merealisasikan visi Indonesia Emas 2045.

Dengan peluang emas tersebut, pemerintah perlu membangun budaya sadar risiko agar hambatan-hambatan dalam mewujudkan SDM berkualitas, demi tercapai Indonesia Emas 2045, dapat diatasi sedari dini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah memegang peran penting dalam meningkatkan budaya sadar risiko melalui berbagai strategi dan inisiatif. Dengan perannya sebagai regulator, pemerintah harus berpartisipasi dalam mempromosikan kajian dan riset ilmiah untuk memastikan kebijakan dan program yang diimplementasikan sesuai bukti dan fakta ilmiah yang solid,” kata Dimas.

Tentunya, pemerintah juga harus mendukung penelitian pada sektor-sektor yang berpotensi besar menghambat terciptanya SDM produktif, seperti kesehatan, lingkungan, dan sosial. Hal tersebut untuk memperkaya data maupun informasi yang komprehensif sebagai landasan dalam pengambilan keputusan yang tepat sasaran.

“Upaya-upaya tersebut pastinya perlu diperkuat dengan peraturan yang mendorong transparansi, akuntabilitas, dan respons cepat serta efektif terhadap berbagai risiko,” ucapnya.

Saat ini, Dimas mengungkapkan, kesadaran masyarakat terhadap budaya sadar risiko masih bervariasi dan perlu ditingkatkan secara berkelanjutan. Menurutnya, masih banyak yang perlu dilakukan untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat memahami pentingnya mengenali dan mengelola risiko dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah, MASINDO akan terus memperluas jangkauan programnya dengan memanfaatkan teknologi digital, seperti media sosial dan platform online, untuk mendiseminasikan informasi tentang sadar risiko. MASINDO juga fokus pada pengembangan komunitas lokal yang dapat berperan sebagai agen perubahan untuk mendorong adopsi praktik sadar risiko secara lebih luas di lingkungan setempat.

“MASINDO berharap generasi produktif saat ini menjadi pelopor dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Dengan memanfaatkan bonus demografi secara efektif dan bertanggung jawab, serta mengadopsi pendekatan yang sadar risiko dalam segala aspek kehidupan, generasi ini dapat membantu Indonesia mencapai potensi sepenuhnya sebagai negara yang maju, inklusif, dan berkelanjutan,” tutup Dimas.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Sambut HLN ke-81, PLN Jeuram Terangi Tiga Rumah Warga Kurang Mampu di Nagan Raya
Pemerintah Berikan Insentif PPh bagi Penempatan Dana di SBN Valas
Pertamina Naikkan Harga BBM Non-Subsidi Mulai 1 September 2026
Jaringan Perdagangan Emas Ilegal Internasional Mengancam Ekonomi Nasional
Pemerintah Kaji Pembatasan Pembelian Pertalite untuk Kelompok Desil 9 dan 10
Saham Bank Mandiri Melemah di Tengah Isu Pemblokiran Rekening Demonstran
Kementerian Keuangan Tetapkan Nilai Kurs untuk Pelunasan Pajak dan Bea Masuk Periode 06– 12 Mei 2026
Pelaku UMKM Kini Bisa Ganti Background Foto Produk Sendiri Tanpa Biaya Mahal 

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:30 WIB

Bareskrim Usut Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Wapres Gibran, Putusan MK Jadi Rujukan Penyidik

Jumat, 6 November 2026 - 17:27 WIB

Jokowi Hormati Proses Hukum Terkait Wacana Pemakzulan Wapres Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 17:21 WIB

Mabes Polri Dalami Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol dan Aliran Dana Judi Online di Kasus Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 17:05 WIB

Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri

Jumat, 6 November 2026 - 16:37 WIB

Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Asing di Istana Hari Ini

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Berita Terbaru