Diduga Mawardi Ali Lakukan Intervensi Caleg hingga DPD PAN untuk Kepentingan Pribadinya

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 14 Januari 2024 - 00:03 WIB

50689 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang – Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Aceh Ir H Mawardi Ali diduga melakukan intervensi kepada pengurus dan caleg-caleg dari PAN untuk kepentingan pribadinya maju DPR RI.

Di dalam rekaman sepanjang 4 menit 6 detik Mawardi berulang kali melakukan penekanan kepada Caleg dan pengurus PAN. “Kalau misalnya diundang datang nggak hadir coret. Itu apalagi caleg, mana saksi mu, nggak ada nggak disampaikan, coret saksinya, biar cepat suruh pada orang yang serius. Apalagi incumben, gak ada cerita incumben disini. Satu bulan lagi gak ada cerita incumben disini, incumben bukan incumben nggak ada cerita lagi. Sekarang kita mau menang perang, mau menang gimana caranya. Harus jelas dan tegas. Kalau nggak jelas, ngak tegas silahkan. Nggak ada lagi mau main-main,” ujar Mawadi Ali saat pertemuan dengan Caleg dan Pengurus DPD PAN Aceh Tamiang di kantor DPD PAN setempat, Sabtu 13 Januari 2024.

Ingat, lanjut Mawardi, yang pertama kerjanya, kertas suaranya harus dimainkan, kedua adalah saksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemudian, yang ketiga DPW ada juga ketua, misalkan gak boleh, misalkan, ingin bekerja tempat yang lain, nggak boleh. Masuk saja ke saksi atau partai lain, nggak ada cerita. Nggak setuju sama ketua DPW, tidak tegak lurus ma ketua DPW, bukan tegak lurus sama ketua DPD, keluar saja dari pengurus atau dari caleg. Karena setiap kita terima tu ketua DPD. Apapun posisinya nanti apapun yang dikerjakan, tetap tegak lurus dengan ketua DPD,”tegasnya.

Kata Mawardi, maka caleg itu jelas. Jangan ada caleg ini main-main. “Ini ada ketua DPD bawa caleg yang ini, kita bawa yang lain, untuk apa? nggak boleh. Ketua DPD ada DPR RI, kita bawa DPR RI yang lain kan cari musuh itu namanya. Kita ini satu organisasi ini, nggak main-main,”tambahnya.

Baca Juga :  Perusahaan Perkebunan Besar Kelapa Sawit tak Gubris Tanggung Jawab CSR, Pesangon Karyawan dan Uang Koperasi

“Saya di Langsa begitu saya bilang, Kalau ada ketua DPD Langsa, ne ada ketua DPD Langsa. Semua orang Langsa pengurus Langsa tidak boleh memilih, semua tunduk patuh kepada ketua DPD Langsa. Kalau di Tamiang, tunduk dan patuh kepada ketua DPD Tamiang, gitu ya,”

Mawardi juga menegaskan agar pengurus dan caleg PAN disuatu daerah untuk tidak tunduk kepada ketua DPD PAN di luar daerahnya. Hal ini seakan menunjukkan semua ketua DPD PAN Kabupaten/Kota sudah dikondisikan untuk mendukung dirinya yang maju ke DPR RI dari daerah pemilihan Aceh II. Padahal, selain Mawardi Ali masih ada 5 (lima) caleg DPR RI lainnya yang maju melalui PAN, tapi Mawardi justru terkesan mengancam pengurus DPD hingga Caleg akan dipersulit jika tidak mendengar perintah ketua DPD PAN mendukung dirinya untuk DPR RI.

“Masak kita ini ketua DPD disini ada tunduk dan patuhnya sama ketua DPD Aceh Timur misalkan, kan nggak bisa, nggak bisa. Kita satu gerak kita jelas. Kalau gak jelas, ini nggak ada lagi cerita ancam-ancam. Nanti, oo saya kan orang PAN juga Pak. PAN iya betul, tapi kalau jadi SK nya urus sendiri ke Jakarta, ke pusat sana. Jangan bilang ke ketua DPD atau ketua DPW nya, urus saja kesana ambil SK nya. Kalau nggak, tergantung-gantunglah kamu disitu,” ancam Mawardi.

Jadi, kata Mawardi, jangan sia-sia kerjanya, kita harus kompak. Bagaimana, membangun partai begitu, ada-ada saja.

Sekarang sudah saatnya kita bergegas, karena suara partai itu suara jelas suara partai. Di lapangan masyarakat berbeda beda itu hak masyarakat, di partai tidak boleh ada perbedaan-perbedaan. Jadi, harus seperti itu.

Baca Juga :  Maju DPRA, Wahyudin Tokoh Muda Aceh Tamiang Berharap Raih Suara Terbanyak

“Kalau yang udah terlanjur gimana, minta maaf ajha lah balik satu perahu lagi. Nanti susah sendiri nanti, capek kerja susah sendiri nggak dihargai. Karena kalau kita gak hargai orang, orang gak hargai kita itu kuncinya,” imbunya.

Sementara dalam video berdurasi 26 detik, Mawardi secara gamblang meminta agar semua caleg baik DPRK maupun DPRA membawa contoh kertas suara miliknya untuk dibagikan ke masyarakat.

“Ini DPRK, DPRA masing-masing. Jadi sosialisasi dengan baik. Ini nanti bawa saya punya saya ini bawa. Saya cetak itu 100 rim, saya kasih 100 rim. 1 rim itu 500 berarti 100 rim itu sekitar 50 ribu kertas suara saya sendiri. Masak DPRK saja untuk 1000 gak cetak, kalau perlu cetak 2000 kalau sanggup cetak,” pungkasnya.

Namun, ironisnya disaat Mawardi melakukan intervensi agar semua caleg dan pengurus PAN mengikuti perintah ketua DPD masing-masing dalam mendukung caleg. Di salah satu dapil DPRK di wilayah pemilihan Aceh 1 justru ada dikabarkan ada caleg DPRK dari PAN bahkan dengan no urut satu secara gamblang mensosialisasikan caleg DPR RI di luar PAN bahkan mendukung partai pengurus Capres lainnya. Tapi, hal itu terkesan dibiarkan begitu saja karena tak ada kepentingan pribadinya di wilayah pemilihan DPR RI Dapil Aceh 1, atau karena kedekatan caleg DPRK bersangkutan dengan Sekretaris PAN Aceh, Irpannusir sehingga tindakan caleg DPRK PAN yang mendukung caleg DPR RI dari Partai lain malah dibiarkan, padahal terdapat 7 caleg DPR RI dari Partai tersebut di Dapil Aceh 1.

(HS)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kasus Ubi Kayu BAS dan Janji Manis Wagirun Berbuah Petaka Anggota Poktan
SEMMI Cabang Aceh Tamiang Minta Menag Yaqut C Qoumas Jangan Mengusik Kerukunan Dan Toleransi Beragama
Status Kredit Macet Ubi Kayu BAS Naik Kelas di Polda Aceh
F-CSR Aceh Tamiang Temukan Kejanggalan Pengelolaan Kegiatan CSR Perusahaan HGU dan Indikasi Tidak Pidana
Perusahaan Perkebunan Besar Kelapa Sawit tak Gubris Tanggung Jawab CSR, Pesangon Karyawan dan Uang Koperasi
LembAHtari; Stop Pembabatan, Pembukaan Jalan dan Alih Pungsi Hutan di TNGL
Warga Pujakesuma di Aceh Sepakat Coblos dan Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran
Pembahasan Dokumen AMDAL pada Pembukaan Jalan Kaloy – Lesten, harus Terbuka dan Transfaran

Berita Terkait

Rabu, 24 April 2024 - 19:41 WIB

Pengadaan Baju LINMAS Pemilu 2024 di Agara Dugaan Sarat masalah dan Berbau Korupsi

Senin, 22 April 2024 - 03:31 WIB

Letkol Czi Arya Murdyatoro S.T. Jabat Dandim 0108 Agara Baru

Jumat, 19 April 2024 - 17:07 WIB

Motif Pembakaran Rumah Orang Tua Tokoh Muda Agara Rudi Tarigan Polisi Diminta Tegas mengusut Tuntas

Minggu, 31 Maret 2024 - 14:53 WIB

Rudi Tarigan : Ingatkan Kepala Desa Jangan Gelap Mata Gunakan Dana Desa Jelang Lebaran

Minggu, 31 Maret 2024 - 14:36 WIB

Proyek Pengaspalan Jalan Nasional di Wilayah PPK 3.5 Aceh Tenggara Diduga Tidak Gunakan K3 saat Pengaspalan

Kamis, 28 Maret 2024 - 20:37 WIB

Pj. Gubernur Kirim Bantuan Masa Panik Untuk Korban Puting Beliung Aceh Tenggara

Rabu, 27 Maret 2024 - 22:47 WIB

Relawan Meminta Ali Basrah Maju di Pilkada 2024

Sabtu, 23 Maret 2024 - 15:29 WIB

PENJARA Endus Dugaan Keterlibatan Oknum Anggota DPRK Agara Penimbunan Pupuk Subsidi.

Berita Terbaru