HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Habib Rizieq Soroti Polemik Pengibaran Bendera Bulan Bintang dan Implementasi Perjanjian Helsinki di Aceh

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:49 WIB

50256 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Ketegangan terkait pengibaran bendera Bulan Bintang di Aceh kembali menjadi perhatian publik. Isu ini mendapat respons dari tokoh agama Habib Rizieq Shihab yang lewat ceramah terbaru menyoroti dinamika tersebut secara tajam. Dalam ceramah yang diunggah di kanal YouTube Pecinta Habaib, Habib Rizieq menilai bahwa kegaduhan yang terjadi di tingkat pemerintah pusat merupakan cerminan dari trauma masa lalu terhadap dinamika politik dan keamanan di wilayah Aceh.

Ia menyampaikan, pengibaran bendera Bulan Bintang seharusnya tidak otomatis dianggap sebagai simbol separatisme atau indikasi adanya ancaman konflik bersenjata baru di Aceh. Habib Rizieq mengingatkan pemerintah pusat agar melihat persoalan ini secara lebih bijak dan proporsional. “Pengibaran bendera daerah adalah amanat perjanjian damai, bukan tanda perlawanan kepada negara,” ucap Habib Rizieq menanggapi keriuhan yang belakangan muncul, sebagaimana terekam dalam video tersebut.

Dalam ceramah yang berdurasi sekitar satu jam itu, Habib Rizieq juga menekankan pentingnya komitmen untuk menuntaskan seluruh butir yang telah disepakati dalam Perjanjian Helsinki, yang menurutnya hingga kini belum seluruhnya diimplementasikan secara optimal. Salah satu poin utama yang masih tersendat, menurut Habib Rizieq, ialah hak Aceh untuk memiliki dan mengibarkan bendera sendiri, sebagaimana tertuang dalam kesepakatan damai. Ia menilai masalah tersebut masih terhambat oleh tarik-menarik kepentingan dan ego sektoral di antara pemerintah pusat dan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain isu bendera, Habib Rizieq turut mengkritisi ketimpangan bagi hasil kekayaan sumber daya alam Aceh yang dinilai belum sepenuhnya memenuhi semangat perdamaian yang disepakati. “Keadilan bagi hasil migas dan komoditas lainnya harus dipenuhi, jangan sampai rakyat Aceh merasa dianaktirikan,” ujarnya.

Habib Rizieq lantas mengajak masyarakat Aceh untuk tetap menjaga persatuan dan mengedepankan peran sebagai pelopor pemberantasan korupsi dan perlawanan terhadap cengkeraman oligarki di tingkat nasional. Ia mengingatkan agar perjuangan Aceh tidak hanya terjebak pada narasi kemerdekaan yang sporadis, tetapi diarahkan pada upaya memperbaiki tata kelola dan keadilan sosial di tanah air.

Dalam bagian lain ceramah yang dikutip dari YouTube Pecinta Habaib, Habib Rizieq juga mengimbau para pemimpin Aceh, termasuk Gubernur Aceh, untuk tetap berpegang pada kepentingan rakyat dan menjaga kelestarian sumber daya alam dari pihak-pihak yang ingin mengeksploitasi secara berlebihan. Ia berharap seluruh dinamika di Aceh bisa diselesaikan melalui dialog yang konstruktif demi menjaga stabilitas dan kesejahteraan, tanpa harus kembali berujung pada konflik yang merugikan seluruh masyarakat. (*)

Berita Terkait

Karhutla Indonesia Seluas 900.000 Hektare Disorot Media Asing, Setara Empat Kali Luas Tokyo
Bayang-Bayang Kabut Asap, Singapura Kembali Bidik Tujuh Perusahaan di Balik Karhutla Indonesia
Aturan Pidana Baru, Sinergi Aparat Penegak Hukum di Tengah Tantangan Implementasi KUHP dan KUHAP Nasional
Polri Perang Terbuka Lawan Kampung Narkoba, Rekam Jejak Internal Bakal Dievaluasi
Kapolri Instruksikan Bareskrim Usut Tuntas Dugaan Tindak Pidana di Sektor Pasar Modal
LPG 3 Kg Sulit Didapat Saat Hujan, Warga Gayo Lues Minta Bupati Turun Tangan
Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur
Beredar Telepon Ancaman untuk Bungkam Suara Karhutla, Influencer Kalimantan Diminta Hapus Video Kebakaran

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Tragedi Kabut Asap di Kalimantan: Habitat Satwa Terancam dan Kesehatan Warga Terpinggirkan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Ancaman Nyata Karhutla: Orangutan Terancam Punah, Kualitas Udara Terus Memburuk

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Tragedi Karhutla di Taman Nasional Gunung Palung: Jeritan Satwa dan Perjuangan Petugas Menjinakkan Api yang Sulit Dijangkau

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 02:05 WIB

Langit Palangka Raya Berubah Oranye, Kesaksian Aktivis Dayak Patahkan Klaim Istana Soal Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Kabut Asap Selimuti Aceh Singkil, Warga Keluhkan Dampak Karhutla Lintas Provinsi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Ancaman Asap Tebal di Atmosfer, BMKG Imbau Warga Jakarta Waspada dan Kritik Lambatnya Penanganan Pemerintah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Satu Rumah di Kecamatan Lawe Alas Aceh Tenggara Ludes Terbakar Dini Hari, Penghuni Selamat

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Jalan Badak Gayo Lues Lumpuh Diterjang Banjir, Warga Desak Pemerintah Pusat dan BWS Bertindak

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Satresnarkoba Polres Agara Amankan Pria dan 4,16 Gram Sabu

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:24 WIB