slot preparation.lsrs.lu

Pelarian Berakhir, Pembunuh Guru Muda di Aceh Singkil Ditangkap Setelah Dikepung Aparat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 6 Juni 2025 - 16:20 WIB

50772 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil |  Pelarian seorang pria yang diduga membunuh seorang guru muda di Aceh Singkil berakhir dini hari ini. ES (34), pria yang menjadi buronan selama hampir seminggu, berhasil diringkus oleh tim gabungan kepolisian di sebuah rumah di Desa Sumber Mukti, Kecamatan Kota Baharu. Penangkapan itu terjadi pada pukul 06.30 WIB, Jumat, 6 Juni 2025, setelah aparat melakukan pengepungan dan koordinasi intelijen yang intensif.

Kejadian pembunuhan yang mengguncang masyarakat Aceh Singkil ini berawal pada Senin lalu, saat korban, NA (31), ditemukan tewas mengenaskan di kawasan perkebunan PT Nafasindo, Desa Butar. NA merupakan seorang guru muda yang dikenal memiliki reputasi baik dan berdedikasi tinggi dalam mendidik anak-anak di daerah tersebut. Korban saat itu mengendarai sepeda motor bersama adiknya dalam perjalanan pulang ketika tiba-tiba diserang secara brutal.

Adik korban yang selamat menjadi saksi kunci atas peristiwa tersebut. Menurut pengakuannya, pelaku menyerang tanpa didahului tanda-tanda permusuhan, membuat insiden tersebut menjadi kejadian yang sangat tragis dan mengejutkan warga sekitar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah pembunuhan tersebut, ES langsung melarikan diri dan menjadi buronan aparat kepolisian. Pengejaran pun dimulai secara intensif oleh Sat Reskrim Polres Aceh Singkil dengan dukungan Sat Intelkam dan Polsek Kota Baharu. Selain itu, informasi dari masyarakat sekitar juga sangat membantu dalam proses pelacakan.

Kapolres Aceh Singkil, AKBP Joko Triyono, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa penangkapan pelaku tidak terlepas dari kerja sama erat antara aparat dan warga. “Kami mulai melakukan pengepungan sejak dini hari, tepatnya sebelum fajar. Setelah koordinasi yang matang, tim berhasil mengepung rumah tempat pelaku bersembunyi. Meski pelaku sempat mencoba melarikan diri dan melakukan perlawanan, dalam waktu singkat kami berhasil mengamankan dia tanpa ada korban tambahan,” ungkapnya.

Sementara itu, motif pembunuhan yang dilakukan ES masih belum terungkap sepenuhnya. Pihak kepolisian tengah mendalami penyebab tragis ini dengan melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi terkait, termasuk adik korban yang selamat.

Kasus ini menjadi perhatian serius bagi aparat dan masyarakat. Di tengah rasa duka yang mendalam, warga setempat terus berusaha memulihkan ketenangan di lingkungan mereka yang selama ini dikenal damai. Sekolah tempat NA mengajar juga menggelar acara mengenang dan doa bersama sebagai bentuk penghormatan atas jasa seorang guru yang hilang dengan cara tragis.

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan aktif melaporkan hal-hal mencurigakan demi menjaga keamanan bersama. “Keamanan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat. Kami mengajak seluruh warga untuk terus bekerjasama dengan pihak kepolisian agar situasi kembali kondusif,” tambah AKBP Joko.

Hingga berita ini diturunkan, ES telah diamankan di Mapolres Aceh Singkil untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Proses penyidikan dan pengumpulan bukti masih terus berjalan untuk memastikan keadilan bagi korban dan keluarganya.

RED

Berita Terkait

Dua Siswa UPTD SPF SDN 1 Rimo Raih Medali di Kejuaraan Karo Open Karate Championship
Temui Nelayan Gosong Telaga Aceh Singkil, Jamaluddin Idham: Suara Masyarakat Pesisir Harus Didengar dan Diperjuangkan
Kapolda Aceh Ungkap Kronologi Pengungkapan Pabrik Sabu di Pidie, Tegaskan Tak Ada Kompromi terhadap Narkoba
Profesor Dr Sutan Nasomal Mengklaem Dibalik Istoris! Asmidar, S.Pd. Terpilih Sebagai Ketua Pgri Perempuan Pertama di Aceh Singkil Melalui Konferensi Xxiii Pgri Cabang Kuta BaharU Akan Menjadi Ikon PGRI!!!
Masyarakat Minta Transparansi dan Dilibatkan Dalam Penyelesaian HGU di Aceh Singkil
Profesor Dr Sutan Nasomal,SH,MH Harapkan Konferensi XXIII PGRI Cabang Pulau Banyak Tahun 2026: Perkuat Solidaritas Guru, Wujudkan Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas
Tambang Emas Ilegal Meluas di Aceh Selatan, Peran Koperasi Diduga Jadi Tameng Pelanggaran
Temuan 63 ASN di Aceh Singkil Masih Terima PKH, Kemensos Instruksikan Pengembalian Dana

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Jumat, 6 November 2026 - 15:45 WIB

Polemik Ijazah Gibran dan Wacana Pemakzulan di Parlemen

Jumat, 6 November 2026 - 14:13 WIB

Kemendikdasmen Belum Tindaklanjuti Putusan MA soal Pembatalan Suket Ijazah Wapres Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 14:05 WIB

Kepala BIN Sebut Penyadapan Presiden Prabowo Mengarah Makar, Empat Jenderal Polri Jadi Tersangka

Jumat, 6 November 2026 - 13:31 WIB

Skandal Penyadapan 6.000 Nomor Seret Eks Kapolri, Nama Jokowi dan Lingkarannya Justru Absen dari Daftar

Jumat, 6 November 2026 - 02:41 WIB

Jokowi Keberatan Ijazah UGM Diuji Labfor Ulang di Sidang Roy Suryo

Berita Terbaru

NASIONAL

Polemik Ijazah Gibran dan Wacana Pemakzulan di Parlemen

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:45 WIB