slot preparation.lsrs.lu

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Segera Duduk di Kursi Pesakitan, Berkas TPPU Resmi Dilimpahkan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 20 September 2026 - 05:49 WIB

50269 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Proses hukum terhadap mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, memasuki babak krusial. Kejaksaan Agung secara resmi telah melimpahkan tersangka beserta seluruh barang bukti dan berkas perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan Febrie ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada Jumat, 18 September 2026.

Pelimpahan tahap II ini dilakukan setelah tim penyidik memastikan berkas perkara dinyatakan lengkap atau P-21 oleh penuntut umum pada Rabu, 16 September 2026. Selain menyeret Febrie, otoritas penegak hukum juga melakukan proses serupa terhadap dua tersangka lainnya yang berinisial NH dan DR. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, menegaskan bahwa penyerahan tersangka dan barang bukti ini menjadi sinyal bahwa perkara korupsi yang menjerat salah satu petinggi korps Adhyaksa tersebut kini sepenuhnya berada di bawah kendali penuntut umum di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Dalam konstruksi dakwaan, Febrie disangkakan melanggar sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. Tak berhenti di situ, perkara ini juga dikaitkan dengan pasal dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Langkah ini menunjukkan ketegasan penuntut umum dalam menjerat pelaku dengan sangkaan berlapis guna memaksimalkan pembuktian aset hasil tindak pidana asal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasca-pelimpahan ini, penuntut umum memiliki tenggat waktu selama 20 hari untuk merampungkan administrasi penyusunan surat dakwaan. Setelah seluruh kelengkapan administrasi terpenuhi, perkara ini akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi untuk memulai tahapan persidangan. Pihak Kejaksaan Agung memastikan bahwa seluruh materi pokok perkara, pembuktian aset, hingga barang bukti akan dibuka secara transparan dalam persidangan yang terbuka untuk umum, sebagai bentuk pertanggungjawaban institusi dalam mengawal integritas hukum di Indonesia. (*)

Berita Terkait

Lima Tersangka Korupsi Proyek Jalan Rp7,6 Miliar di Simeulue Diserahkan ke Kejaksaan, Kerugian Negara Rp851 Juta
Mantan Direktur Bumdesma Pintu Rime Gayo Divonis 5,5 Tahun, Dana Desa 23 Kampung Raib untuk Proyek SPBU
Adik Jenderal Bintang Tiga Tak Kebal Hukum: Mantan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Resmi Ditahan Kasus Pungli PBG dan TPPU
Jadi Tersangka Korupsi CSR BI Rp 28 Miliar Tak Ditahan, Dua Anggota DPR Malah Melenggang Lagi ke Senayan
Penyelidikan Dugaan Korupsi Dana KONI dan Aset PON XXI Aceh Menguak Borok Tata Kelola Rp 165 Miliar
Lingkaran Setan Politik Berbiaya Tinggi: Saat Jabatan Publik Jadi Mesin Pelunasan Utang
Runtuhnya Integritas Kepala Daerah: Pemecatan Bupati Gowa dan Penangkapan Bupati Klaten oleh KPK
Hercules Akui Terima Rp800 Juta dari Pengacara Summarecon, Berdalih Hati Nurani Saat Serahkan ke KPK

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:33 WIB

Pererat Sinergi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Bupati dan Forkopimda Melaksanakan Jumat Keliling

Jumat, 6 November 2026 - 16:59 WIB

Kawal Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Apel Gelar Pasukan dan Lepas Personel Pengamanan ke TPS

Jumat, 6 November 2026 - 16:30 WIB

Kemendagri Apresiasi Kinerja Pemkab Aceh Tenggara, Serapan Anggaran Pemulihan Pascabencana Melonjak hingga 41 Persen

Jumat, 6 November 2026 - 14:23 WIB

BPJS Kesehatan Lakukan Kunjungan Kredensial ke UPTD Puskesmas Lawe Dua, Pastikan Mutu Pelayanan Kesehatan

Kamis, 5 November 2026 - 23:01 WIB

Abi Hasan Ajak Seluruh Anggota DPRK Aceh Tenggara Bersatu Perjuangkan Nasib Petani Leuser dan Keadilan Fiskal Daerah

Kamis, 5 November 2026 - 20:23 WIB

DPRK Agara Sahkan Rp1,145 Triliun, Qanun Perubahan APBK ,Tenjun Bebas Sekitar Rp 85,82 Milyar.

Kamis, 5 November 2026 - 12:08 WIB

Matangkan Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Bersama Jajaran

Kamis, 5 November 2026 - 11:30 WIB

Cegah Curas, Curat dan Curanmor, Sat Samapta Polres Aceh Tenggara Gencarkan Patroli 3C

Berita Terbaru