HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Blood Moon Menyapa Indonesia Malam Ini, Puncak Gerhana 00.31–01.53 WIB

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 8 September 2025 - 02:14 WIB

50653 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Fenomena langit istimewa akan terjadi malam ini, Minggu 7 September 2025. Masyarakat di seluruh wilayah Indonesia dapat menyaksikan gerhana bulan total atau yang dikenal sebagai blood moon. Peristiwa ini akan berlangsung dari pukul 23.27 WIB hingga 02.56 WIB dini hari.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mencatat, gerhana bulan diawali dengan fase gerhana sebagian pada 23.27 WIB. Bulan kemudian sepenuhnya masuk ke dalam bayangan Bumi pada 00.31 WIB, menandai awal gerhana total. Fase puncak berlangsung hingga 01.53 WIB, sebelum gerhana berakhir pada 02.56 WIB.

Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika BRIN, Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa gerhana bulan merupakan momen menarik karena menyingkap bukti bentuk Bumi yang bulat. “Kelengkungan bayangan Bumi saat gerhana sebagian menunjukkan dengan jelas bulatnya Bumi,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gerhana bulan total terjadi ketika Bumi, Matahari, dan Bulan berada pada satu garis lurus saat fase purnama. Orbit Bulan yang sedikit miring membuat gerhana tidak terjadi di setiap purnama. Pada saat gerhana, Bulan akan meredup karena tertutup bayangan Bumi.

Uniknya, cahaya Matahari yang dibiaskan atmosfer Bumi masih mencapai permukaan Bulan. Pembiasan ini membuat Bulan tampak merah darah, sehingga gerhana bulan total kerap disebut blood moon.

Masyarakat dapat menyaksikan fenomena ini dengan mata telanjang tanpa perlu alat bantu khusus. Selama lebih dari satu jam, Bulan purnama akan terlihat memerah di langit malam. Peristiwa ini tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga menjadi pengingat akan keteraturan gerak benda-benda langit dalam tata surya.

Fenomena ini akan menjadi salah satu tontonan astronomi paling dinantikan tahun ini, dan memberi kesempatan langka bagi siapa saja untuk merasakan kedekatan dengan alam semesta. (*)

Berita Terkait

Infrastruktur Mandul di Jantung Ibu Kota Baru, Api Lahap Hutan Embung IKN Tanpa Perlawanan Berarti
Tragedi Kabut Asap di Kalimantan: Habitat Satwa Terancam dan Kesehatan Warga Terpinggirkan
Ancaman Nyata Karhutla: Orangutan Terancam Punah, Kualitas Udara Terus Memburuk
Tragedi Karhutla di Taman Nasional Gunung Palung: Jeritan Satwa dan Perjuangan Petugas Menjinakkan Api yang Sulit Dijangkau
Langit Palangka Raya Berubah Oranye, Kesaksian Aktivis Dayak Patahkan Klaim Istana Soal Karhutla
Kabut Asap Selimuti Aceh Singkil, Warga Keluhkan Dampak Karhutla Lintas Provinsi
Ancaman Asap Tebal di Atmosfer, BMKG Imbau Warga Jakarta Waspada dan Kritik Lambatnya Penanganan Pemerintah
Satu Rumah di Kecamatan Lawe Alas Aceh Tenggara Ludes Terbakar Dini Hari, Penghuni Selamat

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:19 WIB

LPG 3 Kg Sulit Didapat Saat Hujan, Warga Gayo Lues Minta Bupati Turun Tangan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Buntut Penyiraman Jubir PN Pati, KY Ingatkan Ancaman Perendahan Kehormatan Peradilan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan 957 Gram Ganja, Satu Pelaku Ditangkap Satu DPO

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Aparat Gabungan Gerebek Dua Kampung Narkoba di Jakarta Barat, 24 Orang Ditangkap

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Markas Judi Online Terbongkar di Kompleks Militer, TNI Diminta Bersih-Bersih Internal

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:43 WIB

YARA Minta Menteri Imipas Investigasi Dugaan Intervensi dan Penyalahgunaan Kewenangan di Lapas Meulaboh

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:09 WIB

Kurir 35 Kilogram Sabu Asal Sabang Ditangkap di Sumsel, Diduga Terhubung Jaringan Fredy Pratama

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Tim Gabungan Polda Aceh dan Polres Nagan Raya Tindak Dugaan PETI di Beutong, Delapan Orang Diamankan

Berita Terbaru