Koordinator JP Barat Selatan Angkat Bicara, Terkait Pengianiayaan Pemuda Aceh, Asal Bireuen Oleh Oknum TNI

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 30 Agustus 2023 - 01:02 WIB

50388 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH, BARANEWS | Koordinator Jaringan Pemuda Barat selatan Muhammad ArhasĀ  menyampaikan duka cinta mendalam atas meninggalnya Imam Masykur, anak dari ibu Fauziah warga Bireuen yang diduga dianiaya hingga tewas oleh oknum anggota TNI yang bertugas sebagai anggota Paspampres.

Koordinator JP Barsela Muhammad Arhas sangat bersedih dengan kejadian itu dan turut mengecam keras perlakuan tidak manusiawi oknum Paspampres tersebut.

Itu perbuatan melanggar hukum yang membuat sedih rakyat Aceh dan prilaku tidak bermoral Main hakim sendiri seperti itu sangat tidak dibenarkan dalam kamus kita selaku Warga Negara Republik Indonesia,” ujarnya,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ulah oknum TNI khusunya Paspampres itu dinilai telah menciderai rasa keadilan, mencoreng nama baik institusi TNI dan juga Paspampres. Karena itu, ia meminta pelaku dihukum maksimal sebagaimana peraturan dan hukum yang berlaku.

Koordinator jp barsela yang juga seorang aktivis aktif mengawal Aceh itu mendorong proses penegakan hukum dapat dilakukan dengan seadil-adilnya, jangan sampai tindakan di luar batas itu merusak citra TNI dan citra Presiden yang selama ini terus membaik di mata publik.

“Kita meminta kepada penegak hukum untuk melakukan proses yang serius atas yang berlaku dan setransparan mungkin agar citra institusi tidak dirusak oknum tersebut,” harapnya.

Diprihal itu, koordinator JP Barsela juga mengajak seluruh masyarakat khususnya masyarakat Aceh, agar menyerahkan penegakan hukum dilakukan oleh pihak berwenang.

“Kita jangan sampai terprovokasi dengan tindakan oknum tersebut, apalagi dengan narasi yang bangun macam-macam, jangan sampai menimbulkan kegaduhan tak bertepi yang dapat merugikan kita semua,” ucap Muhammad Arhas. (RED)

Berita Terkait

TEROR TERHADAP WARTAWAN FRN ACEH MAKIN BRUTAL! Agus Suriadi Minta Kapolda Perintahkan Kapolres Subulussalam Ringkus Semua Pelaku, Dari OTK Hingga Dalang Intimidasi di Kantor Desa
Transformasi ‘Asabiyyah’ di Era Algoritmik dan Dampaknya Terhadap Polarisasi Sosial-Politik Indonesia
Bea Cukai Banda Aceh Perkuat Sinergi dengan Stakeholder melalui Kegiatan SEUDATI Bersama Travel Umroh dan Perusahaan Jasa Bandara
Bea Cukai Banda Aceh Laksanakan Customs Visit Customers (CVC) dan Serahkan Sertifikat UMKM Binaan kepada CV. Aceh Socolatte
Bea Cukai Banda Aceh dan Satpol PP Aceh Amankan MMEA Ilegal di Aceh Besar
Mahasiswi USM Raih 3 Emas di Kejurnas Angkat Besi 2026
Rahmat Maulana Resmi Terpilih sebagai Formatur HMI Cabang Blangpidie dalam Konfercab ke-Enam, Siap Bawa Arah Baru dan Perkuat Peran Kader di Aceh Barat Daya
Lulus Cum Laude Program Doktor IPS USK, Herman RN Rumuskan Model Mitigasi Konflik Keacehan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 00:28 WIB

Salah Baca Kritik

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:07 WIB

SDN Babah Krung Nagan Raya Gelar Upacara Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:54 WIB

PWI Nagan Raya Berduka, Abang Anggota PWI Agus Salim RZĀ  Tutup Usia

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:29 WIB

Belajar Memahami Anak di Hari Pendidikan Nasional

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:01 WIB

Hardiknas 2026: Momentum Aceh Melompat atau Tertinggal

Kamis, 30 April 2026 - 16:25 WIB

Transformasi ‘Asabiyyah’ di Era Algoritmik dan Dampaknya Terhadap Polarisasi Sosial-Politik Indonesia

Kamis, 30 April 2026 - 03:11 WIB

Kepercayaan Publik yang Retak: Ketika Pemerintah Desa, Media, dan Masyarakat Gagal Bersinergi

Senin, 27 April 2026 - 15:30 WIB

Kapolsek Kuala Berikan Bantuan Masa Panik Untuk Warga Korban Rumah Tertimpa Pohon Di Gunong Reubo

Berita Terbaru

OPINI

Salah Baca Kritik

Senin, 4 Mei 2026 - 00:28 WIB