HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

HMI Komisariat FSH UIN Ar-raniry : krisis kepemimpinan yang spirit dan berkualitas

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 12 Maret 2025 - 19:33 WIB

50853 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Himpunan Mahasiswa Islam adalah organisasi mahasiswa islam terbesar di Indonesia yang memiliki visi yang sangat besar. Sebagai tubuh dari HMI, HMI komisariat FSH memegang peranan yang sangat penting yaitu sebagai mata air pengkaderan HMI. Namun dalam beberapa bulan terakhir ini Komisariat FSH UIN ar-raniry menghadapi tantangan dalam kepemimpinannya dengan berbagai permasalahan yang ada.
Evaluasi menyeluruh menjadi langkah konkrit untuk Komisariat FSH untuk kembali menjadi lebih baik lagi.

1. Ketidakjelasan progres sejak setelah RAK
Sejak terpilihnya pada tanggal 29 September 2024, kepengurusan HMI komisariat FSH belum menunjukkan progres yang signifikan. Dalam 5 bulan terakhir tidak ada langkah strategis atau
percapaianyang dirasakan oleh internal organisasi HMI maupun masyarakat luas.

Sebagai ketua umum yang memiliki pengaruh dan teladan bagi kader-kader nya justru menunjukkan sikap yang tidak bisa di ikuti oleh kader-kader nya. Ketidak mempuan dalam menunjukkan hasil konkrit itu mangancam reputasi komisariat yang dijuluki dengan mata air pengkaderan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

2. Pelanggaran pasal 34 ART HMI/kredibilitas ketua umum dipertanyakan
Hal lain yang memuat adalah ketua umum yang belum menyelesaikan persyaratan untuk menjadi seorang ketua umum yaitu mengikuti Trening LK 2 yang menjadi persyaratan untuk menjadi ketua umum, yang sebagaimana kesepakatan di dalam forum sewaktu melaksanakan RAK( Rapat Anggota Komisariat) jika ketua umum belum melakukan LK 2 dalam jangka waktu tiga 3 bulan setelah terpilih maka ketua umum dianggap tidak layak untuk melanjutkan amanahnya sebagai seorang ketua.

3. Tidak mampunya mengakomodasi pengurus dan kadernya
Ketua Umum gagal dalam memberikan motivasi kepada kader-kadernya untuk menjalankan tugasnya dengan maksimal. Akibatnya banyak potensi kader yang tidak dimanfaatkan sehingga banyak kader-kader yang tidak bisa dirangkul. Ketidak harmonisan ini terjadi akibat buruknya manajemen konflik di dalamnya.

4. Ketua komisariat lepas tanggung jawab dengan begitu saja, seperti ketika terjadinya suatu konflik ataupun masalah didalam kepengurusan internal HmI, ketua tidak hanya tidak mau turun tangan melainkan hanya membiarkan terjadinya perpecahan didalamnya, dan yang kita ketahui bersama komisariat adalah tempat yang paling suci secara kekeluargaan nya.

5. Minimnya visi kepemimpinan
Ketua Umum dianggap tidak memiliki visi yang kuat dalam mengarahkan organisasi. Minimnya inovasi dan inisiatif strategis mebuat komisariat FSH UIN ar-raniry terkesan berjala tanpa arah. Ketua Umum yaitu Muhammad Hafiz perlu segera refleksi yang mendalam atas situasi komisariat saat ini dan mengambil langkah konkrit untuk memperbaiki keadaan komisariat saat ini.

Maka dengan ini kami selalu kader HMI yang peduli terhadap komisariat fakultas syari’ah dan hukum meminta kepada HMI cabang Banda Aceh untuk segera menindak lanjuti permasalahan yang ada di HMI komisariat Fakultas syariah dan hukum tersebut,guna untuk mewujudkan HMI komisariat FSH yang lebih baik lagi.

Katanya : Nyak Faridan dan Imam Ziyadi

Berita Terkait

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Minta Polda Aceh Utamakan Pencegahan: “Sayangi Rakyat Aceh, Jangan Lagi Sakiti Mereka”
Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur
Kabut Asap Tebal Selimuti Aceh, Warga Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan
Asap Karhutla Selimuti 13 Kabupaten Kota di Aceh, Jarak Pandang 2 Kilometer dan Negara Gagal Cegah Bencana Rutin
Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda, Dorong Perkuatan Koordinasi Pemerintahan
Ketua Umum HMI Komisariat se-Kawasan Cabang Banda Aceh: Mendesak MPK PB HMI Menguji Keabsahan Penetapan Pj Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh dan Mengusut Dugaan Politisasi Organisasi Menjelang Kongres
Eks GAM Denmark, Eropa Soroti Lambannya Penyerapan TKD, Minta Pengawasan Diperketat
DTPHP Nagan Raya Raih Penghargaan Peringkat I pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan Tahun 2027 Se Provinsi Aceh

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Kabut Asap Tebal Selimuti Aceh, Warga Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Asap Karhutla Selimuti 13 Kabupaten Kota di Aceh, Jarak Pandang 2 Kilometer dan Negara Gagal Cegah Bencana Rutin

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda, Dorong Perkuatan Koordinasi Pemerintahan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Ketua Umum HMI Komisariat se-Kawasan Cabang Banda Aceh: Mendesak MPK PB HMI Menguji Keabsahan Penetapan Pj Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh dan Mengusut Dugaan Politisasi Organisasi Menjelang Kongres

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Eks GAM Denmark, Eropa Soroti Lambannya Penyerapan TKD, Minta Pengawasan Diperketat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:14 WIB

DTPHP Nagan Raya Raih Penghargaan Peringkat I pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan Tahun 2027 Se Provinsi Aceh

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:57 WIB

DTPHP Nagan Raya Terima Piagam Penghargaan pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan 2027

Berita Terbaru