HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Tim Gabungan Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Gampong Paya Bujok Seuleumak

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 26 November 2025 - 04:27 WIB

50897 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Langsa – Upaya penanganan banjir yang melanda kawasan Gampong Paya Bujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro, terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan dari berbagai unsur. Pada Selasa, 25 November 2025, tim gabungan dari BPBD/DAMKAR Kota Langsa, Basarnas, TNI-POLRI, dan perangkat desa setempat berhasil mengevakuasi sejumlah warga yang terdampak banjir di Dusun Bukit dan Dusun Perumnas dengan selamat ke tempat aman.

Evakuasi dilakukan setelah tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir menyebabkan genangan air mencapai permukiman. Dalam operasi kemanusiaan ini, tim bergerak cepat dan sigap menyusuri wilayah-wilayah yang tergenang, guna menyelamatkan warga yang terisolasi dan tidak dapat menyelamatkan diri sendiri. Di antara warga yang berhasil dievakuasi, terdapat seorang janda dan dua anak yatim di Dusun Bukit yang sempat terjebak banjir saat air mulai meninggi pada pagi hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, beberapa warga lain yang sedang dalam kondisi sakit dan anak-anak kecil juga berhasil dipindahkan dari lokasi-lokasi rawan genangan menuju tempat yang lebih aman. Di kawasan Dusun Perumnas, sebuah mobil ambulans milik BPBD/DAMKAR Kota Langsa serta ambulans dari RSUD setempat turut dikerahkan untuk mengevakuasi seorang warga yang tengah menjalani masa pemulihan setelah menjalani operasi tulang akibat kecelakaan. Ia dibawa ke rumah sakit untuk memastikan kondisi medisnya tetap tertangani dengan baik.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Langsa, Nursal Saputra, menyatakan bahwa operasi evakuasi berjalan lancar berkat koordinasi yang baik antara seluruh unsur yang terlibat. Ia juga memastikan bahwa kondisi keamanan warga tetap menjadi prioritas pemerintah daerah dalam menghadapi bencana banjir yang telah melanda beberapa titik di Kota Langsa selama beberapa hari terakhir.

Menurutnya, kerja sama solid yang terbangun di antara lintas instansi tidak hanya mempercepat proses evakuasi, tapi juga memperlihatkan komitmen bersama dalam melindungi masyarakat. Sinergi antar lembaga, mulai dari unit penyelamat hingga relawan di tingkat gampong, menjadi kekuatan utama dalam menghadapi tantangan di lapangan.

Tim gabungan terus bersiaga menghadapi kemungkinan meningkatnya dampak banjir, mengingat intensitas hujan di wilayah Aceh timur tersebut masih tinggi dan potensi genangan susulan masih mungkin terjadi. Penyaluran bantuan logistik, pendirian posko evakuasi, serta kesiagaan alat-alat evakuasi terus dipastikan dapat diakses dalam kondisi darurat.

Pemerintah Kota Langsa mengimbau kepada masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah rentan genangan atau bantaran sungai, agar tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas di sekitar aliran sungai yang meningkat debit airnya secara signifikan. Warga juga diminta untuk segera melapor kepada pihak berwenang apabila membutuhkan evakuasi atau pertolongan medis.

Kepedulian antarwarga juga menjadi unsur penting dalam menguatkan semangat gotong royong di tengah bencana. Para relawan dari gampong setempat turut membantu penanganan evakuasi, menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi penopang penting dalam operasi penyelamatan.

Diharapkan, evakuasi yang telah berlangsung ini dapat memberikan perlindungan yang dibutuhkan oleh warga terdampak banjir. Pemerintah dan tim gabungan tetap berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat hingga situasi benar-benar terkendali dan aman. Doa dan dukungan bagi keselamatan serta kesehatan korban banjir terus mengalir dari berbagai kalangan, sembari berharap agar kondisi cuaca segera membaik dan aktivitas warga kembali pulih seperti sediakala.

Berita Terkait

Kabut Asap Selimuti Aceh Singkil, Warga Keluhkan Dampak Karhutla Lintas Provinsi
Ancaman Asap Tebal di Atmosfer, BMKG Imbau Warga Jakarta Waspada dan Kritik Lambatnya Penanganan Pemerintah
Satu Rumah di Kecamatan Lawe Alas Aceh Tenggara Ludes Terbakar Dini Hari, Penghuni Selamat
Jalan Badak Gayo Lues Lumpuh Diterjang Banjir, Warga Desak Pemerintah Pusat dan BWS Bertindak
Jebolnya Tanggul Lawe Kisam Perparah Banjir di Aceh Tenggara, Jalan Nasional Kutacane-Medan Lumpuh
Banjir Luas Rendam Jalan Nasional Kutacane-Medan, Akses Lawe Sumur Lumpuh Total
Singapura Tercekik Kabut Asap, Kualitas Udara Terburuk di Dunia
Kabut Asap Selimuti Sampit, Warga Tetap Nekat Berkerumun di Hari Bebas Kendaraan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:10 WIB

MK Perintahkan Presiden dan DPR Revisi UU Peradilan Militer dalam Dua Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru