JAKARTA, 15 September 2026 – Presiden Prabowo Subianto secara mengejutkan melakukan perombakan di jajaran Kementerian Keuangan dengan melantik Prof. Suahasil Nazara, PhD sebagai Menteri Keuangan baru. Pelantikan yang berlangsung di Jakarta, Senin 14 September 2026, ini menandai berakhirnya masa jabatan menteri sebelumnya, Purbaya, dalam Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.
Pergantian kepemimpinan di instansi bendahara negara ini memunculkan beragam spekulasi di tengah tantangan ekonomi yang dinamis. Dalam prosesi resmi yang dipimpin langsung oleh Presiden, Suahasil Nazara diambil sumpahnya untuk menjalankan tugas jabatan sesuai dengan konstitusi. Langkah ini diambil di tengah upaya pemerintah menjaga stabilitas fiskal nasional yang menjadi tulang punggung perekonomian di masa sisa jabatan kabinet saat ini.
Pasca pelantikan, Suahasil menegaskan bahwa mandat utama yang diberikan Presiden Prabowo adalah menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara. Ia menyoroti pentingnya APBN untuk tetap kredibel di mata publik dan pasar, sembari terus mendukung program-program prioritas pemerintah secara efisien. Menanggapi isu perombakan yang mendadak, Suahasil menyebut transisi ini sebagai bagian dari kelanjutan kerja di dalam tubuh Kementerian Keuangan yang harus tetap berjalan optimal dengan dukungan 77.000 pegawai di seluruh Indonesia.
Meski publik mempertanyakan alasan di balik pencopotan Purbaya, Suahasil memilih untuk tidak berkomentar mengenai nasib pendahulunya tersebut. Ia berkomitmen bahwa prioritas utamanya ke depan adalah memastikan defisit anggaran tetap terjaga di bawah ambang batas tiga persen, serta memastikan bahwa setiap rupiah dalam belanja negara mampu menghasilkan output yang maksimal dan bermanfaat bagi masyarakat luas, bukan sekadar pemotongan anggaran semata.








































