slot preparation.lsrs.lu

Polemik Kehadiran Ormas di Tengah Gelombang Demo 27 Agustus: Hercules Beri Klarifikasi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 8 September 2026 - 04:30 WIB

50163 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Aksi unjuk rasa yang berlangsung pada 27 Agustus lalu menyisakan preseden buruk bagi keamanan publik setelah terjadinya tragedi yang merenggut nyawa seorang pedagang lansia di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat. Di tengah memanasnya situasi dan munculnya spekulasi mengenai keterlibatan kelompok massa tak berseragam yang melakukan penyisiran, Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules, akhirnya buka suara untuk menepis tudingan keterkaitan organisasinya dengan insiden tersebut.

Hercules menegaskan bahwa kehadirannya di lapangan pada malam itu murni merupakan inisiatif pribadi dan organisasi untuk menjaga ketertiban di wilayah Jakarta Barat. Ia membantah keras anggapan bahwa kelompoknya terlibat dalam tindakan represif yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Menurutnya, fokus pergerakan massa yang ia pimpin adalah untuk melokalisir wilayah agar kerusuhan yang terjadi di pusat kota tidak meluas ke area hunian warga di Jakarta Barat. Ia berdalih bahwa sebagai bagian dari masyarakat, ia merasa memiliki tanggung jawab moral untuk menenangkan suasana, terutama setelah aksi demonstrasi mahasiswa dibubarkan oleh pihak kepolisian.

Namun, klaim tersebut memicu perdebatan mengenai batas kewenangan organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam ranah keamanan dan ketertiban. Banyak pihak mempertanyakan urgensi turunnya ormas di tengah aksi massa, mengingat otoritas tersebut sepenuhnya berada di tangan aparat penegak hukum. Keberadaan massa tambahan, terlepas dari apa pun tujuannya, dikhawatirkan justru menjadi pemicu eskalasi gesekan antarkelompok yang lebih masif dan sulit dikendalikan. Hercules sendiri menampik tuduhan bahwa aksinya melangkahi wewenang polisi. Ia bersikukuh bahwa tindakan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk melindungi masyarakat kecil yang terdampak oleh kerusuhan, seperti pedagang kaki lima yang tetap beraktivitas di malam hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, publik masih menunggu langkah tegas kepolisian dalam mengusut tuntas peristiwa berdarah tersebut. Pihak kepolisian telah merilis sketsa wajah terduga pelaku yang melakukan aksi anarkis. Terkait hal ini, Hercules menyatakan dukungan penuh terhadap proses hukum yang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kepada aparat berwenang. Ia menekankan bahwa lembaganya tidak kebal hukum dan siap mengikuti setiap proses hukum jika memang terdapat bukti yang mengaitkan oknum anggotanya dalam tragedi di Pejompongan. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat mengenai pentingnya menjaga ruang sipil tetap kondusif tanpa harus mengambil alih tugas negara dalam penegakan keamanan. (*)

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:12 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Lawe Alas melalui Program Polres Kuat

Rabu, 4 November 2026 - 12:19 WIB

Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute

Rabu, 4 November 2026 - 10:17 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Berita Terbaru