slot preparation.lsrs.lu

Perombakan Kabinet: Posisi Menteri Keuangan Kembali Berganti di Tengah Isu Ketegangan Birokrasi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 15 September 2026 - 04:35 WIB

50233 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan pada posisi krusial di kabinetnya dengan melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Pelantikan yang berlangsung di Istana Kepresidenan pada Senin, 14 September 2026 ini menandai kali kedua jabatan bendahara negara berpindah tangan hanya dalam waktu satu tahun sejak Purbaya dilantik pada September 2025 lalu. Pergeseran posisi ini memicu spekulasi luas di ruang publik, terutama terkait stabilitas kebijakan fiskal dan manajemen internal kementerian.

Di tengah dinamika ini, pengamat politik Ray Rangkuti melontarkan pandangan tajam terkait latar belakang pencopotan tersebut. Menurutnya, terdapat dugaan rasa jengkel dari pihak istana terhadap gaya kepemimpinan menteri sebelumnya. Ketegangan disinyalir muncul akibat gesekan antara Kementerian Keuangan dengan Danantara terkait pengelolaan dana sebesar Rp128 triliun. Ketidakselarasan koordinasi yang terdengar hingga ke telinga Presiden Prabowo disebut-sebut menjadi katalisator bagi keputusan mendadak ini.

Menanggapi riuhnya spekulasi tersebut, Juru Bicara Partai Gerindra, Kamrussamad, memberikan bantahan sekaligus penjelasan mengenai urgensi pergantian ini. Ia menampik anggapan bahwa Presiden bertindak atas dasar emosi pribadi. Menurut Kamrussamad, alasan utama perombakan adalah perlunya akselerasi konsolidasi birokrasi di Kementerian Keuangan yang dinilai belum tuntas selama setahun terakhir. Ia menyoroti bahwa sejumlah kebijakan dan komunikasi publik yang dilakukan menteri sebelumnya sering kali sulit diterjemahkan secara teknis oleh jajaran eselon di bawahnya, yang berimbas pada beban APBN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pernyataan pertamanya usai dilantik, Suahasil Nazara menegaskan komitmennya untuk memastikan APBN tetap sehat, kredibel, dan mendukung program prioritas pemerintah. Suahasil mengisyaratkan bahwa fokus utamanya adalah melanjutkan estafet pekerjaan dengan meningkatkan efisiensi belanja tanpa harus memangkas alokasi secara serampangan. Ia menekankan bahwa transisi kepemimpinan ini akan dikelola secara profesional demi menjaga stabilitas ekonomi nasional agar tetap berada di jalur yang diharapkan pasar. Meski publik menuntut kejelasan mengenai nasib kebijakan fiskal ke depan, pemerintah bersikukuh bahwa pergantian ini adalah langkah korektif demi efektivitas kerja kabinet menuju sisa masa jabatan periode 2024-2029. (*)

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru