slot preparation.lsrs.lu

Pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari Kursi Menkeu: Akhir Era Komunikasi Kontroversial

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 15 September 2026 - 04:22 WIB

50195 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan perombakan di jajaran kabinetnya dengan melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan yang baru, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa pada Senin, 14 September 2026. Pergantian ini menandai berakhirnya masa jabatan Purbaya yang belakangan kerap menuai kritik tajam dari berbagai kalangan akibat gaya komunikasinya yang dinilai kurang matang dan cenderung spontan.

Meski pihak Istana hingga kini belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan pencopotan tersebut, pengamat ekonomi menilai langkah ini sebagai konsekuensi dari deretan kegaduhan publik yang dipicu oleh pernyataan-pernyataan sang mantan menteri. Salah satu pemicu utama ketidakpuasan publik adalah insiden pada Oktober 2025, ketika Purbaya melontarkan tudingan adanya dana daerah sebesar Rp5,16 triliun yang mengendap di perbankan, khususnya di Bank Kalsel. Pernyataan yang terburu-buru tersebut dibantah keras oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, yang menegaskan bahwa dana tersebut adalah kas daerah yang dikelola secara transparan dan menghasilkan bunga bagi kas negara. Muhidin bahkan sempat menjuluki Purbaya sebagai sosok yang bertindak seperti “koboi salah tembak” karena dianggap tidak akurat dalam membaca data.

Selain insiden dana daerah, pola komunikasi Purbaya dalam merespons isu-isu strategis nasional juga menjadi sorotan tajam para pakar. Ekonom dari Universitas Gadjah Mada, Defiyan Cori, secara terbuka mengkritik gaya Purbaya dalam menangani polemik utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh). Purbaya dinilai terlalu sering melontarkan pernyataan ke ruang publik terkait skema restrukturisasi utang jangka panjang tanpa disertai kajian mendalam dan pemahaman substansi permasalahan yang memadai. Narasi yang dibangun dianggap berpotensi melimpahkan beban pinjaman kepada pemerintahan mendatang, alih-alih memberikan solusi konkret.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kritik terhadap Purbaya mencerminkan kerinduan publik akan sosok menteri keuangan yang mampu berkomunikasi dengan hati-hati dan berbasis pada data teknis yang valid. Perbedaan gaya yang mencolok antara Purbaya dengan para pendahulunya dinilai lebih banyak menciptakan citra negatif di ruang publik daripada menghasilkan perubahan fundamental dalam pengelolaan keuangan negara. Dengan dilantiknya Suahasil Nazara, kini muncul ekspektasi besar agar Kementerian Keuangan kembali ke jalur kebijakan yang lebih terukur, strategis, dan komunikatif, demi menjaga stabilitas fiskal nasional di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks.

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru