BANDA ACEH — Sebuah lampu hias yang terpasang di salah satu kawasan Kota Banda Aceh menjadi sorotan publik setelah foto dan rekaman videonya menyebar luas di media sosial. Perbincangan muncul ketika sejumlah warganet menilai ornamen pada tiang lampu tersebut tampak menyerupai simbol salib apabila dilihat dari sudut pandang tertentu.
Hingga Rabu (9/9/2026), belum ditemukan keterangan resmi dari Pemerintah Kota Banda Aceh maupun instansi terkait mengenai bentuk desain atau maksud khusus di balik pemasangan ornamen lampu hias tersebut. Penelusuran juga belum menemukan pihak yang secara spesifik bertanggung jawab terhadap desain yang saat ini menjadi pembicaraan.
Pantauan di sejumlah ruas jalan Banda Aceh, lampu hias berbagai bentuk memang telah dipasang pada beberapa titik strategis, terutama dalam rangka menyambut momentum-momentum keagamaan ataupun peringatan hari besar nasional. Pada Ramadan lalu, Pemerintah Kota bersama para mitra berkolaborasi memasang dekorasi lampu warna-warni di jalan-jalan utama untuk memperindah kota dan menciptakan suasana yang nyaman bagi masyarakat.
Menanggapi isu yang berkembang di media sosial, sejumlah warga meminta adanya klarifikasi resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat. Namun, hingga informasi ini dihimpun, anggapan bahwa ornamen lampu hias tersebut menyerupai simbol keagamaan tertentu masih sebatas interpretasi warganet berdasarkan persepsi visual dari sudut pandang tertentu.
Pemerintah Kota Banda Aceh sebelumnya telah menjelaskan bahwa pemasangan lampu hias merupakan upaya memperindah wajah kota serta mendukung kenyamanan ruang publik. Sementara itu, diskusi di ruang digital terus berkembang, menunggu pernyataan resmi dari pihak terkait untuk memastikan desain lampu hias tersebut tidak mengandung makna lain di luar tujuan estetika. (*)








































