HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Ketua UPCS Risky Saputra Ketua UPCS, Serukan Perdamaian dan Solidaritas di Momen Hari HAM

Sumber Infopublik.id

- Redaksi

Selasa, 9 Desember 2025 - 15:48 WIB

50207 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR || Dalam rangka memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM), Risky Saputra, selaku Ketua Ultras Persikabo Curvasud (UPCS) Bogor Raya menyampaikan himbauan kepada seluruh anggota komunitas suporter yaitu menegaskan bahwa nilai-nilai kemanusiaan harus menjadi dasar dalam setiap aktivitas dukungan terhadap Persikabo.

Menurutnya, momentum Hari HAM adalah saat yang tepat untuk kembali menegaskan komitmen suporter terhadap perdamaian, persatuan dan penghormatan terhadap sesama Supporter

Dalam pernyataannya, Selasa (9/12), Ketua UPCS mengajak seluruh suporter untuk senantiasa menjaga solidaritas, persaudaraan, serta komunikasi yang sehat antaranggota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menekankan bahwa, keberagaman dalam komunitas suporter harus dirawat melalui sikap saling menghargai dan keterbukaan. “Dengan menjaga hubungan yang harmonis, UPCS dapat terus menjadi komunitas yang kompak dan dihormati di dunia sepak bola,” tandasnya.

Ia menyoroti pentingnya komunikasi yang baik dalam menyelesaikan setiap perbedaan yaitu Dengan dialog yang santun, setiap potensi gesekan dapat diredam sebelum berkembang menjadi konflik.

Ketua UPCS menegaskan bahwa, budaya saling memahami adalah kunci untuk menjaga kekuatan internal komunitas.

Pada kesempatan peringatan Hari HAM ini, ia menolak keras segala bentuk tindakan negatif seperti kekerasan, provokasi, perusakan fasilitas, ujaran kebencian dan ajakan anarkisme. Ia juga menegaskan bahwa, suporter harus menghindari segala bentuk pelanggaran HAM, seperti diskriminasi, intimidasi, perundungan, atau tindakan yang merendahkan martabat orang lain.

Menurutnya, menjaga kemanusiaan adalah bagian penting dari identitas suporter modern.

Ia juga turut mengimbau seluruh anggotanya, agar tidak terlibat dalam aksi apa pun yang dapat merusak masa depan generasi suporter sepak bola. Ia menekankan bahwa, dunia suporter Indonesia membutuhkan teladan yang mampu menunjukkan bahwa semangat mendukung tim dapat berjalan seiring dengan sikap damai dan bertanggung jawab.

Dengan maraknya aksi unjuk rasa yang anarkis Ia menghimbau agar para supporter, pelajar, mahasiswa dan masyarakat Mengantisipasi adanya flayer flayer ajakan aksi unjuk rasa di momen hari HAM yang jatuh pada tanggal 10 Desember 2025 yang tidak adanya pertanggung jawaban bagi pembuat flayer yang dapat menghasut para generasi muda khususnya supoter Ultras Persikabo Curvasud (UPCS).

Ketua UPCS mengingatkan bahwa, menjadi suporter bukan hanya tentang memberi dukungan di tribun, tetapi juga tentang menjaga nama baik komunitas dan klub. Sikap tertib dan menghormati lingkungan adalah bentuk kontribusi nyata suporter dalam menciptakan dunia sepak bola yang lebih manusiawi, aman dan penuh nilai positif.

Menutup pernyataannya, Ketua Ultras Persikabo Curvasud Bogor Raya mengajak seluruh suporter untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif di wilayah Bogor Raya. “Merawat nilai kemanusiaan dan perdamaian bukan hanya kewajiban di momen Hari HAM, tetapi harus menjadi komitmen sepanjang waktu demi terciptanya budaya suporter yang membanggakan, beradab dan penuh kebersamaan,” pungkasnya. (Red).

Berita Terkait

*Hadiri Gerakan Nasional “AYO Muliakan Sungai”, Wamen Ossy: Memuliakan Sungai Berarti Memuliakan Negara*
Aditya Yusma Tegaskan Mundur dari Partai Rakyat Indonesia, Fokus Kawal Program Jaga Desa
Keluarga Besar Ponpes Tajul Alawiyyin Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Sinergi Jaga Kondusifitas Ramadhan

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Warga Resah, Buaya Ganas Mulai Mengintai di Aliran Sungai Tamiang

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:33 WIB

Pondok Pesantren Darul Mukhlisin di Aceh Tamiang Terendam Banjir, Aktivitas Santri Lumpuh

Selasa, 6 Oktober 2026 - 03:43 WIB

110 Hektare Hutan Produksi di Aceh Tamiang Dibabat untuk Sawit: Ketika Papan Larangan Dicabut dan Hukum Diuji

Senin, 28 September 2026 - 19:27 WIB

Pembukaan 110 Hektare Hutan di Aceh Tamiang Tak Bisa Dibiarkan, Hukum Harus Bongkar Siapa Bekingnya

Senin, 28 September 2026 - 18:59 WIB

Pembukaan 110 Hektare Hutan Produksi di Aceh Tamiang Diduga untuk Sawit, Satu Ekskavator Diamankan

Jumat, 25 September 2026 - 10:59 WIB

Pelayanan Gigi Keliling Polres Aceh Tenggara Curi Perhatian Ketua Umum Bhayangkari di Aceh Tamiang

Jumat, 25 September 2026 - 01:38 WIB

Pemilik Mobil yang Terparkir di Jembatan Kuning Ditemukan Meninggal di Sungai

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Pasokan Ayam MBG di Aceh Tamiang Belum Berizin, Standar Higienis Dipertanyakan

Berita Terbaru