slot preparation.lsrs.lu

Ironi Dana Mengendap: Saat Pemda Gemar Berutang di Tengah Tumpukan Kas

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 10 September 2026 - 02:26 WIB

50218 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 10 September 2026 – Persoalan klasik mengenai tata kelola keuangan daerah kembali mencuat ke permukaan setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti fenomena kelebihan likuiditas yang mengendap di kas pemerintah daerah. Secara konsisten setiap akhir tahun, terdapat sekitar Rp100 triliun dana pemerintah daerah yang tidak terserap dan hanya terparkir di perbankan, sebuah potret ketidakefisienan birokrasi dalam mengeksekusi program pembangunan.

Kritik tajam dilayangkan pemerintah pusat lantaran di saat dana ratusan triliun tersebut justru ‘tidur’ di perbankan, sejumlah daerah justru bersikeras mencari pembiayaan luar melalui penerbitan obligasi. Salah satu sorotan tertuju pada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang tetap bersikukuh untuk menerbitkan obligasi daerah senilai Rp5,2 triliun demi membiayai kebutuhan pembangunan kota. Purbaya menegaskan bahwa seharusnya pemerintah daerah memaksimalkan dana yang telah tersedia di kas daerah sebelum memutuskan untuk menambah beban utang baru. Langkah berutang, menurut pemerintah pusat, idealnya menjadi opsi terakhir dan harus dilakukan dengan kehati-hatian ekstra agar tidak menjadi bumerang bagi keuangan negara di masa depan.

Ketegangan kebijakan ini berpangkal pada risiko moral dan tata kelola. Purbaya secara tegas mengingatkan bahwa pengelolaan dana hasil obligasi yang tidak transparan dan tidak akuntabel berpotensi memicu celah tindak pidana korupsi atau fraud. Ia bahkan berkaca pada preseden buruk di beberapa negara Amerika Latin, di mana keleluasaan pemerintah daerah dalam menerbitkan surat utang justru berujung pada kegagalan kolektif yang akhirnya memaksa pemerintah pusat untuk menanggung beban penyelamatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi masukan pemerintah pusat, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tetap tidak bergeming. Pihaknya menyatakan bahwa kebutuhan pembangunan Jakarta bersifat mendesak dan tidak bisa ditunda, sehingga penerbitan obligasi tersebut tetap menjadi prioritas strategis pemerintah provinsi. Perdebatan ini kini memicu pertanyaan publik yang lebih fundamental: sejauh mana urgensi utang daerah di saat serapan anggaran di seluruh Indonesia masih tergolong rendah? Konflik kepentingan antara ambisi pembangunan daerah dan kedisiplinan fiskal nasional kini menjadi ujian berat bagi manajemen keuangan publik di Indonesia.  (*)

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:12 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Lawe Alas melalui Program Polres Kuat

Rabu, 4 November 2026 - 12:19 WIB

Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute

Rabu, 4 November 2026 - 10:17 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Berita Terbaru