slot preparation.lsrs.lu

Gubernur Papua Barat Daya Bongkar Penguasaan Tanah dan Hutan Papua: “Semuanya Dikuasai Konglomerat dan Orang Luar”

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 5 September 2026 - 14:15 WIB

50214 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Isu penguasaan lahan dan hutan di Papua menjadi perhatian utama Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu. Dalam sambutan pada PAPEDA Summit 2026 yang berlangsung pada Rabu, 2 September 2026, Elisa menyoroti semakin menjauhnya akses masyarakat adat terhadap tanah leluhur mereka. Elisa menyampaikan keprihatinannya di hadapan para pejabat pemerintah dan petinggi TNI yang hadir dalam forum tersebut.

Menurut Elisa, masyarakat Papua kini kerap menjadi pihak yang harus menyewa atau mengontrak lahan di atas tanah yang secara historis merupakan milik leluhur mereka. Ia mengungkapkan, proses penguasaan lahan di Papua selama ini lebih banyak melibatkan pengusaha besar dan pihak dari luar daerah. “Kami tinggal di Papua ini tapi hutan sudah habis, sebab semuanya dikuasai oleh para konglomerat dan orang-orang luar,” ujar Elisa di tengah forum.

Selain menyoroti penguasaan lahan, Elisa juga menyinggung persoalan pertambangan di Papua yang kerap berujung pada temuan keterlibatan pemodal besar, termasuk pejabat tinggi negara. Ia mencontohkan kasus tambang yang pemiliknya diketahui adalah kalangan jenderal dan pengusaha besar nasional. Dalam pandangannya, persoalan ini semakin mempertegas perlunya perlindungan hukum terhadap tanah adat dan eksistensi masyarakat asli Papua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Elisa meminta pemerintah pusat dan daerah untuk memberikan perlindungan secara komprehensif terhadap tanah adat dan hutan Papua. Menurutnya, kebijakan pengelolaan sumber daya alam di Papua, khususnya di wilayah Papua Barat Daya, harus menjadikan keberadaan dan hak-hak masyarakat adat sebagai pertimbangan utama dalam setiap proses pengambilan keputusan.

Elisa Kambu merupakan mantan Bupati Asmat dan telah berkarier lebih dari tiga dekade di birokrasi Papua. Pria kelahiran Ayamaru, 12 Maret 1964 ini terpilih sebagai Gubernur Papua Barat Daya pada Pilkada 2024 dan mulai menjalankan tugas pada Februari 2025. Kariernya dimulai sebagai pendamping program di Bappenas lalu menjabat di berbagai posisi strategis di Merauke hingga Asmat sebelum akhirnya memimpin Papua Barat Daya.

Sebagai gubernur, Elisa kini dihadapkan pada tantangan besar untuk mengawal agenda pembangunan sekaligus memperjuangkan perlindungan hak-hak masyarakat adat dan pengelolaan sumber daya alam yang berkeadilan di tanah Papua. Pemerintah daerah didorong untuk memperkuat landasan perlindungan bagi masyarakat adat dan memastikan setiap kebijakan pembangunan tidak mengorbankan hak-hak tanah ulayat dan keberlanjutan lingkungan di Papua. (*)

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:12 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Lawe Alas melalui Program Polres Kuat

Rabu, 4 November 2026 - 12:19 WIB

Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute

Rabu, 4 November 2026 - 10:17 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Berita Terbaru