slot preparation.lsrs.lu

DPR Pertanyakan Kejanggalan Aset Sitaan Kejaksaan, dari Rekening Uang Triliunan hingga Dugaan Selisih Nilai Tambang Rp10 Triliun

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 10 September 2026 - 02:22 WIB

50232 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 10 September 2026 – Rapat dengar pendapat antara Komisi III DPR RI dengan Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung diwarnai kritik tajam terkait transparansi penanganan barang sitaan negara. Anggota Komisi III DPR RI, Safaruddin, melayangkan protes keras terhadap pola pamer aset berupa uang triliunan rupiah yang kerap dilakukan institusi Kejaksaan di hadapan publik.

Safaruddin mempertanyakan legalitas dan asal-usul rekening yang digunakan dalam pemameran uang sitaan tersebut. Ia menyoroti inkonsistensi penjelasan pihak Kejaksaan yang menyatakan tidak memiliki rekening penampung khusus, namun di sisi lain sering mempertontonkan tumpukan uang tunai dalam jumlah fantastis di depan media. Politisi tersebut mendesak penjelasan mengenai siapa sebenarnya pemilik rekening asal uang tersebut dan mengapa pihak Kejaksaan yang memamerkannya, bukan Kementerian Keuangan sebagai pihak yang berwenang atas aset negara.

Selain persoalan prosedur penampungan aset, rapat tersebut juga mengulas dugaan kerugian negara dalam kasus korupsi Asabri. Safaruddin menyoroti perbedaan nilai aset tambang batubara di Kutai Barat, Kalimantan Timur, yang disita dari tersangka Heru Hidayat. Ia mengungkapkan adanya informasi di lapangan bahwa aset tambang yang diestimasi bernilai Rp11 triliun justru dilelang dengan harga hanya Rp1 triliun, sehingga muncul dugaan hilangnya potensi nilai aset sebesar Rp10 triliun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya menyoroti masalah aset finansial, Safaruddin juga mengkritik kinerja Badan Pemulihan Aset terkait barang sitaan berupa kendaraan bermotor. Ia menilai ketidakmampuan instansi tersebut dalam memfasilitasi balik nama kendaraan sitaan telah menghambat proses pelelangan, karena calon pembeli enggan membeli aset yang tidak memiliki kejelasan administrasi. Ia mendesak agar Badan Pemulihan Aset segera melakukan koordinasi konkret dengan Korlantas Polri untuk menciptakan solusi permanen agar kendaraan sitaan tidak menumpuk dan kehilangan nilai guna akibat kendala administratif yang berlarut-larut.

Menanggapi cecaran tersebut, pihak Badan Pemulihan Aset diminta untuk memberikan jawaban komprehensif mengenai perencanaan anggaran pemeliharaan aset sitaan di seluruh Indonesia, serta memastikan adanya transparansi penuh atas setiap aset yang disita agar tidak menimbulkan spekulasi negatif di masyarakat.

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:12 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Lawe Alas melalui Program Polres Kuat

Rabu, 4 November 2026 - 12:19 WIB

Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute

Rabu, 4 November 2026 - 10:17 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Berita Terbaru