slot preparation.lsrs.lu

Dansatgas TMMD Abdya Himbau Warga Gunung Cut Tidak Merambah Hutan

REDAKSI ABDYA

- Redaksi

Minggu, 26 April 2026 - 17:10 WIB

50238 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Abdya– Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0110/Abdya, Letkol Inf Rana Mega Al-Amin, S.I.P., menghimbau masyarakat di wilayah Desa Gunung Cut, Kecamatan Tangan-Tangan, agar tidak melakukan perambahan hutan guna mencegah terjadinya penggundulan hutan yang berpotensi menimbulkan bencana alam.

Himbauan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi kehutanan yang dilaksanakan dalam rangka program TMMD ke-128, bertepatan dengan pelaksanaan tradisi kenduri Bungong Kayee di Desa Gunung Cut, Kecamatan Tangan-Tangan, Minggu (26/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Letkol Inf Rana Mega Al-Amin menegaskan bahwa aktivitas perambahan hutan dapat berdampak buruk terhadap lingkungan, khususnya memicu terjadinya banjir dan tanah longsor di wilayah pemukiman masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan sebagai upaya mencegah terjadinya bencana alam yang dapat merugikan banyak pihak.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan perambahan hutan, karena penggundulan hutan dapat menyebabkan bencana seperti banjir dan tanah longsor,” ujarnya.

Selain itu, Dansatgas juga mengingatkan bahwa pelaku pembalakan hutan, khususnya di kawasan hutan lindung, dapat dikenakan sanksi pidana sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ia menjelaskan bahwa sanksi hukum terhadap pelaku perusakan hutan telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan masyarakat dapat memahami pentingnya menjaga kelestarian hutan serta mematuhi aturan hukum yang berlaku demi menjaga keselamatan lingkungan dan keberlangsungan hidup masyarakat di masa mendatang.

Kegiatan sosialisasi kehutanan ini merupakan bagian dari program nonfisik TMMD ke-128 Kodim 0110/Abdya yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan dan pencegahan bencana alam.

Berita Terkait

Dari Peternakan hingga Sawah, Jamaluddin Idham Pastikan Program Pertanian Abdya Tepat Sasaran
Hiu Paus Lima Meter Mati Terdampar di Pantai Lama Tuha Abdya, Upaya Penyelamatan Gagal
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Salurkan Ribuan Bibit Kopi
Rumah Masrida Nyaris Tak Layak Huni, KOMPAK Galang Donasi untuk Ibu dan Bayinya 9 Bulan
Balai Pengajian Raudhatul Huda Gelar Lomba 17 Agustus 2026, Semarakkan HUT Kemerdekaan RI
KOMPAK Desak Perusahaan Tambang Babahrot Dihentikan: Jangan Tunggu Banjir Bandang Telan Korban
Hina Ulama Ancam Persatuan, Tgk Misbar AS Salmani Ajak Pemerintah Bertindak Tegas
Dandim Abdya Tegas: Prajurit Terlibat Narkoba Akan Dipecat
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru