Kutacane Bara News Selasa, 8 September 2026.
Bimbingan Teknis bagi Panitia Pemilihan Pengulu kute (P3K) serentak se Aceh Tenggara tahun 2026 yang di ikuti 850 orang peserta dari 116 kute, setiap kute 5 orang 16 kecamatan di Aceh tenggara berlangsung di Aula BAPPEDA setempat minggu 4 september disinyalir menyisakan sejumlah masalah dan pertanyaan bagi publik Aceh Tenggara.
Pasalnya Pelaksana bimbingan teknis ini peserta tampa di bekasi bahan berupa materi sebangai dasar Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi panitia pemilihan pengulu serentak seperti regulasi,petunjuk teknis kerja, keputusan Bupati,Qanun atau UU tentang sistem penyelenggaraan pemilihan pengulu kute serentak tahun 2026.
Sebangaimana penuturan salah seorang peserta Panitia Pelaksana BIMTEK hanya membekali satu buah Pulpen dan satu buah Buku Notes.
selanjutnya Panitia memberikan peserta sneuck dua kali, makan minum satu kali dan Uang Rp 50.000. kepada setiap peserta.
Kegiatan berlangsung dari pagi sampai pukul 15.wib. atau (jam 3 sore)
Dalam pelaksanaan kegiatan hanya di paparkan Nara sumber sejumlah materi tentang pelaksanaan pemilihan pengulu kepada peserta tampa ada bahan bahan yang di butuhkan seperti makalah atau peraturan yang mengatur tentang pelaksanaan pemilihan pengulu kute, jelasnya kepada Bara News di kutacane selasa 8/9/2026.
Zahrul Akmal Kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kute (DPMK) Aceh Tenggara,kepada Media sebangaimana telah di langsir oleh Post kota Sumatera.Com. terbit senin 7 September 2026.
Mengatakan ” Bimtek bagi Panitia Pemilihan Pengulu kute serentak Aceh Tenggara di ikuti 850 orang peserta terdiri dari 116 kute berlangsung selama tiga hari sejak tanggal 4-sampai 6 September dan berakhir pada hari Minggu 6 September 2026.”
Sementara, salah seorang peserta mengatakan kalau kegiatan Bimtek berlangsung dari jam 8.00 wib sampai 15.00. wib pada hari Minggu hayati selama satu hari.
Rizki PPK dan Teguh PPTK kegiatan Bimtek Panitia Pemilihan Pengulu kute serentak Aceh Tenggara yang di selenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyakat Kute setelah di komfirmasi Bara News Aceh selasa 8/9 tidak bersedia memberikan komfirmasi dan memilih bungkam kepada Media.
(Kasirin).








































