HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Luncuran Lava 2.000 Meter, Merapi Tetap Berstatus Siaga Level III

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 6 September 2026 - 17:40 WIB

50205 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YOGYAKARTA |  Gunung Merapi kembali menunjukkan intensitas aktivitas vulkanik yang tinggi pada Jumat, 5 September 2026. Sepanjang hari, sejumlah laporan mencatat puluhan kali guguran lava pijar dari puncak Merapi menuju sektor barat daya, sementara status gunung api ini masih bertahan di Level III atau Siaga.

Berdasarkan data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), sepanjang periode pengamatan 24 jam, terhitung sedikitnya 22 kali luncuran lava pijar meluncur ke arah Kali Sat dan Kali Krasak. Jarak terjauh luncuran lava mencapai 2.000 meter dari kawah puncak. Kondisi visual puncak Merapi pada Jumat terbilang cukup jelas meski sesekali tertutup kabut tipis. Asap kawah putih bertekanan lemah teramati membubung setinggi 15 hingga 50 meter di atas puncak, memperlihatkan aktivitas internal yang masih berlangsung.

Cuaca di sekitar Gunung Merapi hari itu bervariasi dari cerah hingga berawan, dengan hembusan angin yang relatif tenang mengarah ke timur. Suhu udara tercatat berkisar antara 12,9 hingga 26,1 derajat Celsius, kelembapan udara 45 hingga 96,2 persen, dan tekanan udara 876,1 hingga 919,2 milibar. Data kegempaan selama periode pengamatan juga menunjukkan aktivitas internal gunung tetap dinamis, dengan 71 kali gempa guguran, 51 kali gempa hybrid, satu kali gempa vulkanik dangkal, dan satu kali gempa tektonik jauh. Rentetan kegempaan ini memperlihatkan suplai magma masih terus berlangsung ke permukaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Potensi bahaya utama dari aktivitas ini mengancam wilayah selatan-barat daya, termasuk Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer dari puncak, serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng hingga 7 kilometer. Daerah tenggara juga masuk dalam zona rawan, di antaranya Sungai Woro sejauh 3 kilometer dan Sungai Gendol sejauh 5 kilometer. Jika terjadi letusan eksplosif, BPPTKG mengingatkan kemungkinan lontaran material dapat mencapai radius tiga kilometer dari puncak kawah.

BPPTKG mengimbau warga dan seluruh pihak untuk tidak melakukan aktivitas apapun di zona bahaya yang telah ditetapkan. Masyarakat di sekitar Merapi juga diminta mewaspadai ancaman awanpanas guguran dan lahar, terutama saat musim hujan, karena material vulkanik di lereng gunung rentan terbawa aliran air. Selain itu, ancaman abu vulkanik perlu diantisipasi apabila terjadi erupsi yang lebih besar.

Pemantauan aktivitas Merapi dilakukan secara intensif oleh petugas, mengingat posisi gunung ini yang berdekatan dengan daerah padat penduduk di sekitarnya. BPPTKG memastikan, setiap perkembangan terkait aktivitas vulkanik Merapi akan terus diinformasikan dan status gunung akan ditinjau ulang apabila terjadi perubahan signifikan. Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti arahan dari otoritas berwenang.

Berita Terkait

Kabut Asap Selimuti Aceh Singkil, Warga Keluhkan Dampak Karhutla Lintas Provinsi
Ancaman Asap Tebal di Atmosfer, BMKG Imbau Warga Jakarta Waspada dan Kritik Lambatnya Penanganan Pemerintah
Satu Rumah di Kecamatan Lawe Alas Aceh Tenggara Ludes Terbakar Dini Hari, Penghuni Selamat
Jalan Badak Gayo Lues Lumpuh Diterjang Banjir, Warga Desak Pemerintah Pusat dan BWS Bertindak
Jebolnya Tanggul Lawe Kisam Perparah Banjir di Aceh Tenggara, Jalan Nasional Kutacane-Medan Lumpuh
Banjir Luas Rendam Jalan Nasional Kutacane-Medan, Akses Lawe Sumur Lumpuh Total
Singapura Tercekik Kabut Asap, Kualitas Udara Terburuk di Dunia
Kabut Asap Selimuti Sampit, Warga Tetap Nekat Berkerumun di Hari Bebas Kendaraan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:10 WIB

MK Perintahkan Presiden dan DPR Revisi UU Peradilan Militer dalam Dua Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru