HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Webinar GAMIES Aceh bahas saatnya UMKM Melek Hak Kekayaan Intelektual (HKI)

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:33 WIB

50312 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital, kreativitas dan inovasi menjadi aset utama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun di sisi lain, ide, merek, logo, desain, hingga produk yang dihasilkan UMKM juga semakin rentan terhadap praktik peniruan dan pembajakan.

Tanpa perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), sebuah usaha berisiko kehilangan identitas, nilai ekonomi, bahkan pangsa pasar yang telah dibangun.
Menjawab tantangan tersebut, DPW GAMIES Provinsi Aceh kembali menggelar kegiatan edukatif dalam rangkaian Festival Ramadhan Webinar Series GAMIES Aceh 2026 dengan tema “Stop Dibajak! Saatnya UMKM Melek HKI.”
Webinar ini dilaksanakan pada Selasa, 10 Maret 2026, pukul 15.00–16.30 WIB secara daring (live session online).

Kegiatan menghadirkan Dr. (Cn) Teuku Eddy Faisal Rusydi, S.HI., M.Sc., CM., CTT., CTL.(k), seorang konsultan Hak Kekayaan Intelektual dari Jakarta, sebagai narasumber utama yang memberikan pemahaman komprehensif mengenai pentingnya perlindungan HKI bagi pelaku usaha.
Diskusi akan dipandu oleh Nurul Anita, S.I.Kom sebagai moderator, sementara Adhifatra Agussalim, Ketua DPW GAMIES Provinsi Aceh, hadir sebagai keynote speaker yang membuka kegiatan serta menyampaikan pentingnya kesadaran hukum bagi pelaku UMKM dalam melindungi aset intelektual mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam webinar ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai berbagai jenis HKI, lseperti merek dagang, hak cipta, desain industri, dan bentuk perlindungan kekayaan intelektual lainnya. Selain itu, narasumber juga menjelaskan langkah-langkah praktis dalam mendaftarkan merek dan melindungi identitas bisnis, serta strategi menghindari potensi sengketa hukum di masa depan.

Ketua DPW GAMIES Provinsi Aceh dalam sambutannya menegaskan bahwa perlindungan HKI merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun bisnis yang berkelanjutan. Menurutnya, banyak pelaku UMKM yang baru menyadari pentingnya perlindungan merek setelah produknya dikenal luas dan mulai ditiru oleh pihak lain.

“Jangan menunggu produk viral baru panik karena ditiru. Kesadaran untuk melindungi merek dan karya harus dimulai sejak awal agar UMKM memiliki kekuatan hukum dalam menjaga identitas dan nilai bisnisnya,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, GAMIES Aceh berharap semakin banyak pelaku UMKM yang memahami pentingnya perlindungan hukum terhadap karya dan inovasi mereka, sehingga mampu membangun bisnis yang lebih kuat, profesional, dan berdaya saing di pasar nasional maupun global.

“Ramadhan Produktif, UMKM Naik Kelas dan Sadar Hukum karena bisnis yang kuat adalah bisnis yang melindungi karya dan identitasnya,” tutup Adhifatra.

Berita Terkait

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Minta Polda Aceh Utamakan Pencegahan: “Sayangi Rakyat Aceh, Jangan Lagi Sakiti Mereka”
Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur
Kabut Asap Tebal Selimuti Aceh, Warga Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan
Asap Karhutla Selimuti 13 Kabupaten Kota di Aceh, Jarak Pandang 2 Kilometer dan Negara Gagal Cegah Bencana Rutin
Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda, Dorong Perkuatan Koordinasi Pemerintahan
Ketua Umum HMI Komisariat se-Kawasan Cabang Banda Aceh: Mendesak MPK PB HMI Menguji Keabsahan Penetapan Pj Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh dan Mengusut Dugaan Politisasi Organisasi Menjelang Kongres
Eks GAM Denmark, Eropa Soroti Lambannya Penyerapan TKD, Minta Pengawasan Diperketat
DTPHP Nagan Raya Raih Penghargaan Peringkat I pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan Tahun 2027 Se Provinsi Aceh

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Kabut Asap Tebal Selimuti Aceh, Warga Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Asap Karhutla Selimuti 13 Kabupaten Kota di Aceh, Jarak Pandang 2 Kilometer dan Negara Gagal Cegah Bencana Rutin

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda, Dorong Perkuatan Koordinasi Pemerintahan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Ketua Umum HMI Komisariat se-Kawasan Cabang Banda Aceh: Mendesak MPK PB HMI Menguji Keabsahan Penetapan Pj Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh dan Mengusut Dugaan Politisasi Organisasi Menjelang Kongres

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Eks GAM Denmark, Eropa Soroti Lambannya Penyerapan TKD, Minta Pengawasan Diperketat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:14 WIB

DTPHP Nagan Raya Raih Penghargaan Peringkat I pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan Tahun 2027 Se Provinsi Aceh

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:57 WIB

DTPHP Nagan Raya Terima Piagam Penghargaan pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan 2027

Berita Terbaru