slot preparation.lsrs.lu

Tuntutan Kesejahteraan Pekerja: Pemerintah Diminta Segera Benahi Regulasi Ketenagakerjaan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 24 September 2026 - 22:42 WIB

50159 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, akhirnya menemui perwakilan massa buruh untuk menampung sejumlah aspirasi krusial yang dibawa dalam aksi unjuk rasa di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, para pekerja menyerahkan 11 poin tuntutan yang menyoroti persoalan mendasar terkait hak-hak mereka, mulai dari kepastian status kerja hingga perlindungan terhadap praktik outsourcing yang dinilai merugikan.

Demonstrasi yang berlangsung pada Kamis, 24 September 2026, tersebut menjadi pengingat bagi pemerintah mengenai janji-janji kesejahteraan yang sempat digaungkan. Di hadapan perwakilan buruh, Dudung menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menaruh perhatian khusus pada isu perlindungan tenaga kerja dan membuka ruang dialog untuk mencari solusi yang berkeadilan. Namun, janji dialog ini kini ditunggu pembuktiannya oleh kalangan buruh yang telah lama merasakan tekanan ekonomi akibat regulasi yang dianggap belum sepenuhnya memihak pekerja.

Inti dari tuntutan para buruh mencakup desakan terhadap pembahasan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan yang saat ini berada di kursi legislatif. Para buruh menuntut regulasi yang lebih tegas dalam menjamin upah layak, perlindungan bagi pekerja platform, hak atas pesangon, hingga jaminan kebebasan berserikat. Selain menyoal kebijakan, massa juga mendesak pemerintah untuk segera melakukan langkah konkret dalam mencegah penyalahgunaan sistem kontrak dan pemagangan yang kerap menjadi celah eksploitasi di dunia kerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah kini berada dalam posisi yang diawasi ketat, di mana seluruh aspirasi yang telah diserahkan harus dikoordinasikan kembali dengan kementerian serta lembaga terkait. Dengan adanya tuntutan sistematis ini, publik menantikan efektivitas birokrasi dalam merumuskan kebijakan yang tidak sekadar retorika di ruang dialog, melainkan mampu memberikan kepastian masa depan bagi jutaan pekerja di seluruh Indonesia. (*)

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 13:05 WIB

Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 12:37 WIB

Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah

Berita Terbaru