slot preparation.lsrs.lu

Tim Hukum Dokter Tifa Pertanyakan Validitas Keterangan Saksi dalam Sidang Ijazah Joko Widodo

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:45 WIB

50190 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Upaya pembuktian terkait keabsahan ijazah Joko Widodo kembali memanas dalam rangkaian persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis, 22 Oktober 2026. Dalam persidangan tersebut, tim hukum yang mendampingi Dokter Tifa melontarkan kritik keras terhadap keterangan saksi Dumatno Budi Utomo, yang dinilai tidak konsisten serta gagal menjawab substansi pertanyaan mengenai riwayat pendidikan Joko Widodo.

Ketegangan memuncak ketika pihak tim hukum mempertanyakan klaim saksi perihal pendidikan Joko Widodo di SMA 6 Surakarta. Berdasarkan bukti yang diklaim telah dikantongi, tim hukum menyatakan bahwa sekolah tersebut baru berdiri pada 1985, sementara periodisasi pendidikan yang diakui Joko Widodo terjadi antara 1977 hingga 1980. Ketidaksesuaian kronologis ini memicu keraguan mendalam mengenai kebenaran dokumen yang menjadi dasar perkara. Selain itu, tim hukum menyoroti adanya dugaan kepentingan ekonomi dari saksi tersebut, mengingat posisinya yang kini memiliki keterkaitan dengan perusahaan tambang, sebuah fakta yang menurut mereka mencederai eligibilitas saksi di bawah pasal yang berlaku.

Dalam jalannya persidangan, tim hukum juga memaparkan sejumlah dokumentasi foto untuk menguji konsistensi kesaksian Dumatno. Mereka menyoroti perbedaan signifikan pada atribut fisik dan gelar yang tertera dalam foto-foto yang diperlihatkan, yang diklaim sebagai bukti adanya ketidakkonsistenan data identitas. Bahkan, saksi sempat terlihat mundur saat diminta mengonfirmasi penggunaan gelar akademis dalam salah satu foto resmi yang disodorkan tim kuasa hukum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain menyoal kesaksian, tim hukum secara tegas mendesak majelis hakim untuk memerintahkan kehadiran Joko Widodo langsung di persidangan. Mereka mengacu pada preseden hukum di mana kehadiran pelapor dianggap krusial untuk menguji kebenaran materiil perkara. Lebih lanjut, tim hukum meminta agar penyidik kepolisian dihadirkan sebagai saksi verbal untuk mempertanggungjawabkan isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dianggap janggal dan sulit dijelaskan oleh para saksi di muka pengadilan. Rangkaian persidangan ini rencananya akan terus berlanjut dengan menghadirkan saksi-saksi lain pada agenda mendatang guna menguji kebenaran klaim-klaim yang selama ini menjadi sengketa publik. (*)

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru