slot preparation.lsrs.lu

Terendam Banjir, Polres Gayo Lues Bersama TNI, BPBD dan Stakeholder Terkait Lakukan Koordinasi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025 - 15:12 WIB

50782 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren, 26 November 2025 |  Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Gayo Lues sejak dini hari menyebabkan banjir melanda Desa Pasar Badak, Kecamatan Blangkejeren, pada Rabu (26/11) sekitar pukul 06.45 WIB. Peristiwa tersebut langsung mendapat respons cepat dari Polres Gayo Lues, TNI, BPBD, serta sejumlah stakeholder terkait guna memastikan keselamatan warga dan meminimalisir dampak yang ditimbulkan.

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kapolsek Blangkejeren IPTU Syamsuddin, S.H., mengatakan bahwa banjir terjadi akibat meluapnya air sungai yang tidak mampu menampung intensitas hujan yang sangat tinggi. “Air sungai meluap hingga merendam permukiman warga. Akibatnya, akses jalan menuju Kampung Badak sementara waktu tidak dapat dilalui,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi banjir di Desa Pasar Badak terbilang cukup mengkhawatirkan. Tinggi air mencapai sekitar 1 meter dan masih menunjukkan tren kenaikan. Cuaca hujan yang terus berlangsung semakin memperburuk situasi. Hingga berita ini diturunkan, akses jalan menuju Kampung Badak tidak dapat dilalui kendaraan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, aparat memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. “Korban hilang maupun warga yang harus mengungsi juga nihil. Namun terdapat 8 unit rumah yang terdampak banjir,” jelas IPTU Syamsuddin.

Selain itu, fasilitas umum berupa jalan utama di desa tersebut ikut terendam sehingga aktivitas masyarakat ikut terganggu.

Analisa Sementara dan Prediksi Dampak

Petugas menyimpulkan bahwa banjir ini terjadi murni akibat curah hujan tinggi yang memicu meluapnya sungai di sekitar permukiman warga. Posisi desa yang berada dekat aliran sungai turut menjadi faktor penyebab daerah tersebut rentan banjir.

Dengan kondisi air yang masih naik, petugas memprediksi risiko banjir susulan dapat terjadi apabila hujan tidak mereda. “Jika hujan tetap tinggi, banjir diperkirakan dapat meluas dan memperparah kerusakan rumah warga maupun fasilitas umum. Akses jalan menuju Kampung Badak kemungkinan masih akan terputus sampai air surut,” tambahnya.

Polres Gayo Lues bersama TNI, BPBD, dan perangkat desa langsung melakukan koordinasi di lokasi kejadian. Petugas melakukan pemantauan debit air sungai secara berkala serta mendokumentasikan perkembangan situasi untuk dilaporkan kepada pimpinan.

Selain itu, jajaran intelijen Polres Gayo Lues telah diarahkan untuk meningkatkan deteksi dini terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah rawan saat musim hujan.

Dalam rangka mencegah dampak lanjutan, beberapa langkah direkomendasikan jajaran kepolisian diminta meningkatkan kewaspadaan dan deteksi dini terhadap potensi banjir dan tanah longsor, berkoordinasi dengan instansi teknis seperti BPBD untuk mempercepat penanganan akses jalan yang terputus dan petugas Bhabinkamtibmas diminta terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai mitigasi banjir dan langkah-langkah keselamatan saat kondisi darurat.

Upaya bersama diharapkan dapat meminimalisir dampak banjir serta memastikan masyarakat tetap aman. Hingga kini, petugas masih berada di lokasi untuk melakukan pemantauan dan membantu warga yang membutuhkan.

Sumber : Humas Polres Gayo Lues

Berita Terkait

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:36 WIB

Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Kegiatan Kumpul Bersama di Desa Engkeran Simpang Empat

Rabu, 4 November 2026 - 10:17 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Selasa, 3 November 2026 - 01:20 WIB

Polsek Bambel Edukasi Pelajar SMP Negeri 1 Bambel, Ingatkan Bahaya Narkoba hingga Perundungan

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB