MAGELANG | Sebanyak 1.944 calon perwira yang tergabung dalam Prajurit Taruna Akademi TNI dan Bhayangkara Taruna Akademi Kepolisian resmi menyelesaikan pendidikan dasar keprajuritan integratif. Prosesi wisuda bagi para taruna ini dilaksanakan di Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis (8/10/2026), sebagai penanda berakhirnya masa pendidikan dasar selama dua bulan di Resimen Chandradimuka Akademi TNI.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, upacara wisuda tersebut dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, didampingi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak serta Kalemdiklat Polri Rudi Darmoko. Pendidikan integratif ini diikuti oleh 1.595 Taruna Akademi TNI yang terdiri dari Akademi Militer, Akademi Angkatan Laut, dan Akademi Angkatan Udara, serta 349 Taruna dan Taruni dari Akademi Kepolisian.
Program pendidikan bersama ini dirancang sebagai fondasi utama dalam menanamkan nilai-nilai karakter, disiplin, dan profesionalisme sejak dini. Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam kesempatan tersebut menekankan bahwa pengalaman ditempa dalam satu wadah selama pendidikan dasar menjadi bekal penting dalam membangun sinergi dan komunikasi yang solid antara TNI dan Polri saat mereka kelak bertugas di lapangan.
Para taruna dituntut untuk memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi serta penguasaan teknologi yang mumpuni. Hal ini menjadi krusial mengingat kompleksitas tantangan tugas di masa depan yang tidak hanya terbatas pada ancaman keamanan konvensional, tetapi juga mencakup ancaman siber, disinformasi, kejahatan lintas negara, hingga penanggulangan bencana yang memerlukan respons terpadu.
Setelah upacara wisuda ini, para prajurit taruna akan melanjutkan tahapan pendidikan lanjutan di akademi masing-masing. Semangat kebersamaan yang telah dibentuk selama dua bulan terakhir diharapkan menjadi modal utama bagi mereka dalam memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara. (*)








































