slot preparation.lsrs.lu

Sidang Dokter Tifa Memanas, Hakim Skors Persidangan Gara-Gara Rebutan Ijazah Jokowi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:51 WIB

50144 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik dengan terdakwa Tifauzia Tyassuma atau yang dikenal sebagai Dokter Tifa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur berlangsung ricuh hingga berujung pada skorsing sidang oleh majelis hakim.

Kericuhan bermula dari perdebatan sengit antara kuasa hukum terdakwa dengan jaksa penuntut umum terkait permintaan untuk menunjukkan ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Berdasarkan informasi yang dihimpun, perdebatan tersebut dipicu oleh keterangan saksi Freddy Alex Damanik di persidangan yang mengaku pernah diperlihatkan hasil pindai atau scan ijazah oleh Jokowi.

Keterangan saksi itu kemudian menjadi dasar bagi kuasa hukum Dokter Tifa untuk meminta jaksa menghadirkan dan menunjukkan ijazah asli Jokowi yang disebut telah disita oleh Polda Metro Jaya. Kuasa hukum menilai, dokumen asli tersebut penting untuk dicocokkan kebenarannya dengan hasil scan yang disebut-sebut pernah diperlihatkan kepada saksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun permintaan tersebut ditolak jaksa. Jaksa penuntut umum berpendapat bahwa permintaan penasihat hukum harus disesuaikan dengan relevansi keterangan saksi dan koridor pembuktian perkara pencemaran nama baik itu sendiri, bukan melebar ke substansi keaslian ijazah yang bukan menjadi objek perkara.

Penolakan jaksa membuat kuasa hukum Dokter Tifa bersikeras. Adu argumen tak terhindarkan, kedua belah pihak saling mempertahankan pendiriannya dengan nada tinggi di hadapan majelis hakim. Situasi ruang sidang yang seharusnya menjunjung etika peradilan berubah menjadi arena perdebatan yang memanas.

Melihat situasi yang tidak lagi kondusif, Ketua Majelis Hakim akhirnya mengambil tindakan tegas. Dengan nada keras, hakim mengetuk palu dan menyatakan sidang diskors. Bahkan hakim dengan tegas melarang siapa pun berteriak di dalam ruang sidang dan mempersilakan pihak yang ingin berdebat untuk melakukannya di luar.

Peristiwa memanasnya sidang ini terjadi pada Kamis, 15 Oktober 2026. Sikap hakim yang sampai harus mengusir perdebatan keluar ruang sidang menjadi potret betapa rapuhnya etika beracara di persidangan yang semestinya mengedepankan argumentasi hukum, bukan adu suara.

Skorsing sidang akibat rebutan soal ijazah ini juga kembali membuka pertanyaan publik soal arah pembuktian perkara. Ketika persidangan pencemaran nama baik justru berubah menjadi sidang pembuktian ijazah, publik patut mempertanyakan relevansi dan fokus penegakan hukum yang tengah berjalan di PN Jakarta Timur tersebut. (*)

Berita Terkait

Bareskrim Usut Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Wapres Gibran, Putusan MK Jadi Rujukan Penyidik
Jokowi Hormati Proses Hukum Terkait Wacana Pemakzulan Wapres Gibran
Mabes Polri Dalami Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol dan Aliran Dana Judi Online di Kasus Penyadapan Presiden
Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri
Irjen Ahrie Sonta Bersikap Kooperatif dan Siap Buka Tabir Kasus Dugaan Penyadapan Presiden
Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Asing di Istana Hari Ini
ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun
Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:33 WIB

Pererat Sinergi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Bupati dan Forkopimda Melaksanakan Jumat Keliling

Jumat, 6 November 2026 - 16:59 WIB

Kawal Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Apel Gelar Pasukan dan Lepas Personel Pengamanan ke TPS

Jumat, 6 November 2026 - 16:30 WIB

Kemendagri Apresiasi Kinerja Pemkab Aceh Tenggara, Serapan Anggaran Pemulihan Pascabencana Melonjak hingga 41 Persen

Jumat, 6 November 2026 - 14:23 WIB

BPJS Kesehatan Lakukan Kunjungan Kredensial ke UPTD Puskesmas Lawe Dua, Pastikan Mutu Pelayanan Kesehatan

Kamis, 5 November 2026 - 23:01 WIB

Abi Hasan Ajak Seluruh Anggota DPRK Aceh Tenggara Bersatu Perjuangkan Nasib Petani Leuser dan Keadilan Fiskal Daerah

Kamis, 5 November 2026 - 20:23 WIB

DPRK Agara Sahkan Rp1,145 Triliun, Qanun Perubahan APBK ,Tenjun Bebas Sekitar Rp 85,82 Milyar.

Kamis, 5 November 2026 - 12:08 WIB

Matangkan Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Bersama Jajaran

Kamis, 5 November 2026 - 11:30 WIB

Cegah Curas, Curat dan Curanmor, Sat Samapta Polres Aceh Tenggara Gencarkan Patroli 3C

Berita Terbaru