slot preparation.lsrs.lu

Putusan Banding Kasus Chromebook: Nadiem Makarim Tetap Lawan Vonis Bersalah

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 24 September 2026 - 22:54 WIB

50208 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Kekecewaan mendalam menyelimuti mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, setelah Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Jakarta menjatuhkan putusan banding dalam perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook. Meski hukuman penjara dipotong dari 10 tahun menjadi 9 tahun dan nominal uang pengganti turut dikoreksi, Nadiem secara tegas menolak hasil tersebut dan menyatakan akan menempuh upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung.

Dalam keterangannya usai persidangan yang berlangsung pada Kamis, 24 September 2026, Nadiem menekankan bahwa fakta persidangan telah mengungkap ketiadaan kerugian negara, nihilnya aliran dana, serta tidak ditemukannya konflik kepentingan dalam proyek tersebut. Baginya, keputusan hakim mengabaikan fakta-fakta kunci dan menepikan hati nurani. Ia menilai bahwa kriminalisasi yang menimpanya tidak hanya merusak reputasi pribadi, tetapi juga mencederai kredibilitas sistem penegakan hukum di Indonesia.

Senada dengan Nadiem, mantan Menteri Perdagangan, Thomas Lembong, yang turut hadir memberikan dukungan, menyoroti adanya keganjilan dalam jalannya persidangan. Berdasarkan pengamatannya terhadap bahasa tubuh para hakim dan jaksa, Lembong menilai aparat penegak hukum tersebut berada dalam kondisi tertekan. Ia pun mengkritik bahwa penegakan hukum saat ini cenderung menciptakan musuh baru, termasuk dengan melibatkan korporasi global seperti Google dalam pusaran perkara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lembong menyatakan bahwa kasus ini merupakan ujian berat bagi integritas cabang yudikatif. Ia berharap pimpinan lembaga penegak hukum dapat bertanggung jawab atas kondisi yang menurutnya jauh dari kondusif tersebut. Di sisi lain, Nadiem menegaskan bahwa dirinya tidak akan menyerah. Ia masih memupuk optimisme bahwa Mahkamah Agung akan memiliki keberanian moral untuk membebaskan dirinya dari dakwaan yang ia yakini sebagai bentuk kriminalisasi, demi mengembalikan marwah keadilan di tanah air. (*)

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 13:05 WIB

Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 12:37 WIB

Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah

Berita Terbaru