slot preparation.lsrs.lu

Prabowo Subianto: BUMN Selama Ini Jadi Sapi Perah Penguasa dan Sarang Penipuan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 22 September 2026 - 04:46 WIB

50202 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Presiden Prabowo Subianto secara terbuka melontarkan kritik tajam terhadap tata kelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang selama ini dinilai telah menyimpang jauh dari fungsinya sebagai pilar ekonomi rakyat. Dalam sebuah diskusi mendalam yang berlangsung pada 22 September 2026, Prabowo menyoroti bagaimana entitas negara tersebut justru kerap dijadikan alat bagi kepentingan politik dan sumber pendanaan bagi penguasa, alih-alih memberikan kontribusi optimal bagi kesejahteraan masyarakat.

Menurut Prabowo, praktik lancung dalam tubuh BUMN sudah terjadi sejak lama, di mana jajaran direksi sering kali lebih lihai dalam melakukan manipulasi laporan keuangan demi mengejar bonus. Ia mengungkapkan pola kecurangan yang terstruktur, mulai dari mark-up anggaran hingga penyalahgunaan aset negara yang merugikan keuangan publik secara masif. Presiden menegaskan bahwa fenomena ini membuat negara menanggung kerugian yang tidak sedikit, terutama di sektor konstruksi dan pengelolaan properti seperti hotel milik negara yang dianggap tidak efisien.

Sebagai langkah tegas untuk membersihkan birokrasi, pemerintah kini telah mengambil kebijakan drastis dengan menutup ratusan BUMN yang dinilai tidak sehat dan hanya membebani anggaran. Prabowo bahkan memerintahkan jajarannya untuk terus melanjutkan proses penutupan perusahaan pelat merah yang bermasalah agar menyisakan entitas yang benar-benar kuat dan menguntungkan. Pemerintah juga mewacanakan pembentukan pengadilan ad hoc untuk menginvestigasi direksi yang terlibat dalam kerugian negara selama 30 tahun terakhir. Meski demikian, ia membuka peluang amnesti bagi pelaku yang bersedia kooperatif, mengaku, dan mengembalikan dana negara melalui skema justice collaborator.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengenang fase terendah dalam perjalanan karier politiknya pasca-1998, di mana ia sempat dituduh melakukan penculikan dan makar. Ia menceritakan bagaimana sosok kesatria cahaya atau Warrior of the Light melalui literatur Paulo Coelho menjadi pegangan moralnya untuk bangkit kembali. Presiden menekankan bahwa prinsip untuk tidak mudah menyerah dan terus bekerja demi tujuan negara adalah landasan utama yang membuatnya tetap tegak berdiri hingga memegang mandat sebagai kepala negara saat ini. (*)

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru