slot preparation.lsrs.lu

Perdebatan Sengit Reforma Agraria: Natalius Pigai Kritik Kebijakan Lahan Era Jokowi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 20 September 2026 - 06:46 WIB

50277 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Diskusi tajam mengenai realisasi program perhutanan sosial dan redistribusi tanah di Indonesia mengemuka dalam tayangan yang dikutip dari kanal Talk Show tvOne RELOAD. Dalam perbincangan yang berlangsung pada 20 September 2026, aktivis Natalius Pigai melontarkan kritik keras terhadap pemerintah terkait lambatnya penanganan sengketa lahan, salah satunya menyoroti kasus di Kota Dumai yang hingga kini diklaim belum menemukan titik terang meski telah melalui proses presentasi kepada otoritas terkait. Pigai menilai kebijakan pemerintah dalam membagikan sertifikat tanah seringkali hanya menjadi retorika politik yang tidak menyentuh akar persoalan keadilan bagi rakyat kecil, bahkan ia menyebut pernyataan presiden mengenai penyerahan konsesi tanah kepada masyarakat hanyalah janji kosong.

Menanggapi kritik tersebut, Nusron Wahid membela langkah pemerintah dengan menegaskan bahwa reforma agraria yang dijalankan selama masa pemerintahan Joko Widodo telah dilakukan secara sistematis dan terukur. Nusron berargumen bahwa pemberian sertifikat serta hak guna usaha kepada masyarakat adalah bentuk nyata keberpihakan negara untuk mengentaskan kemiskinan melalui kepastian hukum atas lahan. Menurutnya, kegalauan pihak oposisi terhadap program ini merupakan bentuk perbedaan paradigma, di mana pemerintah fokus pada legalitas akses bagi rakyat kecil, bukan sekadar distribusi yang tidak teratur.

Ketegangan memuncak ketika diskusi bergeser pada isu penguasaan lahan oleh tokoh-tokoh besar dan pengusaha. Pigai menantang narasi pemerintah dengan mempertanyakan keadilan dalam distribusi tanah, sembari mendesak transparansi mengenai akses lahan bagi petani di sekitar wilayah konsesi perusahaan. Sementara itu, Nusron menepis tuduhan yang mengaitkan presiden dengan praktik komprador, dengan dalih bahwa aktivitas usaha pribadi presiden dilakukan sebelum menjabat dan tidak terkait dengan penyalahgunaan kekuasaan. Debat ini mencerminkan betapa peliknya tantangan agraria di Indonesia yang terus menjadi arena pertarungan klaim keberpihakan antara negara dan rakyat kecil. (*)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru