HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Penutupan Sungai di Rumah Bundar Hampir Rampung, Jalan Nasional Aceh Tenggara Segera Normal

Sumber Infopublik.id

- Redaksi

Senin, 15 Desember 2025 - 21:23 WIB

501,151 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_2

oplus_2

Aceh Tenggara, 15 Desember 2015 — Balai Pelaksanaan Jalan Nasional ruas batas Gayo Lues- Kutacane- Batas Sumut, Upaya penanganan penutupan sungai yang sempat menghambat akses jalan nasional di wilayah Desa Rumah Bundar, Kabupaten Aceh Tenggara, kini memasuki tahap akhir dan dipastikan rampung sesuai target. Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah 3.5 Aceh menargetkan pekerjaan selesai besok siang, sehingga akses vital tersebut dapat kembali dilalui masyarakat.

Hal itu disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BPJN Wilayah 3.5 Aceh, Jaya Yuliadi, S.T., saat dikonfirmasi pada Senin sore sekitar pukul 17.20 WIB di Desa Simpur. Dalam kesempatan tersebut, Media didampingi Jamal B, Sekretaris Jenderal LSM Komando Garuda Sakti Aliansi.

Menurut Jaya Yuliadi, progres pekerjaan penutupan sungai saat ini hanya menyisakan sekitar 10 meter lagi. “Jika kondisi air tidak kembali membesar, insyaallah besok siang pekerjaan penutupan sungai dapat diselesaikan. Setelah itu, kami langsung melanjutkan dengan pembuatan badan jalan agar arus lalu lintas bisa segera normal kembali,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, percepatan penanganan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap masyarakat, mengingat jalan nasional tersebut merupakan jalur utama yang sangat menentukan kelancaran aktivitas warga dan distribusi logistik. “Kami kejar target karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Jika akses ini terputus terlalu lama, roda ekonomi dan distribusi kebutuhan pokok pasti terganggu,” tegasnya.

BPJN Wilayah 3.5 Aceh, lanjut Jaya Yuliadi, memberikan prioritas tinggi terhadap pemulihan infrastruktur di kawasan terdampak bencana, khususnya pada jalur strategis yang menghubungkan antarwilayah di Aceh Tenggara. Kelancaran akses jalan dinilai krusial untuk mendukung aktivitas ekonomi, pelayanan sosial, serta mobilitas masyarakat.

Sementara itu, salah seorang operator alat berat excavator senior di Kabupaten Aceh Tenggara, Jukar, menjelaskan alasan lamanya proses penutupan tanggul yang telah berlangsung hampir empat hari. Menurutnya, kondisi medan di lokasi pekerjaan sangat berat. “Material di lokasi didominasi pasir sedimen dengan lapisan batu besar yang keras. Karena itu, pengerjaan harus dilakukan secara estafet dengan mengerahkan empat unit alat berat,” jelas Jukar.

Penanganan penutupan sungai dan perbaikan jalan nasional di Desa Rumah Bundar ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan BPJN Aceh dalam memastikan infrastruktur jalan dan jembatan nasional tetap berfungsi optimal, aman, dan layak dilalui, khususnya di wilayah yang rawan bencana alam.

liputan :Zulkifli,S.Kom

Pimpinan Redaksi Baranews

Berita Terkait

18 Alat Berat dari Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat Dikirim Rusak ke Aceh Tenggara, Pemulihan Bencana Dipermainkan
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Banjir Abadi Desa Kuning 1: Saat Pemerintah Aceh Bungkam, Warga Memanggil Gubernur Jawa Barat dan BPJN Aceh Dituding Tutup Mata
Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres Hadiri Kegiatan Minggu Kasih di HKBP Maranatha,, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas
Pengurus Baitul Mal Aceh Tenggara Enam Bulan Belum Gajian
Kematian Kilat Buron Lapas Kutacane Setelah Ditangkap, Ada Apa di Balik Penjemputan Itu?
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah IWarga Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu
Setelah Setahun Lebih Buron, Ishak alias Icak yang Kabur dari Lapas Kutacane Ditangkap di Kamar Rumahnya Sendiri

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Senat Mahasiswa UIN Ar-Raniry Berbagi, Hadirkan Kepedulian di Tengah Masyarakat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Lindungi Hak Rakyat, Sayed Habiburrahman Minta Pemberantasan Mafia BBM di Aceh Dikawal hingga Tuntas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Penyelidikan Dugaan Korupsi Dana KONI dan Aset PON XXI Aceh Menguak Borok Tata Kelola Rp 165 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:10 WIB

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Minta Polda Aceh Utamakan Pencegahan: “Sayangi Rakyat Aceh, Jangan Lagi Sakiti Mereka”

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Kabut Asap Tebal Selimuti Aceh, Warga Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Asap Karhutla Selimuti 13 Kabupaten Kota di Aceh, Jarak Pandang 2 Kilometer dan Negara Gagal Cegah Bencana Rutin

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda, Dorong Perkuatan Koordinasi Pemerintahan

Berita Terbaru