slot preparation.lsrs.lu

Pemulihan Pascabencana Dimulai, Bupati Gayo Lues Instruksikan Percepatan Pekerjaan Tanpa Penundaan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026 - 02:07 WIB

50448 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Memasuki fase pemulihan pascabencana, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues mulai menggerakkan seluruh sumber daya untuk memastikan percepatan pembangunan dan pemulihan infrastruktur dilakukan secara menyeluruh dan terukur. Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si., menginstruksikan seluruh perangkat daerah dan mitra kerja untuk tidak menunda langkah-langkah percepatan pemulihan. Instruksi ini disampaikan langsung pada Kamis (22/01/2026), sebagai bentuk kesiapan penuh pemerintah daerah dalam mengembalikan kondisi pascabencana ke situasi yang lebih stabil dan produktif.

Bupati menegaskan bahwa kinerja seluruh jajaran pemerintahan tidak boleh mengendur dalam masa-masa penting seperti ini. Setiap target harus ditetapkan secara jelas, dikerjakan dengan cepat dan tetap mengedepankan ketelitian serta akuntabilitas dalam pelaksanaannya. Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues merancang penyusunan surat kesepakatan bersama dengan para vendor terkait, guna menjamin pelaksanaan pekerjaan pembangunan hunian sementara (Huntara) dapat diselesaikan tepat waktu. Kesepakatan tersebut akan mengatur target kerja secara rinci berikut batas waktu penyelesaian, demi mencegah keterlambatan serta menjaga kualitas pembangunan.

Salah satu titik fokus utama dalam masa pemulihan ini adalah perbaikan jalan di kawasan Atu Bale, yang dirancang sebagai jalur alternatif penghubung antara Kecamatan Terangun dengan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Perbaikan akses ini dinilai sangat penting baik dalam jangka pendek maupun sebagai bagian dari pembangunan jangka panjang, mengingat vitalnya jalur tersebut bagi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komando Distrik Militer 0113/Gayo Lues telah menyiagakan alat berat untuk mendukung percepatan pekerjaan di lapangan. Dandim 0113/GL, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, S.H., dalam laporan terbarunya mengonfirmasi bahwa tiga unit ekskavator telah diterima dan siap dioperasikan. Pemerintah Kabupaten Gayo Lues secara khusus meminta bantuan penggunaan salah satu unit ekskavator untuk sementara digunakan dalam pembukaan jalan di Atu Bale, sebelum unit tersebut digerakkan kembali ke wilayah Pining untuk pengerjaan lainnya.

Wakil Bupati Gayo Lues, Maliki, SE., M.Ap., ikut menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh elemen yang telah terlibat dalam upaya pemulihan kondisi pascabencana. Ia menegaskan bahwa komitmen dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh berbagai pihak menjadi kunci dalam membangkitkan Gayo Lues dari tekanan akibat bencana. Ia juga menyerukan kepada seluruh satuan kerja perangkat daerah untuk terus menjaga semangat kerja yang tinggi dan segera menuntaskan pembangunan Huntara di berbagai titik terdampak.

Isu pembebasan lahan untuk pembangunan hunian tetap (Huntap) di Gayo Lues juga menjadi perhatian pusat. Pemerintah pusat dan provinsi menunjukkan respons positif atas usulan yang disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, namun meminta agar seluruh data kepemilikan lahan diserahkan secara lengkap dan terperinci. Hal ini meliputi lahan milik pribadi, aset daerah, maupun lahan yang berada dalam areal hutan lindung. Data yang akurat diperlukan sebagai dasar hukum dalam penyusunan kebijakan pembebasan lahan yang sesuai regulasi dan berpihak kepada masyarakat.

Secara khusus, Bupati meminta Inspektorat Daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk segera memeriksa harga tanah di beberapa lokasi yang direncanakan menjadi kawasan Huntap, dengan batas waktu pelaporan maksimal dua hari. Bupati berharap bahwa, dengan dasar data yang jelas dan valid, pemerintah pusat dapat menetapkan kebijakan pembebasan tanah sehingga masyarakat tidak lagi terbebani tanggung jawab untuk membeli lahan di saat pemulihan pascabencana masih berlangsung.

Langkah pemulihan juga diarahkan pada upaya kebangkitan sektor ekonomi masyarakat, khususnya pertanian. Bupati secara tegas mendorong Dinas Pertanian untuk segera menjalin koordinasi aktif dengan kementerian terkait. Pemerintah daerah berharap dukungan kementerian dapat mencakup program-program seperti penyediaan alat pertanian, bantuan bibit, dan pemanfaatan potensi lahan pertanian baru yang dapat menjadi tumpuan ekonomi masyarakat ke depan. Menurut Bupati, penguatan sektor pertanian menjadi bagian strategis dalam menciptakan ketahanan masyarakat secara ekonomi, sekaligus membuka lapangan kerja pascabencana.

Kesiapan Polri juga menjadi bagian integral dalam percepatan pemulihan. Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K., menyatakan komitmen penuh untuk mendukung kelancaran distribusi material pembangunan Huntara ke wilayah-wilayah terdampak, khususnya yang memiliki akses sulit. Polres Gayo Lues akan mengerahkan personel dan fasilitas yang dimiliki untuk memastikan pengangkutan berjalan aman dan tepat waktu, sehingga target penyelesaian konstruksi dapat tercapai, terlebih dalam upaya penyelesaian sebelum momentum Hari Raya yang akan datang.

Dengan soliditas lintas sektor dan komitmen penuh dari pemimpin daerah hingga satuan pelaksana di lapangan, masa pemulihan di Kabupaten Gayo Lues terus dipacu. Pemerintah berharap bahwa, melalui pendekatan sigap dan kolaboratif ini, masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas kehidupan dengan lebih baik dan lebih kuat dari sebelumnya. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah
Quick Response Personel Batalyon D Pelopor Bersama Masyarakat Padamkan Kebakaran Rumah di Gayo Lues

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB