SUKA MAKMUE — Pemerintah Kabupaten Nagan Raya kembali mendapatkan dukungan anggaran dari Kementerian Desa untuk mempercepat pembangunan dan pemulihan sejumlah gampong, khususnya yang terdampak bencana banjir.
Bantuan tambahan anggaran tersebut mencapai Rp3.573.000.000 (tiga miliar lima ratus tujuh puluh tiga juta rupiah), yang bersumber dari Direktorat Sarana dan Prasarana serta Direktorat Sosial Budaya Kementerian Desa.
Anggaran tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kebutuhan pembangunan di tingkat gampong, antara lain pembangunan jalan gampong, jembatan gampong, gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pasar gampong, pengelolaan sampah, serta program ketahanan pangan.
Adapun gampong penerima bantuan tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Beutong sebanyak empat gampong, Kecamatan Darul Makmur sebanyak tiga gampong, dan Kecamatan Tripa Makmur sebanyak satu gampong.
Bupati Nagan Raya Dr.Teuku Raja Keumangan.S,H,M,H Mengatakan melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan (DPMGP4) Kabupaten Nagan Raya, Said Mudhar, M.Pd., M.M., menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat pemulihan gampong yang terdampak bencana banjir.
Menurut Said Mudhar, bantuan tersebut tidak terlepas dari arahan Bupati Nagan Raya Dr. Teuku Raja Keumangan, S.H., M.H., yang meminta jajaran DPMGP4 untuk terus melakukan komunikasi dan koordinasi secara intensif dengan Kementerian Desa.
“Instruksi Bapak Bupati kepada kami di DPMGP4 adalah melakukan komunikasi secara intensif dengan Kementerian Desa agar gampong-gampong yang terdampak bencana banjir beberapa waktu lalu mendapatkan perhatian dan dapat segera bangkit kembali,” ujar Said Mudhar. Kamis, 1/10/2026
Ia menjelaskan, proses mendapatkan dukungan anggaran tersebut dilakukan melalui kerja sama dan koordinasi berbagai pihak. Mulai dari Sekretaris Daerah selaku koordinator, DPMGP4, SKPK terkait, P3MD, para camat, pendamping kecamatan, keuchik, hingga pendamping desa.
Seluruh pihak bersama-sama mempersiapkan dokumen dan proposal usulan yang kemudian disampaikan kepada Kementerian Desa. Bahkan, tim dari Kementerian Desa turun langsung ke lapangan untuk melakukan verifikasi faktual terhadap kondisi gampong yang diusulkan.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama dan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, kecamatan, pemerintah gampong, pendamping desa dan seluruh pihak terkait, seluruh dokumen dapat kami persiapkan. Tim dari Kementerian Desa juga telah turun langsung melakukan verifikasi faktual ke lapangan,” jelasnya.
Penandatanganan Kerja Sama di Jakarta
Sebagai tindak lanjut atas persetujuan bantuan tersebut, Kepala DPMGP4 Kabupaten Nagan Raya bersama para keuchik gampong penerima bantuan melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Kementerian Desa.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 30 September 2026 dan Kamis, 1 Oktober 2026, bertempat di Aula Direktorat Sarana dan Prasarana Kementerian Desa, Jakarta.
Said Mudhar berharap bantuan tersebut dapat segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mempercepat pemulihan serta pembangunan di gampong penerima.
Ia juga mengingatkan para keuchik agar seluruh anggaran digunakan secara tepat sasaran, transparan dan bertanggung jawab, sesuai petunjuk teknis serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kami meminta kepada para keuchik agar bantuan ini dapat segera direalisasikan sesuai juknis dan peraturan yang berlaku, sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat. Kita ingin pembangunan ini memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat gampong,” tegas Said Mudhar.
Usulan Gampong Lain Terus Dipersiapkan
Lebih lanjut, Said Mudhar mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Nagan Raya tidak berhenti pada bantuan yang telah diperoleh saat ini.
DPMGP4 bersama jajaran terkait sedang mempersiapkan bahan usulan program pembangunan gampong lainnya untuk diajukan kepada Kementerian Desa.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemkab Nagan Raya untuk membuka sebanyak mungkin peluang dukungan pembangunan dari pemerintah pusat bagi gampong-gampong di wilayah Kabupaten Nagan Raya.
Selain itu, Pemkab Nagan Raya juga telah menyampaikan proposal usulan pembangunan kantor keuchik kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Pembangunan sarana pemerintahan gampong tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan administrasi dan pelayanan publik kepada masyarakat.
“Proposal pembangunan kantor keuchik di Kabupaten Nagan Raya juga telah kami usulkan kepada Kemendagri. Harapannya, ke depan sarana pemerintahan gampong semakin baik sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara lebih optimal,” tutup Said Mudhar.
Pemerintah Kabupaten Nagan Raya terus mendorong sinergi dengan pemerintah pusat agar pembangunan gampong tidak hanya berjalan, tetapi juga mampu mempercepat pemulihan pascabencana, memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan pelayanan publik, serta membuka ruang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Nagan Raya. (*)










































