slot preparation.lsrs.lu

Pemkab Gayo Lues Imbau ASN Hidup Sederhana untuk Teladan dan Dekat dengan Masyarakat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 2 September 2025 - 00:50 WIB

50817 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menyerukan pentingnya hidup sederhana bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah. Seruan ini disampaikan oleh Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Gayo Lues, Amrin ST, saat memimpin apel pagi gabungan di halaman Setdakab, Senin (1/9/2025).

Menurut Amrin, pola hidup sederhana perlu menjadi pedoman bagi ASN di tengah meningkatnya dinamika sosial di tingkat nasional, termasuk gelombang unjuk rasa dan demonstrasi yang belakangan merebak di sejumlah daerah di Indonesia. Fenomena itu, katanya, tidak terlepas dari ekspresi masyarakat terhadap kesenjangan gaya hidup.

“Hal ini disebabkan oleh gaya hidup yang ada di tengah-tengah kita,” ungkap Amrin di hadapan peserta apel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan, gaya hidup mewah atau berlebihan di kalangan aparatur pemerintah berpotensi menimbulkan persepsi negatif di masyarakat. Karena itu, ia melarang ASN menggunakan pakaian maupun perhiasan bermerek yang dapat menimbulkan kecemburuan sosial.

“Kami menghimbau kita semua untuk hidup pola sederhana,” tegasnya.

Amrin mengingatkan, masyarakat sering kali menilai ASN hanya dari penampilan luar, tanpa mempertimbangkan latar belakang sumber penghasilan. “Orang-orang tidak peduli Bapak Ibu sekalian dapat sumber uang dari kebun kopi atau kakao, namun anggapan negatif bisa tetap bermunculan,” ujarnya menutup arahan.

Pesan ini sekaligus menjadi refleksi agar ASN tidak hanya menjadi pelayan publik yang profesional, tetapi juga memberi teladan dalam sikap dan gaya hidup. Pemerintah daerah menilai, dengan hidup sederhana, ASN dapat lebih dekat dengan masyarakat, memperkuat kepercayaan publik, dan mengurangi potensi kecemburuan sosial yang dapat memicu keresahan. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya
Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru