slot preparation.lsrs.lu

Pemerintah Gencarkan Transisi Energi, Tekan Impor BBM di Tengah Ancaman Geopolitik

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 18 September 2026 - 03:58 WIB

50201 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 17 September 2026 – Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mulai mengambil langkah strategis untuk memperkuat kemandirian energi nasional. Dalam Sidang Paripurna Dewan Energi Nasional (DEN) pertama tahun 2026 yang digelar di Istana Merdeka, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa stabilitas pasokan bahan bakar minyak (BBM) menjadi prioritas utama di tengah ketidakpastian situasi geopolitik global.

Bahlil mengungkapkan bahwa cadangan nasional BBM saat ini berada di angka 18 hingga 20 hari. Sebagai langkah antisipasi jangka panjang, pemerintah kini tidak hanya berfokus pada pemanfaatan B50 dari campuran Crude Palm Oil (CPO) dan metanol, tetapi juga mulai menyusun peta jalan untuk pengembangan E20 hingga E50. Langkah ini ditempuh sebagai upaya konkret menekan ketergantungan impor solar, terutama untuk jenis CN48. Pemerintah juga berencana melakukan eksplorasi besar-besaran terhadap cekungan minyak baru serta mengoptimalkan sumur-sumur tua dengan intervensi teknologi.

Dalam kebijakan tata kelola sektor migas, Bahlil menegaskan rencana pembentukan Badan Usaha Khusus (BUK) yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Lembaga ini nantinya akan difungsikan untuk mempercepat perizinan lintas sektor yang selama ini dianggap menghambat peningkatan lifting minyak nasional. Meski demikian, rencana ini masih menyisakan pertanyaan besar terkait fleksibilitas negosiasi dan efektivitas regulasi di lapangan yang nantinya akan dituangkan dalam pembahasan undang-undang migas bersama DPR.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait isu subsidi yang kerap meleset dari sasaran, Bahlil memberikan imbauan keras kepada masyarakat kelas atas yang masih menggunakan BBM bersubsidi. Ia menekankan perlunya kesadaran kolektif bagi pemilik kendaraan mewah untuk beralih ke BBM non-subsidi agar alokasi anggaran negara dapat dirasakan oleh rakyat yang benar-benar membutuhkan. Pemerintah kini tengah menimbang langkah regulasi yang lebih tegas agar penyaluran subsidi BBM di masa depan dapat berjalan tepat sasaran dan tidak membebani APBN secara berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru