HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Pemerintah Aceh Kerahkan Relawan ASN Tahap Dua, Fokus Pemulihan Sekolah di Aceh Tamiang

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 5 Januari 2026 - 00:02 WIB

50253 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH — Pemerintah Aceh kembali memperkuat langkah penanganan pascabencana dengan mengintensifkan pengiriman relawan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke wilayah terdampak. Melalui rapat koordinasi yang digelar di Posko Tanggap Darurat, Kantor Gubernur Aceh, Kamis (1/1/2026), disepakati bahwa penugasan Relawan ASN Tahap Dua akan difokuskan pada pemulihan fasilitas pendidikan di Kabupaten Aceh Tamiang.

Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, dan dihadiri para Asisten Sekda serta seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA). Konsolidasi ini menjadi bagian penting dalam merancang strategi rehabilitasi dampak bencana, khususnya menjelang dimulainya kembali aktivitas pendidikan di wilayah yang terdampak parah.

Dalam keterangannya, M. Nasir menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran ASN Pemerintah Aceh yang telah bekerja tanpa kenal lelah sejak masa tanggap darurat berlangsung. Menurutnya, semangat kolaborasi dan solidaritas yang ditunjukkan oleh para ASN selama ini telah memberi dampak signifikan dalam membantu masyarakat yang terdampak banjir dan longsor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Aceh mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh SKPA dan ASN yang telah bersama-sama bekerja keras selama masa tanggap darurat ini,” kata M. Nasir.

Ia menekankan bahwa prioritas utama tahap penugasan kali ini adalah percepatan pembersihan dan pemulihan sekolah. Sekda berpandangan bahwa fasilitas pendidikan harus segera dikembalikan fungsinya mengingat proses belajar-mengajar anak-anak Aceh akan segera dimulai.

“Jika sekolah-sekolah tidak segera dapat difungsikan, maka akan sangat berdampak buruk pada proses belajar mengajar yang akan segera dimulai,” ujarnya.

Penugasan Relawan ASN Tahap Dua akan dilaksanakan selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Januari 2026. Setiap SKPA akan mengerahkan hingga 75 persen dari total ASN-nya untuk turun langsung ke Aceh Tamiang. Para relawan akan difokuskan pada pembersihan ruang kelas, lingkungan sekolah, dan peralatan penunjang pendidikan lainnya, termasuk meja, kursi, serta sarana sanitasi.

M. Nasir menegaskan bahwa gotong royong dan kerja kolektif masih menjadi kunci keberhasilan dalam fase pemulihan ini. Ia mendorong seluruh elemen pemerintah daerah untuk bersatu dan kembali menunjukkan komitmen dalam membantu masyarakat bangkit pascabencana.

“Semua kita harus bahu membahu, bekerja maksimal sesuai kemampuan masing-masing, untuk bersama-sama bergerak ke Aceh Tamiang pada tahap dua ini,” tegasnya.

Penugasan ini merupakan kelanjutan dari pengiriman Relawan ASN Tahap Pertama yang telah dilaksanakan pada 29–30 Desember 2025. Saat itu, ASN dari lingkungan Pemerintah Aceh telah diterjunkan ke sejumlah daerah terdampak banjir dan tanah longsor di berbagai kabupaten. Mereka terlibat aktif dalam kegiatan pembersihan rumah warga, fasilitas umum, serta membagikan bantuan logistik di lapangan.

Langkah pelibatan ASN ini menjadi bentuk konkret komitmen Pemerintah Aceh dalam membangun kembali daerah-daerah terdampak bencana secara cepat dan terpadu. Seiring dengan menurunnya intensitas hujan, proses rehabilitasi kini memasuki tahap yang lebih teknis dengan menitikberatkan pada pemulihan fungsi pelayanan dasar, termasuk sektor pendidikan yang menjadi tumpuan masa depan anak-anak di wilayah terdampak. (*)

Berita Terkait

Penyelidikan Dugaan Korupsi Dana KONI dan Aset PON XXI Aceh Menguak Borok Tata Kelola Rp 165 Miliar
Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Minta Polda Aceh Utamakan Pencegahan: “Sayangi Rakyat Aceh, Jangan Lagi Sakiti Mereka”
Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur
Kabut Asap Tebal Selimuti Aceh, Warga Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan
Asap Karhutla Selimuti 13 Kabupaten Kota di Aceh, Jarak Pandang 2 Kilometer dan Negara Gagal Cegah Bencana Rutin
Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda, Dorong Perkuatan Koordinasi Pemerintahan
Ketua Umum HMI Komisariat se-Kawasan Cabang Banda Aceh: Mendesak MPK PB HMI Menguji Keabsahan Penetapan Pj Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh dan Mengusut Dugaan Politisasi Organisasi Menjelang Kongres
Eks GAM Denmark, Eropa Soroti Lambannya Penyerapan TKD, Minta Pengawasan Diperketat

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:19 WIB

Skandal Berulang Solar Subsidi di Nagan Raya, Dari Drum di Beutong Hingga Truk Tangki 5 Ton

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Silaturahmi Tampa Batas Ketua DPW PA Nagan Raya dengan Ketua PDI Perjuangan Aceh, Dorong Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Dari Aspirasi ke Sawah, Jamaluddin Idham Salurkan 18 Hand Traktor untuk Petani Nagan Raya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Irigasi Kembali Berfungsi, Petani Alue Seupeung Bersiap Olah 55 Hektare Sawah Melalui Program Rehab Kementan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Satreskrim Polres Nagan Raya Amankan Truk Tangki Diduga Angkut 5.000 Liter Bio Solar Bersubsidi

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Pengawasan Dana Desa Diperkuat, Bupati TRK Ingatkan Pentingnya Tertib Administrasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Polemik Keaslian Ijazah Jokowi Berlanjut, Kuasa Hukum Roy Suryo Tantang Pembuktian di Pengadilan

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Tim Penasihat Hukum Roy Suryo Ngotot Minta Jokowi Dihadirkan di Persidangan

Berita Terbaru