HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Pemberdayaan Perempuan Tim Penggerak PKK Desa Padang Luas Melalui Pelatihan Budidaya Jamur Merang Skala Rumah Tangga Berbasis Tandan Kosong Kelapa Sawit Menggunakan Keranjang Sampah

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 28 September 2026 - 21:46 WIB

50139 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelalawan — Tim Pengabdian kepada Masyarakat melaksanakan kegiatan pemberdayaan perempuan melalui pelatihan budidaya jamur merang skala rumah tangga berbasis pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit (TKKS) di Desa Padang Luas, Kabupaten Pelalawan. Kegiatan ini menyasar anggota Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa Padang Luas sebagai mitra kegiatan.

Kegiatan pengabdian dibuka oleh Sekretaris Desa Padang Luas, Armad Bagas, S.Kom. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan dukungan terhadap kegiatan pemberdayaan masyarakat yang memanfaatkan potensi lokal dan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Padang Luas, khususnya bagi anggota TP-PKK.
Kegiatan ini diketuai oleh Winda Herman, S.P., M.T., dengan anggota Tengku Indira Larasati, S.H., M.H., Rohatul Qolby, S.Kom., M.Tr.Kom., Nurul Qolbi El Azizah, S.T., M.T., Ir. Riri Nasirly, S.T., M.Sc., IPM, AER, dan Dr. Cecep Ijang Wahyudin, S.P., M.P. Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan mahasiswa, yaitu Indyra Arifah Nurul Ikhwan, Bayu Mahendra, dan Fitra Ramadhan.

*Mengubah Limbah Kelapa Sawit Menjadi Potensi Produktif*

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota TP-PKK Desa Padang Luas dalam memanfaatkan tandan kosong kelapa sawit (TKKS) sebagai media budidaya jamur merang menggunakan keranjang sampah plastik.

Sebagai salah satu daerah yang memiliki aktivitas perkebunan kelapa sawit, Desa Padang Luas memiliki potensi sumber daya lokal berupa TKKS. Selama ini, TKKS lebih banyak dipandang sebagai produk samping dari aktivitas perkebunan.

Melalui kegiatan pengabdian ini, tim memperkenalkan alternatif pemanfaatan TKKS sebagai bagian dari media budidaya jamur merang.
Pendekatan yang diperkenalkan juga dirancang sederhana dan dapat diterapkan pada skala rumah tangga. Salah satu inovasi yang digunakan adalah pemanfaatan keranjang sampah plastik sebagai wadah budidaya.

Penggunaan keranjang sampah dipilih karena mudah diperoleh, praktis, dan memungkinkan proses budidaya dilakukan dalam skala kecil dengan kebutuhan tempat dan investasi yang relatif sederhana.

*Pelatihan Dilakukan Secara Teori dan Praktik*

Kegiatan tidak hanya dilakukan melalui penyampaian materi, tetapi juga dilanjutkan dengan praktik secara langsung. Peserta diperkenalkan pada tahapan dasar budidaya jamur merang, mulai dari pengenalan bahan, persiapan TKKS sebagai media, penyiapan keranjang sampah sebagai wadah, penyusunan media, hingga pemeliharaan selama proses budidaya.

Melalui praktik tersebut, peserta memperoleh pengalaman langsung mengenai bagaimana TKKS dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari proses produksi jamur merang.

Peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan terkait proses budidaya, kondisi media, pemeliharaan, serta kemungkinan penerapan metode tersebut di lingkungan rumah masing-masing.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme peserta yang terlihat dari keterlibatan aktif selama penyampaian materi maupun praktik. Anggota TP-PKK juga menunjukkan ketertarikan terhadap peluang pengembangan budidaya jamur merang sebagai kegiatan produktif yang dapat dilakukan dari rumah.

*Mendorong Pemberdayaan Perempuan di Tingkat Rumah Tangga*

Pemberdayaan perempuan menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan ini. Melalui pelatihan, anggota TP-PKK tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mendapatkan keterampilan praktis yang dapat dikembangkan secara mandiri.

Budidaya jamur merang skala rumah tangga memiliki peluang untuk dikembangkan secara bertahap. Dengan memanfaatkan bahan lokal berupa TKKS dan sarana sederhana seperti keranjang sampah plastik, masyarakat dapat memulai kegiatan budidaya dalam skala kecil sebelum dikembangkan lebih lanjut.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif aktivitas produktif bagi perempuan di Desa Padang Luas, sekaligus membuka peluang untuk mengembangkan hasil budidaya menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.

*Mendukung Pemanfaatan TKKS dan Ekonomi Sirkular*

Selain aspek pemberdayaan perempuan, kegiatan ini juga mengangkat isu pemanfaatan limbah dan penerapan prinsip ekonomi sirkular.

TKKS yang merupakan produk samping dari aktivitas perkebunan kelapa sawit diarahkan untuk dimanfaatkan kembali dalam kegiatan produktif. Pendekatan ini memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa material yang sebelumnya dianggap sebagai limbah masih dapat memiliki nilai guna apabila dikelola dan dimanfaatkan secara tepat.

Integrasi antara pemanfaatan TKKS, budidaya jamur merang, penggunaan keranjang sampah, dan pemberdayaan perempuan diharapkan dapat menjadi contoh sederhana penerapan konsep pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan.

*Sinergi Perguruan Tinggi dan Masyarakat*

Kegiatan pengabdian ini menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam memberikan solusi yang aplikatif berdasarkan potensi dan kondisi masyarakat setempat.
Keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan juga menjadi bagian dari proses pembelajaran berbasis masyarakat. Mahasiswa memperoleh pengalaman dalam berinteraksi langsung dengan masyarakat, mendukung proses pelatihan, serta memahami penerapan ilmu pengetahuan dalam menyelesaikan permasalahan dan mengembangkan potensi lokal.

Tim pengabdian berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi TP-PKK Desa Padang Luas untuk mengembangkan kegiatan budidaya jamur merang secara mandiri dan berkelanjutan.

*Harapan Keberlanjutan Program*

Ke depan, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada tahap pelatihan, tetapi dapat dilanjutkan melalui praktik budidaya secara mandiri oleh anggota TP-PKK. Pengembangan dapat dilakukan secara bertahap, mulai dari peningkatan kapasitas budidaya, pengelolaan hasil panen, hingga pengembangan produk dan pemasaran.

Dengan adanya pemanfaatan TKKS sebagai bahan lokal, penggunaan keranjang sampah sebagai wadah sederhana, serta keterlibatan aktif perempuan melalui TP-PKK, program ini diharapkan mampu memberikan manfaat dalam aspek peningkatan keterampilan, pemanfaatan sumber daya lokal, pengurangan limbah, dan peluang pengembangan ekonomi rumah tangga.

Kegiatan pemberdayaan perempuan TP-PKK Desa Padang Luas ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendorong masyarakat untuk melihat potensi yang ada di lingkungan sekitar dan mengubahnya menjadi sesuatu yang lebih produktif, bernilai guna, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Bener Meriah Gelar Dialog Budaya Gayo Dalam Rangka Peringatan Hari Budaya Tahun 2026
Banjir Kembali Mengancam Kampung Agusen, BPBD Gayo Lues Dirikan Empat Tenda Darurat
BPBD Gayo Lues Siapkan Normalisasi Sungai Aih Bobo, Pekerjaan Ditargetkan Mulai 19 Oktober
Ada Apa Dengan PWI Aceh …?
Kepsek SMAN Plus Riau Luruskan Isu LKBB, Tegaskan Jaga Kepercayaan Sponsor
Proyek Pembangunan Jembatan Layang Enang – Enang Segera Dimulai. Pagu Anggaran Rp 800 Miliar
Viral Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Malang, Kepala Sekolah Diduga Tampar Siswa Karena Seragam Lurik
Bangkai Mamalia Laut Diduga Paus Ditemukan di Pantai Bakau Indragiri Hilir

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Asap Karhutla Racuni 13 Juta Warga, 277 Ribu Terserang ISPA dan 62 Ribu Korban Balita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru