SUKA MAKMUE — Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) resmi terbentuk di Kabupaten Nagan Raya. Kehadiran wadah ini diharapkan menjadi langkah penting dalam memperkuat koordinasi antara petani, pemerintah daerah, serta para pengguna jaringan irigasi dalam mengelola dan menjaga ketersediaan air untuk kebutuhan pertanian.
Pembentukan P3A tersebut berlangsung di Balai Pertanian Kabupaten Nagan Raya, Selasa (22/9/2026). Kegiatan ini menjadi momentum bagi para petani untuk membangun komunikasi yang lebih baik dalam pengelolaan air irigasi, khususnya dalam mendukung produktivitas lahan pertanian di Kabupaten Nagan Raya.
P3A merupakan wadah bagi para petani pemakai air untuk berperan aktif dalam pengelolaan jaringan irigasi.
Dengan adanya organisasi tersebut, berbagai persoalan yang selama ini dihadapi petani terkait pembagian dan ketersediaan air diharapkan dapat dibahas secara bersama dan dicarikan solusi secara musyawarah.
Sementara itu, Komisi Irigasi Kabupaten merupakan wadah koordinasi dan komunikasi antara pemerintah kabupaten/kota, perwakilan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), serta para pengguna jaringan irigasi.
Perkuat Tata Kelola Air untuk Petani
Dalam pelaksanaannya, Komisi Irigasi Kabupaten memiliki sejumlah tugas penting, di antaranya merumuskan kebijakan pengelolaan serta peningkatan jaringan irigasi.
Selain itu, Komisi Irigasi juga berperan dalam menyusun rencana tahunan pembagian dan pemberian air irigasi, memberikan rekomendasi mengenai prioritas alokasi dana pengelolaan irigasi, serta membahas berbagai persoalan, sengketa maupun kendala yang muncul dalam pengelolaan air di wilayah layanan irigasi.
Dengan terbentuknya P3A, para petani diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat jaringan irigasi, tetapi juga memiliki peran lebih besar dalam menjaga, mengawasi, dan mengelola pemanfaatan air secara bersama-sama.
Pengelolaan air yang baik dinilai sangat penting bagi keberlangsungan sektor pertanian, mengingat ketersediaan air menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga produktivitas sawah dan meningkatkan kesejahteraan petani.
DTPHP Nagan Raya Sambut Baik Terbentuknya P3A
Secara terpisah, media ini mengonfirmasi terkait terbentuknya P3A kepada Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Nagan Raya, Marzuki, S.E.
Marzuki sebelumnya membenarkan adanya keluhan masyarakat, khususnya petani, terkait kondisi dan pengelolaan irigasi yang membutuhkan perhatian serta koordinasi bersama.
Dengan terbentuknya P3A, diharapkan aspirasi dan berbagai persoalan yang dihadapi petani dapat disampaikan melalui wadah yang lebih terorganisasi sehingga pemerintah daerah dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kebutuhan di lapangan.
Marzuki juga menyampaikan ucapan selamat kepada ketua terpilih P3A. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik dan menjadi jembatan komunikasi antara petani dengan pemerintah.
“Selamat kepada ketua terpilih P3A. Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan mampu membawa organisasi ini menjadi wadah yang bermanfaat bagi para petani,” ujar Marzuki.
Ia berharap keberadaan P3A dapat semakin memperkuat kebersamaan petani dalam menjaga jaringan irigasi serta menciptakan tata kelola air yang adil, tertib dan berkelanjutan.
Dengan semangat kebersamaan, irigasi bukan hanya soal aliran air ke sawah, tetapi juga tentang bagaimana menjaga harapan dan masa depan para petani Nagan Raya. (*)








































