slot preparation.lsrs.lu

Mobil Berpelat TNI Terparkir di Lobi BNPB Usai Informasi OTT KPK Mencuat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:10 WIB

50282 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Suasana tidak biasa terlihat di kompleks Badan Nasional Penanggulangan Bencana setelah beredar informasi operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi di lingkungan lembaga tersebut. Sejumlah mobil berpelat TNI tampak terparkir di area lobi gedung BNPB, memunculkan tanda tanya besar di tengah upaya pengungkapan kasus dugaan korupsi.

Pantauan di lokasi pada Selasa malam 13 Oktober 2026, beberapa unit kendaraan dinas dengan pelat TNI memasuki area gedung. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah anggota TNI juga terlihat masuk ke dalam gedung BNPB. Hingga Selasa malam, belum ada konfirmasi resmi mengenai tujuan kedatangan anggota TNI tersebut ke gedung BNPB.

Kejanggalan semakin terasa ketika sejumlah petugas keamanan di lokasi sempat melarang awak media mengambil gambar di area gedung BNPB. Pelarangan terhadap kerja jurnalistik di lembaga publik yang tengah disorot kasus korupsi justru menambah kecurigaan akan adanya upaya menutup akses informasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton, mengaku belum mengetahui adanya informasi OTT yang melibatkan KPK.

“Kami belum dapat memberikan keterangan apa pun karena kami belum tahu apa-apa,” kata Berton saat dikonfirmasi.

Ia bahkan menegaskan sejak pagi hingga siang hari tidak ada OTT di kantor BNPB dan aktivitas pelayanan berjalan seperti biasa.

“Yang pasti dari pagi sampai siang tidak ada OTT di kantor BNPB dan tetap memberikan pelayanan seperti biasa,” jelasnya.

Pernyataan tersebut bertolak belakang dengan konfirmasi Ketua KPK Setyo Budiyanto yang membenarkan adanya OTT di lingkungan BNPB.

“Benar,” kata Setyo saat dikonfirmasi.

“Ada beberapa pihak yang sudah diamankan dan sedang diminta keterangan,” ujarnya.

Kehadiran mobil berpelat TNI di tengah operasi senyap lembaga antirasuah menimbulkan pertanyaan kritis. Apa kepentingan institusi militer di kantor lembaga sipil penanggulangan bencana pada saat KPK tengah bekerja? Mengapa akses media justru dibatasi ketika prinsip transparansi seharusnya dikedepankan?

Tanpa penjelasan resmi, publik wajar menduga ada upaya mengaburkan persoalan. BNPB sebagai lembaga yang dibiayai uang rakyat dan mengelola urusan kemanusiaan seharusnya membuka diri, bukan justru menutup pintu informasi dengan dalih pelayanan normal. (*)

Berita Terkait

Bareskrim Usut Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Wapres Gibran, Putusan MK Jadi Rujukan Penyidik
Jokowi Hormati Proses Hukum Terkait Wacana Pemakzulan Wapres Gibran
Mabes Polri Dalami Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol dan Aliran Dana Judi Online di Kasus Penyadapan Presiden
Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri
Irjen Ahrie Sonta Bersikap Kooperatif dan Siap Buka Tabir Kasus Dugaan Penyadapan Presiden
Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Asing di Istana Hari Ini
ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun
Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:33 WIB

Pererat Sinergi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Bupati dan Forkopimda Melaksanakan Jumat Keliling

Jumat, 6 November 2026 - 16:59 WIB

Kawal Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Apel Gelar Pasukan dan Lepas Personel Pengamanan ke TPS

Jumat, 6 November 2026 - 16:30 WIB

Kemendagri Apresiasi Kinerja Pemkab Aceh Tenggara, Serapan Anggaran Pemulihan Pascabencana Melonjak hingga 41 Persen

Jumat, 6 November 2026 - 14:23 WIB

BPJS Kesehatan Lakukan Kunjungan Kredensial ke UPTD Puskesmas Lawe Dua, Pastikan Mutu Pelayanan Kesehatan

Kamis, 5 November 2026 - 23:01 WIB

Abi Hasan Ajak Seluruh Anggota DPRK Aceh Tenggara Bersatu Perjuangkan Nasib Petani Leuser dan Keadilan Fiskal Daerah

Kamis, 5 November 2026 - 20:23 WIB

DPRK Agara Sahkan Rp1,145 Triliun, Qanun Perubahan APBK ,Tenjun Bebas Sekitar Rp 85,82 Milyar.

Kamis, 5 November 2026 - 12:08 WIB

Matangkan Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Bersama Jajaran

Kamis, 5 November 2026 - 11:30 WIB

Cegah Curas, Curat dan Curanmor, Sat Samapta Polres Aceh Tenggara Gencarkan Patroli 3C

Berita Terbaru