slot preparation.lsrs.lu

Longsor dan Banjir Landa Puluhan Titik di Kebumen Akibat Cuaca Ekstrem

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 26 November 2025 - 04:32 WIB

50708 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebumen – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Kebumen pada 23 hingga 24 November 2025 menyebabkan terjadinya bencana alam di puluhan titik. Data dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Kebumen mencatat terjadinya tanah longsor, banjir, serta dampak cuaca ekstrem yang tersebar di sejumlah kecamatan, dengan wilayah terdampak mencapai luas hampir 475 hektare.

Tanah longsor dilaporkan terjadi di lima kecamatan, yang meliputi sembilan desa dengan total 20 titik kejadian. Sementara itu, banjir terjadi di tiga kecamatan, mencakup 17 desa pada 17 titik. Selain itu, satu kejadian cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang tercatat melanda satu kelurahan yang berada di satu kecamatan.

Meski tidak ada laporan korban jiwa, bencana ini berdampak langsung terhadap ribuan warga. Tanah longsor mengganggu aktivitas 16 kepala keluarga atau 61 jiwa, sedangkan banjir merendam permukiman 1.745 kepala keluarga yang terdiri dari 7.629 jiwa. Cuaca ekstrem di satu wilayah menyebabkan seorang kepala keluarga dengan empat jiwa mengalami kerugian ringan. Hingga kini, tidak ada warga yang dilaporkan mengungsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa titik banjir mulai menunjukkan tanda-tanda surut. Namun, kondisi berbeda terjadi di wilayah rawan longsor, khususnya di sekitar tebing sungai dan lereng perbukitan, yang masih mengancam sejumlah rumah warga. Sejumlah jalur penghubung antar desa sempat tertutup material longsoran, meski sebagian telah dibersihkan secara gotong royong oleh warga dan relawan kebencanaan.

BPBD Kabupaten Kebumen, bersama unsur relawan dan instansi terkait, menerjunkan personel untuk melakukan penyisiran serta penanganan darurat di lokasi terdampak. Pemantauan terus dilakukan guna mengantisipasi dampak susulan, mengingat kondisi cuaca masih belum stabil dan potensi hujan lebat masih cukup tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Sejumlah langkah tanggap darurat telah dilakukan, antara lain pembaruan data kerusakan dan dampak di lapangan, pengiriman peralatan evakuasi serta logistik penunjang ke titik-titik terdampak, dan pendirian dapur umum di wilayah yang membutuhkan. BPBD juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, Dinas Sosial, dan pemerintah setempat guna mempercepat proses pemulihan.

Hingga kini, kerusakan serta kerugian material masih dalam proses pendataan dan verifikasi. Warga yang terdampak mendapat pendampingan langsung dari petugas, dan secara bertahap akan mendapat bantuan sesuai dengan tingkat kerusakan dan kebutuhan.

BPBD Kabupaten Kebumen mengimbau masyarakat untuk tetap siaga dan memantau informasi cuaca dari sumber resmi. Masyarakat yang tinggal di dekat tebing, bantaran sungai, atau kawasan rawan longsor diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjauh dari area berisiko tinggi, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi dan durasi lama.

Warga juga diingatkan untuk segera melapor apabila melihat tanda-tanda bencana seperti retakan tanah di lereng atau peningkatan debit air sungai secara drastis. Untuk kondisi darurat, BPBD dapat dihubungi melalui nomor layanan darurat 0811-2646-112.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa kesiapsiagaan masyarakat adalah kunci utama dalam meminimalkan risiko bencana. Seluruh elemen diharapkan terus bersinergi menjaga keselamatan dan ketertiban di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi beberapa hari ke depan. Informasi resmi dan pembaruan perkembangan situasi akan terus diumumkan secara berkala oleh BPBD Kebumen.

Berita Terkait

BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di 15 Wilayah Aceh, Gayo Lues dan Nagan Raya Termasuk
Ancaman Kebakaran Hutan Meluas hingga ke Papua dan Krisis Kesehatan Petugas di Lapangan
Empat Prajurit TNI Gugur Akibat Kecelakaan Mobil Dinas di Yalimo, Papua Pegunungan
Lempengan Besi Misterius Diduga Serpihan Pesawat Ditemukan di Perkebunan Sawit Sampit
Infrastruktur Mandul di Jantung Ibu Kota Baru, Api Lahap Hutan Embung IKN Tanpa Perlawanan Berarti
Tragedi Kabut Asap di Kalimantan: Habitat Satwa Terancam dan Kesehatan Warga Terpinggirkan
Ancaman Nyata Karhutla: Orangutan Terancam Punah, Kualitas Udara Terus Memburuk
Tragedi Karhutla di Taman Nasional Gunung Palung: Jeritan Satwa dan Perjuangan Petugas Menjinakkan Api yang Sulit Dijangkau

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:33 WIB

Pererat Sinergi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Bupati dan Forkopimda Melaksanakan Jumat Keliling

Jumat, 6 November 2026 - 16:59 WIB

Kawal Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Apel Gelar Pasukan dan Lepas Personel Pengamanan ke TPS

Jumat, 6 November 2026 - 16:30 WIB

Kemendagri Apresiasi Kinerja Pemkab Aceh Tenggara, Serapan Anggaran Pemulihan Pascabencana Melonjak hingga 41 Persen

Jumat, 6 November 2026 - 14:23 WIB

BPJS Kesehatan Lakukan Kunjungan Kredensial ke UPTD Puskesmas Lawe Dua, Pastikan Mutu Pelayanan Kesehatan

Kamis, 5 November 2026 - 23:01 WIB

Abi Hasan Ajak Seluruh Anggota DPRK Aceh Tenggara Bersatu Perjuangkan Nasib Petani Leuser dan Keadilan Fiskal Daerah

Kamis, 5 November 2026 - 20:23 WIB

DPRK Agara Sahkan Rp1,145 Triliun, Qanun Perubahan APBK ,Tenjun Bebas Sekitar Rp 85,82 Milyar.

Kamis, 5 November 2026 - 12:08 WIB

Matangkan Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Bersama Jajaran

Kamis, 5 November 2026 - 11:30 WIB

Cegah Curas, Curat dan Curanmor, Sat Samapta Polres Aceh Tenggara Gencarkan Patroli 3C

Berita Terbaru