slot preparation.lsrs.lu

Krisis Stok BBM di Aceh Tenggara: Antrean Panjang dan Indikasi Penyelewengan Belum Teratasi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 20 September 2026 - 04:20 WIB

50239 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali melumpuhkan aktivitas warga di Kabupaten Aceh Tenggara. Kondisi ini terpantau kritis pada Jumat, 18 September 2026, di mana antrean panjang kendaraan mengular hingga ke jalan nasional yang menghubungkan Aceh Tenggara menuju Medan, tepatnya di SPBU Kuning, Kecamatan Bambel, dan SPBU Lawe Kihing.

Antrean panjang ini tidak hanya memicu kemacetan parah, tetapi juga memperburuk kondisi lalu lintas di area jalan nasional yang saat ini banyak terdapat lubang serta genangan air. Di SPBU Lawe Kihing, situasi bahkan lebih memprihatinkan karena stok BBM jenis Biosolar dilaporkan kosong selama dua hari terakhir, memaksa para pengendara untuk tetap bertahan dalam ketidakpastian.

Ketua LSM Komunitas Rakyat Ekonomi Kecil (Korek) Aceh, Irwan Syahputra, menyoroti lemahnya pengawasan distribusi BBM di wilayah tersebut. Ia menduga antrean panjang ini bukan semata-mata karena pasokan yang kurang, melainkan akibat adanya indikasi praktik pengisian berulang oleh oknum yang bertujuan untuk dijual kembali secara ilegal. Kondisi ini secara langsung merugikan masyarakat yang membutuhkan BBM untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai langkah konkret, Irwan mendesak pihak kepolisian, khususnya Polres Aceh Tenggara, untuk melakukan tindakan tegas dengan memanfaatkan bukti rekaman CCTV dan data barcode pengisian di SPBU. Langkah ini dipandang penting untuk memetakan dan menindak kendaraan yang melakukan pengisian secara berulang yang memicu kelangkaan di tingkat pengguna akhir.

Di sisi lain, masyarakat kini terpaksa berpaling ke pengecer dengan harga yang jauh lebih tinggi, yakni mencapai Rp12.000 per liter untuk jenis Pertalite. Sementara itu, pihak pengelola SPBU Lawe Kihing, Muhammad Ali, mengakui kekosongan stok Biosolar tersebut dan menyatakan bahwa mobil tangki Pertamina dari Medan sedang dalam perjalanan membawa pasokan tambahan masing-masing sekitar 8 ton untuk jenis Pertalite dan Biosolar guna memulihkan ketersediaan di lapangan. Namun, publik kini menunggu bukti nyata di lapangan apakah pasokan tersebut mampu memutus rantai antrean dan menghentikan praktik spekulan yang terus merugikan rakyat. (*)

Berita Terkait

Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Lawe Alas melalui Program Polres Kuat
Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Kegiatan Kumpul Bersama di Desa Engkeran Simpang Empat
Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute
LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I
Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026
Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen
Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru